- Instagram @hdecvolleyballteam
Perjalanan Megawati Hangestri, dari Pecinta Sepak Bola hingga Pevoli yang Digaji Lebih Rp2 Miliar di Hyundai Hillstate
Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan pevoli asal Jember, Jawa Timur, Megawati Hangestri Pertiwi selalu menarik perhatian Volimania Indonesia. Pevoli Timnas Putri Indonesia tersebut bahkan kembali menggegerkan publik setelah bergabung dengan klub voli asal Korea Selatan, Hyundai Hillstate.
Bersama Hyundai E&C Hillstate, Megawati Hangestri dan rekan-rekannya disiapkan untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V League) musim 2026/2027.
Hal yang menarik dari kehadiran Megawati Hangestri bukan persoalan tentang hijabnya. Pevoli asal Jember tersebut disebut menerima kontrak diperkirakan senilai $150 ribu atau setara dengan Rp2,6 miliar per musim.
Kepindahan Megawati Hangestri membuktikan kualitas dan kepiawaian atlet voli asal Indonesia juga tidak diragukan untuk melambung ke level internasional. Ditambah, ia pernah menjadi idola publik di Korea Selatan maupun Indonesia saat membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Di balik kontraknya yang bernilai fantastis dan peningkatan popularitasnya, wanita yang dijuluki Megatron tersebut mempunyai perjalanan panjang sebelum menjadi pevoli andalan asal Indonesia.
Lahir di Jember dan Kisah Masa Kecilnya
- Instagram/hdecvolleyballteam
Megawati Hangestri Pertiwi merupakan wanita kelahiran asal Jember, Jawa Timur pada 20 September 1999. Kisah masa kecilnya tentu tak lepas bahwa dirinya hanya sebatas gadis dari Jember.
Menariknya, salah satu hal yang mencuri perhatian publik tak lepas dari cerita saat Megawati Hangestri duduk di bangku SMP. Di balik menjadi pevoli profesional, ia rupanya lebih menyukai sepak bola.
Sang kakak, Bagus Akbar Kurniawan pernah menceritakan potensi Megawati Hangestri sejak kecil. Keluarga tampaknya terus mendorong arah hidup Megatron berubah dan bisa menekuni olahraga bola voli.
"Dari SMP di Jember dulu, sebenarnya dia suka sepak bola, terus saya mengarahkan karena tidak cocok kalau di sepak bola," ujar Bagus.
Ada alasan mengenai Megawati Hangestri menyukai olahraga voli. Menurutnya, bagian ini sudah bukan hal baru dan sang ibu mempunyai latar belakang sebagai pemain voli.
"Akhirnya disarankan oleh (mendiang) ayah untuk voli. Awalnya sih tidak mau, malas-malasan dia, akhirnya bisa sampai sekarang," terangnya.
Almarhum sang ayah mempunyai peran penting dalam perjalanan hidup Megawati Hangestri. Ayahnya bahkan yang pertama kali melihat potensi fisik Megatron sehingga membuat pevoli itu giat mencoba olahraga voli.
Jejak Karier Profesional Megawati Hangestri
Adapun awal mula perjalanan karier profesional Megawati Hangestri terjadi saat usianya masih sekitar 14 tahun. Pevoli berusia 26 tahun ini telah menjad bagian dari tim Surabaya Bank Jatim di Livoli Divisi Utama musim 2015.
Di tahun yang sama, Megatron juga tampil di kompetisi Proliga saat membela Jakarta Pertamina Energi Putri hingga musim 2017. Ia pun melanjutkan kariernya ke Jakarta BNI 46 Putri pada periode 2018-2019.
Kesuksesannya di kompetisi domestik membuat nama Megawati Hangestri semakin melambung tinggi. Pada musim 2020-2021, ia pernah membela klub Thailand, Supreme Chonburi-E.Tech.
Megawati Hangestri kembali melanjutkan perkembangan sekaligus petualangan kariernya ke Vietnam bersama Ha Phu Thanh Hoa pada 2022.
Di balik kepiawaiannya di luar negeri, Megawati Hangestri terus berusaha aktif membela beberapa klub Indonesia, mulai dari Bank BJB Tandamata, Jakarta Pertamina Fastron, dan Jakarta BIN.
Namanya Melambung di Red Sparks
Publik Asia mulai mengenal luas nama Megawati Hangestri. Hal itu terjadi setelah adanya draft pemain Asia sehingga memutuskan untuknya bergabung dengan klub asal Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada 2023.
Megawati Hangestri tampil impresif bersama Red Sparks selama dua musim. Ia bahkan langsung menjadi pemain kunci tim dengan khas pukulan kerasnya sehingga dijuluki "Megatron".
Ia telah membukukan berbagai prestasi. Penampilan tajamnya tidak hanya membawa Red Sparks sebagai runner-up pada V League 2025, tetapi juga sukses meraih gelar MVP, menembus rekor 1.500 poin, serta pelopor pevoli berhijab.
Diandalkan Timnas Voli Putri Indonesia
Megawati Hangestri juga menjadi pemain kunci utama Timnas Voli Putri Indonesia sejak 2017. Catatan pengalamannya bergelut di berbagai negara membuat kualitas permainannya semakin berbahaya.
Megawati Hangestri berhasil meraih sejumlah penghargaan individu, mulai dari Opposite Terbaik pada ASEAN Grand Prix 2022 dan AVC Women's Challenge Cup 2023.
Gabung Hyundai Hillstate
Megawati Hangestri resmi direkrut oleh Hyundai E&C Hillstate pada awal Mei 2026. Pengumuman mengenai kehadirannya untuk menghadapi musim baru V League musim 2026-2027.
Kehadiran Megawati Hangestri sudah tidak asing lagi di Korea Selatan. Megatron bahkan dengan cepat bisa saling bercengkrama dengan rekan-rekannya di Hyundai Hillstate.
Selain sangat dekat dengan pemain tim, gaji Megawati Hangestri juga menarik perhatian publik. Jika ingin menghitungnya, hal ini tentu bisa mengacu pada gaji pertama kali dirinya gabung Red Sparks pada musim 2023/2024.
Megawati Hangestri digaji sebesar $120 ribu (Rp2,1 miliar) dan naik menjadi $150 ribu (Rp2,6 miliar) di tahun kedua.
Kali ini kasus Megawati Hangestri berbeda. Berdasarkan regulasi yang dikeluarkan KOVO, pemain yang menjalani tahun kedua dan seterusnya di V-League akan mendapat kenaikan gaji.
Megawati Hangestri sendiri sempat bermain di liga negara lain. Situasi ini membuatnya harus mengikuti regulasi pemain baru meski nominalnya akan sedikit lebih tinggi dari sebelumnya.
Mengacu dari laporan Seoul Economic Daily, gaji pemain Asia di tahun pertama sebesar $150 ribu (Rp2,6 miliar) dan periode keduanya senilai $170 ribu (Rp3 miliar).
Artinya, gaji Megawati Hangestri bersama Hillstate di tahun pertamanya sebesar $150 ribu atau setara Rp2,6 miliar.
(hap)