- KOVO
Comeback ke Pink Spiders, Mantan Rekan Megawati Hangestri Bertekad Raih Gelar Juara V-League 2026–2027
Keputusan untuk beristirahat dari kompetisi profesional ternyata memberikan pengalaman baru yang berharga bagi Pyo. Dalam wawancara dengan Sports Dong-A di sebuah klub di Yongin, Provinsi Gyeonggi, ia mengungkapkan bahwa aktivitas di luar lapangan telah memperluas sudut pandangnya terhadap olahraga yang selama ini ditekuninya.
“Setelah hanya fokus pada bola voli, terlibat dalam berbagai aktivitas termasuk penyiaran telah memperluas perspektif saya,” ungkap Pyo Seung-ju dilansir dari Sports Donga.
Ia juga menjelaskan bahwa kesempatan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung dan menganalisis jalannya permainan membantunya memahami bola voli secara lebih menyeluruh.
“Dengan mengunjungi stadion dan menganalisis pertandingan, saya jadi bisa melihat tidak hanya situasi yang terjadi di lapangan tetapi juga manajemen permainan dari sudut pandang yang lebih luas.”
Meski memperoleh pengalaman baru sebagai komentator, keinginannya untuk kembali bermain ternyata tidak pernah benar-benar hilang.
Pyo Seung-ju mengaku masih menyimpan kekecewaan terhadap penampilannya pada musim terakhir bersama Red Sparks. Perasaan tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya mempertimbangkan kembali keputusan pensiun.
“Secara pribadi, saya kecewa dengan musim terakhir saya bersama Cheong Kwan Jang. Bahkan ketika saya pensiun, saya berpikir, ‘Terlalu disayangkan untuk mengakhirinya seperti ini,’” tuturnya.
Keinginan untuk menutup karier dengan pencapaian yang lebih baik semakin kuat ketika Heungkuk Life Insurance menghubunginya. Pyo memandang tawaran tersebut sebagai peluang yang mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya. Ia pun bertekad memanfaatkan kesempatan itu untuk mengejar gelar juara yang belum pernah diraihnya sepanjang karier profesional.
“Ketika Heungkuk Life Insurance menghubungi saya, saya pikir ini mungkin kesempatan terakhir saya. Saya belum memenangkan kejuaraan, tetapi saya benar-benar ingin meraihnya,” lanjutnya.
Setelah satu tahun tidak mengikuti kompetisi, Pyo mengaku tidak mengalami kesulitan berarti untuk kembali menyesuaikan diri dengan bola. Namun, ia menyadari bahwa membangun kembali kondisi fisik, khususnya stamina, menjadi tantangan yang harus dihadapi. Absennya dari pertandingan selama satu musim membuatnya membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugaran agar mampu bersaing secara optimal.