- KOVO
Megawati Hangestri Mengubah Apa yang Sudah 20 Tahun Tak Bisa Dilakukan V-League, Sampai Jurnalis Olahraga Terheran-heran..
Momen perekrutan kembali Megawati, Ko Hee-jin sambil senyum lebar menggenggam boneka Megawati sambil membawa kertas bertuliskan 'Megawati Pertiwi'.
Bukan sesuatu yang mengejutkan untuk Red Sparks kembali menggunakan jasa Megawati Hangestri.
Pasalnya, Mega benar-benar menunjukan performa yang sangat impresif dengan Red Sparks.
Bersama Giovanna Milana, Megawati Hangestri menjadi motor serangan untuk Red Sparks pada musim lalu.
Megawati Hangestri Cs berhasil membawa Red Sparks finis di peringkat tiga klasemen akhir liga voli Korea musim 2023-2024.
Hasil tersebut juga membuat tim asal Daejeon itu sukses melaju hingga ke babak playoff liga voli Korea.
Prestasi yang sangat menggembirakan mengingat terakhir kali mereka berlaga di playoff pada 7 tahun yang lalu.
Secara individu pun, Mega menorehkan catatan yang sangat impresif bersama Red Sparks musim ini.
Pengakuan Jujur Jurnalis Korea atas efek Megawati Hangestri
Megawati Hangestri selalu menjadi perbincangan utama dan sorotan media Korea, hal ini karena Megatron menjadi sensasi.
Di mana hal itu juga diakui oleh seorang jurnalis olahraga di Korea Selatan.
"Siapa pemain hemat biaya (efektivitas biaya) yang dipilih atau versi wartawan Oh Hae-won?" ucap pembawa acara dilansir dari tayangan Sports N Plus.
Tanpa ragu, sang jurnalis langsung menyebut Megawati Hangestri.
"Untuk ini, saya hanya ada satu orang yaitu Megawati Hangestri, Mega Power," tuturnya.
"Karena bukan hanya musim ini saja, Mega memang pemain yang benar-benar mengubah kerangka berpikir V-League itu sendiri musim lalu, karena adanya Megawati Hangestri" sambungnya.
Menurutnya, pada awalnya banyak tim yang meragukan "Apakah kuota Asia akan berhasil?"
"Kemudian mereka bisa berubah pikiran menjadi 'kuota Asia' bisa berhasil ternyata," ujarnya.
Melihat performa apik Megawati Hangestri, V-League sampai mampu meningkatkan Kuota Asia, yang tadinya terbatas pada beberapa negara di Asia Tenggara, menjadi seluruh Asia.
"Dengan begitu, lebih banyak daerah yang bisa mencoba Kuota Asia dan pergi bermain di V-League berkat Mega," tuturnya.
"Dengan demikian, setelah selesai musim lalu, Red Sparks sampai pergi ke Indonesia bersama Mega sebagai VIP, diundang ke All Star Game dan bertanding, diperlakukan sebagai tamu negara," pungkasnya.