- Kolase tvOnenews.com / Instagram @jpevolley / KOVO
Megatron Meredup? Ini Persamaan Performa Megawati Hangestri di Proliga dan V-League bersama Red Sparks
tvOnenews.com - Atlet voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali menorehkan catatan statistik impresif di ajang Proliga 2026. Performa tersebut menegaskan bahwa kariernya tetap bersinar setelah meraih kesuksesan besar di Liga Voli Korea.
Megawati kembali memperlihatkan kualitasnya saat memimpin Jakarta Pertamina Enduro (JPE) meraih kemenangan atas Medan Falcons pada lanjutan Proliga 2026.
Kemenangan ini sekaligus memastikan JPE Enduro mengamankan tiket menuju babak final four Proliga 2026.
- Instagram/JPEvolley
Pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026), berakhir dengan kemenangan telak JPE 3-0 (28-26, 25-15, 25-15).
Hasil positif tersebut memperpanjang tren kemenangan tim sekaligus mengantar JPE ke puncak klasemen sementara.
Posisi teratas ini sebelumnya ditempati Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, yang sempat selalu menang sebelum akhirnya menelan dua kekalahan beruntun.
Dalam laga tersebut, ketajaman Megawati Hangestri Pertiwi yang didukung dua pemain asing JPE, Wilma Salas dan Iana Shcherban, membuat pertahanan Medan Falcons kewalahan.
Ketiganya tampil sangat produktif dengan pembagian poin yang relatif merata. Serangan keras Megawati berkali-kali sukses menembus blok lawan, termasuk saat membawa JPE unggul jauh 20-7 pada set ketiga.
Berkat kontribusinya, Megawati masuk dalam daftar best scorer match ke-45 bersama Wilma Salas yang mencetak 18 poin dan Iana Shcherban, pevoli asal Serbia yang berpengalaman di Liga Voli Italia.
Megawati sendiri menorehkan 17 poin dan terus menunjukkan konsistensi dalam menambah pundi-pundi angka.
Pada daftar top skor Proliga 2026, posisi teratas masih ditempati Neriman Ozsoy dari Jakarta Electric PLN dengan koleksi 194 poin.
Ia diikuti Ana Bjelica (Livin Mandiri) dengan 178 poin dan Annie Mitchen (Gresik Phonska) yang mengoleksi 177 poin. Megawati Hangestri menempati peringkat keempat dengan 153 poin, hanya terpaut 25 poin dari peringkat kedua dan ketiga.
Konsistensinya menjadikannya penyumbang angka terbanyak bagi Jakarta Pertamina Enduro, sekaligus membuka peluang besar untuk menembus tiga besar.
Menariknya, Megawati menjadi satu-satunya pemain lokal yang mampu menembus 10 besar top skor di tengah dominasi pemain asing. Pemain lokal lainnya, Mediol Yoku, berada di posisi ke-14 dengan raihan 86 poin.
Pencapaian tersebut menegaskan bahwa pemain lokal Indonesia mampu bersaing ketat dengan deretan bintang asing di Proliga 2026.
Keberhasilan Megawati sejatinya bukan hal yang mengejutkan. Pevoli yang dijuluki Megatron itu sebelumnya tampil gemilang di Liga Voli Korea dengan menjadi top skor babak final musim 2024/2026, mengoleksi 153 poin.
Meski harus mengakui keunggulan Pink Spiders di partai final—tim yang diperkuat Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung—Megawati tetap mencatatkan berbagai sejarah bersama Jung Kwan Jang Red Sparks. Ia bahkan unggul atas Kim Yeon-koung dalam perolehan poin di babak final, di mana legenda hidup voli Korea tersebut mengumpulkan 133 poin dari lima pertandingan.
Sementara itu, Megawati secara berurutan mencetak 13 poin, 25 poin, 40 poin, 38 poin, dan 37 poin di setiap laga final.
Tak hanya di fase gugur, pada babak reguler Liga Voli Korea 2024/2025 Megawati juga menempati peringkat kedua daftar top skor. Pevoli kelahiran Jember itu hanya kalah dari Gyselle Silva, pemain asing GS Caltex, yang tampil sangat dominan dengan torehan 1008 poin, sementara Megawati mengoleksi 802 poin.