- Pexels/CAMERA TREASURE
Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang
Salah satu gunung tersebut bernama Fadih, yang diartikan sebagai pembongkar aib, sedangkan gunung lainnya bernama Muhzi, yang bermakna penghinaan.
Menurut penjelasan Ustaz Khalid, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa pemilihan nama yang baik perlu mendapat perhatian, bahkan ketika nama itu digunakan untuk sesuatu selain manusia.
Ia menegaskan bahwa orang tua sebaiknya tidak sekadar mengikuti tren atau memilih nama karena terdengar unik. Arti nama tetap perlu menjadi pertimbangan utama.
Pilih Nama yang Baik Sejak Anak Lahir
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa orang tua dapat menentukan nama anak sebelum kelahirannya.
Sementara itu, pemberian nama secara resmi dapat dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran, bersamaan dengan pelaksanaan akikah dan mencukur rambut bayi sebagaimana dijelaskan dalam ceramahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan nasab atau garis keturunan keluarga. Menurutnya, penggunaan nama ayah dan kakek dapat membantu mengingat asal-usul keluarga sekaligus menjaga hubungan kekerabatan.
Karena itu, orang tua dapat mempertimbangkan susunan nama yang sederhana, misalnya nama anak diikuti nama ayah dan kakeknya.
Orang tua sebaiknya juga memastikan nama tersebut memiliki arti yang baik, tidak bertentangan dengan ajaran Islam, serta dapat menjadi pengingat akan nilai-nilai kebaikan ketika anak tumbuh dewasa. (gwn)