- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Komentar Kang Sung Hyung usai Hyundai Hillstate Dibantai Raksasa Voli China dan Jepang saat Top Club Super Match 2026
tvOnenews.com - Hyundai Hillstate gagal meraih hasil positif pada ajang pramusim bertajuk Women's Volleyball Top Club Super Match 2026.
Pada turnamen pramusim yang berlangsung di Pulau Jeju, Korea Selatan, tim asuhan Kang Sung-hyung harus mengakui keunggulan dua raksasa Asia.
Tim baru Megawati Hangestri itu menelan kekalahan dari Shanghai Bright Ubest dan Osaka Marvelous, dengan skor identik 0-3.
Hy
- Facebook/Hyundai E&C
Meski menelan dua kekalahan, Kang Sung-hyung menilai turnamen pramusim tersebut memberikan banyak pelajaran berharga bagi timnya.
Melansir dari Mya Daily, Kang Sung-hyung menegaskan pengalaman menghadapi klub elite Asia menjadi modal penting sebelum memasuki musim V-League 2026/2027.
“Kita harus belajar apa yang bisa kita pelajari.” ujar Kang Sung-hyung.
Menurutnya, Shanghai dan Osaka memiliki karakter permainan yang berbeda sehingga memberikan pengalaman berharga bagi skuad Hyundai Hillstate.
Ia menilai Osaka unggul dari sisi teknik, tempo permainan, serta kerja sama tim yang sangat rapi.
Sementara Shanghai dinilai memiliki kelebihan dalam postur pemain yang tinggi dan kekuatan fisik di setiap lini.
“Shanghai dan Osaka adalah tim yang memainkan gaya voli yang berbeda. Dalam kasus Osaka hari ini, teknik, tempo, dan permainan tim secara keseluruhan sangat bagus. Saya menyaksikan keunggulan tinggi badan pemain Tiongkok dan kemampuan organisasi pemain Jepang. Kita perlu mengamati dan belajar dari hal-hal ini.” kata Kang Sung-hyung.
- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Pada turnamen ini, Hyundai Hillstate memang tampil tanpa sejumlah pemain utama, termasuk Megawati Hangestri.
Regulasi turnamen tidak memperbolehkan pemain asing maupun pemain yang masuk daftar panjang tim nasional untuk tampil.
Kesempatan itu dimanfaatkan Kang Sung-hyung memberi menit bermain kepada sejumlah pemain muda dan rekrutan anyar.
Meski kalah, Hyundai sempat memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Shanghai, terutama pada set ketiga.
“Di set ketiga, para pemain kami beradaptasi dengan permainan lawan, dan strategi yang telah kami persiapkan terwujud di lapangan. Ini sangat disayangkan, karena kami bisa bermain lebih baik jika semuanya berjalan lebih lancar.”