news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain baru Red Sparks, Inkushi.
Sumber :
  • Red Sparks

Bukan Pindah Klub! Setelah Resmi Tinggalkan Red Sparks, Murid Ratu Voli Korea Ini akan Kembali Menjadi Seorang...

Sosok pemain kuota asia yang menggantikan peran Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi mengakhiri perjalanannya dengan tim asal Kota Daejeon itu.
Rabu, 25 Maret 2026 - 18:11 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Sosok pemain kuota asia yang menggantikan peran Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi mengakhiri perjalanannya dengan tim asal Kota Daejeon itu.

Seiring berakhirnya babak reguler Liga Voli Korea, Inkushi pun harus mengakhiri perjalanannya dengan Red Sparks.

Inkushi, yang masih berusia 21 tahun, memutuskan meninggalkan kompetisi profesional usai menjalani musim debut yang penuh cerita bersama Red Sparks.

Pemain Red Sparks, Elisa Zanette, Inkushi dan jeong Ho-young
Sumber :
  • Instagram/Red Sparks

Sebagaimana kita tahu, kehadirannya di tim tidak lepas dari situasi darurat.

Saat itu, Red Sparks membutuhkan tambahan kekuatan akibat cedera pemain kuota Asia mereka, Wipawee Srithong yang tak kunjung pulih dari cedera.

Pelatih Ko Hee-jin kemudian mengambil langkah cepat dengan merekrut Inkushi, yang saat itu masih berstatus mahasiswa di Universitas Sains Mokpo.

Nama Inkushi mulai dikenal luas setelah tampil di acara variety bertema voli yang dipandu Kim Yeon-koung, sang Ratu Voli Korea.

Popularitas itu membuka jalannya menuju kontrak profesional bersama Red Sparks.

Didatangkan pada pertengahan musim, Inkushi langsung mencuri perhatian. Ia mencetak 11 poin dalam laga debutnya melawan GS Caltex.

Sepanjang musim, Inkushi tampil dalam 17 pertandingan dengan total 104 poin. Ia juga mencatat persentase serangan sebesar 32,6 persen.

Pada 22 Maret, Inkushi menyampaikan pesan perpisahan melalui media sosial pribadinya.

"Musim ini, yang terasa seperti mimpi, telah berakhir." tulis Inkushi.

Pemain baru Red Sparks, Inkushi
Sumber :
  • Red Sparks

Ia juga mengungkapkan pengalamannya selama bermain di V-League yang terasa begitu cepat dan penuh tantangan.

"Semuanya terjadi begitu tiba-tiba sehingga ada saat-saat ketika rasanya tidak nyata dan saya gugup, tetapi saya memberikan yang terbaik dengan pola pikir untuk menantang diri sendiri." tambahnya.

Inkushi turut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak di Red Sparks.

"Terima kasih kepada pelatih kepala, staf pelatih, dan rekan satu tim yang memberi saya kesempatan berharga ini, dan para penggemar yang menunjukkan cinta yang tidak pantas saya terima, saya dapat merasakan bahwa saya adalah orang yang dicintai." tulis Inkushi.

Kini, setelah berakhirnya Liga Voli Korea, pemain muda asal Mongolia itu kini memilih kembali fokus ke dunia pendidikan.

Inkushi dipastikan kembali ke almamater nya di Mokpo College of Science and Technology sebagai seorang mahasiswa.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:43
01:19
03:01
01:27
02:53
04:11

Viral