- KOVO
Comeback ke Pink Spiders, Mantan Rekan Megawati Hangestri Bertekad Raih Gelar Juara V-League 2026–2027
tvOnenews.com - Mantan rekan Megawati Hangestri di Red Sparks, Pyo Seung-ju, kembali memperkuat Pink Spiders setelah sempat pensiun. Kini, ia bertekad mengejar gelar juara V-League 2026–2027.
Sempat mengumumkan pensiun pada April 2025. Setelah menghabiskan satu musim di luar lapangan, ia kini mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea atau V-League musim 2026–2027.
Kesempatan kembali bermain menjadi motivasi tersendiri bagi Pyo untuk membuktikan kemampuannya sekaligus mewujudkan ambisi yang belum tercapai sepanjang kariernya.
- KOVO
Nama Pyo Seung-ju juga tidak asing bagi penggemar voli Indonesia, khususnya mereka yang mengikuti perjalanan Megawati Hangestri di Korea Selatan.
Keduanya pernah menjadi rekan setim di Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan dikenal memiliki hubungan pertemanan yang dekat. Namun, setelah berpisah dari Red Sparks, Pyo dan Megawati kini melanjutkan perjalanan profesional bersama klub yang berbeda.
Megawati Hangestri memilih bergabung dengan Hyundai Hillstate, sedangkan Pyo Seung-ju dan Jung Ho-young kini memperkuat Pink Spiders.
Di sisi lain, Red Sparks masih diperkuat sejumlah pemain yang pernah bermain bersama Megawati, yakni Yeum Hye-seon, Park Hye-min, Vanja Bukilic, dan Park Eun-jin. Perbedaan pilihan klub tersebut membuat persaingan V-League musim 2026–2027 berpotensi mempertemukan Megawati dengan mantan tim serta sejumlah rekan setimnya terdahulu.
Heungkuk Pink Spiders merekrut Pyo Seung-ju pada April 2026. Ia mengawali karier profesional bersama Korea Expressway Hi-Pass ada musim 2010–2011. Sepanjang perjalanan kariernya, Pyo juga pernah memperkuat GS Caltex, IBK Industrial Bank, dan Cheong Kwan Jang. Pengalamannya di berbagai klub menjadikannya salah satu pemain berpengalaman yang telah lama berkiprah di kompetisi voli Korea Selatan.
Di level internasional, Pyo merupakan bagian dari tim nasional Korea Selatan yang berhasil mencapai babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020.
Setelah menyelesaikan musim 2024–2025 bersama Cheong Kwan Jang, ia tidak mendapatkan kontrak baru dan memutuskan untuk mengumumkan pensiun pada April 2025. Selama musim 2025–2026, ia mengisi waktunya dengan bekerja sebagai komentator pertandingan voli. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk tetap dekat dengan dunia voli meskipun tidak lagi berstatus sebagai pemain aktif.
Keputusan untuk beristirahat dari kompetisi profesional ternyata memberikan pengalaman baru yang berharga bagi Pyo. Dalam wawancara dengan Sports Dong-A di sebuah klub di Yongin, Provinsi Gyeonggi, ia mengungkapkan bahwa aktivitas di luar lapangan telah memperluas sudut pandangnya terhadap olahraga yang selama ini ditekuninya.
“Setelah hanya fokus pada bola voli, terlibat dalam berbagai aktivitas termasuk penyiaran telah memperluas perspektif saya,” ungkap Pyo Seung-ju dilansir dari Sports Donga.
Ia juga menjelaskan bahwa kesempatan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung dan menganalisis jalannya permainan membantunya memahami bola voli secara lebih menyeluruh.
“Dengan mengunjungi stadion dan menganalisis pertandingan, saya jadi bisa melihat tidak hanya situasi yang terjadi di lapangan tetapi juga manajemen permainan dari sudut pandang yang lebih luas.”
Meski memperoleh pengalaman baru sebagai komentator, keinginannya untuk kembali bermain ternyata tidak pernah benar-benar hilang.
Pyo Seung-ju mengaku masih menyimpan kekecewaan terhadap penampilannya pada musim terakhir bersama Red Sparks. Perasaan tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya mempertimbangkan kembali keputusan pensiun.
“Secara pribadi, saya kecewa dengan musim terakhir saya bersama Cheong Kwan Jang. Bahkan ketika saya pensiun, saya berpikir, ‘Terlalu disayangkan untuk mengakhirinya seperti ini,’” tuturnya.
Keinginan untuk menutup karier dengan pencapaian yang lebih baik semakin kuat ketika Heungkuk Life Insurance menghubunginya. Pyo memandang tawaran tersebut sebagai peluang yang mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya. Ia pun bertekad memanfaatkan kesempatan itu untuk mengejar gelar juara yang belum pernah diraihnya sepanjang karier profesional.
“Ketika Heungkuk Life Insurance menghubungi saya, saya pikir ini mungkin kesempatan terakhir saya. Saya belum memenangkan kejuaraan, tetapi saya benar-benar ingin meraihnya,” lanjutnya.
Setelah satu tahun tidak mengikuti kompetisi, Pyo mengaku tidak mengalami kesulitan berarti untuk kembali menyesuaikan diri dengan bola. Namun, ia menyadari bahwa membangun kembali kondisi fisik, khususnya stamina, menjadi tantangan yang harus dihadapi. Absennya dari pertandingan selama satu musim membuatnya membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugaran agar mampu bersaing secara optimal.
“Sulit untuk membangun stamina saya karena saya tidak bermain selama setahun, tetapi saya telah pulih sampai batas tertentu melalui latihan yang konsisten,” jelasnya.
Proses pemulihan tersebut mulai terlihat ketika Pyo tampil dalam empat pertandingan KOVO Cup yang baru saja berakhir.
- KOVO
Dalam turnamen tersebut, ia mengumpulkan 39 poin dan menempati posisi keempat dalam perolehan poin tim. Catatan tersebut menjadi indikasi awal bahwa dirinya mulai kembali menemukan ritme permainan setelah cukup lama meninggalkan lapangan.
Meski demikian, Pyo tidak ingin cepat berpuas diri dengan penampilannya. Ia menyadari bahwa masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan sebelum menghadapi persaingan sepanjang musim V-League 2026–2027.
“Sulit untuk mengatakan bahwa saya sempurna. Saya perlu terus meningkatkan performa saya,” ujarnya.
Selain berfokus pada peningkatan kemampuan individu, Pyo juga menaruh perhatian pada perannya dalam membangun kekompakan tim. Ia menilai komunikasi antarpemain merupakan salah satu aspek penting yang ditekankan oleh pelatih Pink Spiders, Tomoko Yoshihara. Sebagai pemain senior, Pyo diharapkan dapat membantu menjaga keharmonisan tim sekaligus menjadi penghubung antara para pemain.
Dengan pengalaman bertanding di berbagai klub, rekam jejak bersama tim nasional, serta perspektif baru yang diperolehnya selama setahun di luar lapangan, Pyo Seung-ju kini berusaha memaksimalkan kesempatan keduanya bersama Pink Spiders.
Musim 2026–2027 menjadi momentum penting baginya untuk kembali menunjukkan kualitas permainan sekaligus mengejar gelar juara yang selama ini belum berhasil diraih.
Di tengah persaingan ketat V-League, tekad Pyo untuk bangkit dan memberikan kontribusi bagi tim akan menjadi bagian penting dari perjalanan Pink Spiders pada musim mendatang.