news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri dan Gyselle Silva.
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam - KOVO

Mengenal Gyselle Silva, Pemain Asal Kuba yang Bisa Jadi Ancaman Berat Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Mengenal Gyselle Silva, monster Kuba yang jadi rival Megawati Hangestri. Simak profil, perjalanan karier, statistik, prestasi, dan duel keduanya di KOVO Cip 2026.
Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WIB
Reporter:
Editor :

Silva mencetak 56 poin dalam satu pertandingan melawan Cocolife. Rinciannya terdiri dari 53 serangan dan tiga ace. Catatan tersebut menjadi rekor pencetak poin dalam satu pertandingan di Philippine Superliga saat itu.

Silva mulai memperkuat GS Caltex Seoul KIXX pada musim 2023/2024 setelah dipilih sebagai pemain asing keenam dalam proses perekrutan pemain asing KOVO.

Debutnya di Korea langsung menghasilkan catatan luar biasa.

Pada musim 2023/2024, Silva tampil dalam 36 pertandingan dan 131 set. Ia mencetak 1.005 poin, menjadi pencetak poin terbanyak di V-League pada musim tersebut.

Tidak hanya unggul dalam jumlah poin, Silva juga mencatat persentase serangan keseluruhan 46,80 persen serta menjadi pemimpin statistik servis.

Catatan itu membuat Silva langsung menjadi salah satu pemain asing yang paling diperhitungkan di kompetisi Korea.

Menariknya, pada musim tersebut Silva juga bersaing dengan Megawati Hangestri yang memperkuat Red Sparks. Keduanya sama-sama menjadi tumpuan serangan klub masing-masing dan beberapa kali menjadi sorotan dalam persaingan papan atas.

Yang membuat Gyselle Silva semakin berbahaya bukan hanya ledakan performa pada musim debut.

Ia mampu mempertahankan produktivitasnya pada musim berikutnya.

Pada V-League 2024/2025, Silva kembali menjadi pencetak poin terbanyak dengan koleksi 1.008 poin dari 32 pertandingan. Ia juga mencatat persentase serangan keseluruhan 45,77 persen dan kembali menjadi pemimpin statistik servis.

Kemudian pada musim 2025/2026, Silva kembali mencatat lebih dari 1.000 poin.

Ia mengumpulkan 1.083 poin dalam 36 pertandingan, sekaligus mencatat persentase serangan keseluruhan 47,33 persen.

Dengan pencapaian tersebut, Silva menjadi pemain pertama dalam sejarah V-League yang mampu menembus 1.000 poin dalam tiga musim secara beruntun.

Puncak perjalanan Silva bersama GS Caltex sejauh ini terjadi pada musim 2025/2026.

GS Caltex berhasil merebut gelar juara V-League setelah mengalahkan Korea Expressway Corporation di final. Kesuksesan tersebut sekaligus menjadi gelar pertama GS Caltex dalam beberapa tahun terakhir.

Silva menjadi salah satu pemain paling penting dalam keberhasilan tersebut.

Pada pertandingan penentuan, ia mencetak 36 poin dan tampil sebagai motor serangan GS Caltex. Performa tersebut turut mengantarkannya meraih gelar Championship Finals MVP.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
04:59
06:02
00:50
03:06
07:17

Viral