- instagram JPEVolley
Irina Voronkova Jadi Pemain Termahal Proliga 2026? Segini Perbandingannya dengan Pemain Lokal
Salary Cap PBVSI: Upaya Menekan Ketimpangan
Menariknya, PBVSI mulai merespons ketimpangan tersebut dengan merancang sistem salary cap. Aturan ini akan membatasi total pengeluaran gaji pemain dalam satu tim, baik lokal maupun asing.
"Kita sudah membuat aturan yaitu salary cap ini akan kita terapkan pada tahun 2027. Tentu salary cap-nya kita akan lebih rendahkan gitu, ya tidak mematikan untuk honor atlet baik itu nasional maupun internasional, tapi kita coba supaya kelompok-kelompok yang menengah ini bisa ikut," kata Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo.
Kebijakan ini rencananya mulai diterapkan penuh pada 2026–2027 untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan mencegah dominasi tim dengan kekuatan finansial besar.
Posisi Voronkova dalam Peta Gaji Proliga
Jika mengacu pada data dan regulasi yang ada, maka posisi Voronkova bisa dipetakan sebagai berikut:
* Tidak ada angka resmi yang diumumkan
* Masuk kategori pemain asing elite
* Berpotensi berada di kisaran Rp1–4 miliar per musim (short contract)
* Kemungkinan mendapat kontrak premium karena direkrut khusus untuk Final Four
Hal ini juga diperkuat oleh pola Proliga, di mana durasi kompetisi yang singkat (±3–4 bulan) membuat klub berani menggelontorkan dana besar untuk pemain instan yang bisa langsung memberi dampak.
Kesenjangan Nyata: Lokal vs Asing
Perbandingan ini menunjukkan gap yang cukup jelas:
* Pemain lokal top: ±Rp75–125 juta/bulan
* Pemain asing: bisa miliaran per musim
Perbedaan ini menjadi salah satu alasan utama lahirnya wacana salary cap. PBVSI ingin memastikan kompetisi tetap kompetitif tanpa membuat klub kecil tertinggal secara finansial.
Meski belum ada angka resmi terkait gaji Irina Voronkova, berbagai data menunjukkan bahwa ia berada di level tertinggi dalam struktur gaji pemain Proliga.
Dengan kisaran pemain asing yang bisa mencapai miliaran rupiah per musim, kehadirannya di Jakarta Pertamina Enduro jelas bukan investasi kecil.
Di sisi lain, regulasi PBVSI melalui salary cap menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pemain lokal dan asing.
Jika diterapkan secara konsisten, kebijakan ini bisa menjadi titik balik profesionalisme Proliga di masa depan. (udn)