- asianvolleyball.com
PBVSI Mendadak Panen Julukan Baru usai Timnas Voli Putri Indonesia Gagal Total di AVC Nations Cup 2025, Volimania: Memalukan!
Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mendadak panen julukan baru usai Timnas Voli Putri Indonesia dianggap memalukan karena gagal total di turnamen AVC Nations Cup 2025.
Timnas Voli Putri Indonesia kembali melanjutkan hasil minor setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Kazakhstan di laga lanjutan Pool B AVC Nations Cup 2025 pada Senin (9/6/2025) pagi WIB.
Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan telak dari Kazakhstan lewat straight set dengan skor 0-3 (17-25, 12-25 dan 24-26) di Hanoi, Vietnam.
Ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami oleh skuad Srikandi di ajang voli bergengsi Asia tersebut.
Tiga kekalahan tersebut terjadi saat Timnas Voli Putri Indonesia tumbang 2-3 dari Iran, kemudian keok 1-3 dari Filipina dan terbaru ialajh 0-3 dari Kazakhstan.
Sehingga anak asuh pelatih Octavian sudah tak memiliki kesempatan untuk finis di posisi dua besar Pool B dan gagal lolos ke babak semifinal.
Hasil tersebut pun membuat volimania serta netizen merasa amat kecewa hingga memberikan beragam reaksi termasuk komentar pedas untuk pihak federasi PBVSI.
Selain itu para penggemar juga memberikan julukan untuk PBVSI sebagai bentuk sindiran usai Timnas Voli Putri Indonesia kalah tiga kali beruntun.
Salah satu julukan yang diberikan ialah 'PBVSI Masterclass', sebagai bentuk sindiran soal strategi maupun persiapan yang dilakukan oleh pihak federasi di media sosial khususnya X (Twitter).
Berikut deretan komentar kekecewaan yang ditunjukkan oleh volimania usai Timnas Voli Putri Indonesia meraih hasil minor di AVC Nations Chup 2025:
"Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan gagal lolos ke babak semifinal. PBVSI masterclass"
"Bayangin jadi pemain voli putri di Indonesia.
Pemerintah gak pernah ngelirik cabor selain sepak bola cwk
Federasi gak dapet anggaran
Federasi berat sebelah (Dapet pelatih guru penjas
Dan masih dapet hujatan, dan dibilang malu²in
Sedih bgt coe. Pemain juga gk bisa apa²"
"Biar pada melek orang2 kolot di Federasi"
"Federasi, staff kepelatihan, pemain semua harus berbenah kalo ga ya kita masih stag dan menurun ga akan ada kemajuan kalo semua ga sinergi dan kemauan untuk berubah dan berbenah."