- PBSI
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Akui Kalah Strategi dari Chou Tien Chen usai Terhenti di 16 Besar
Jakarta, tvOnenew.com - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mengakhiri langkahnya lebih awal di Orleans Masters 2026 setelah takluk dari wakil Taiwan, Chou Tien Chen.
Dalam laga tersebut, Ginting mengakui bahwa dirinya kalah dalam adu strategi. Ia menilai Chou mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
- PBSI
“Secara keseluruhan bisa dibilang pola permainan dari awal sampai selesai, dia yang kontrol semua. Memang masuk ke pola permainan dia semua,” ujar Ginting.
Pebulu tangkis peringkat Indonesia itu mengungkapkan bahwa dirinya sudah mencoba berbagai pendekatan strategi, namun belum mampu menyaingi kecerdikan lawan dalam membaca situasi di lapangan.
“Sudah mencoba buat adu semua strategi tapi ya kurang bisa cerdik dalam menyusun strategi yang tepat dan melakukannya. Hari ini Chou bermain lebih baik,” lanjutnya.
Selain soal teknis, Ginting juga menyoroti faktor kebugaran yang menurutnya menjadi kunci konsistensi Chou yang masih mampu bersaing di level atas meski tidak lagi muda.
“Chou dengan usianya sekarang masih ada di level atas menjadi pelajaran juga buat saya bagaimana cara dia jaga badannya. Itu yang juga harus saya terapkan ke diri saya, harus aware dengan kondisi, apa yang mesti dilakukan karena kembali lagi saya percaya kalau badannya sehat pasti bisa bermain dengan baik dan bagus,” jelas Ginting.
Ia menambahkan bahwa kondisi fisik yang prima akan membantu menjaga fokus, sehingga strategi di lapangan bisa dijalankan dengan maksimal tanpa terganggu faktor lain.
“Maksudnya fokusnya lebih ke strategi di lapangan, tidak terpecah,” tambahnya.
Meski hasil ini mengecewakan, Ginting menegaskan dirinya tetap memiliki target pribadi untuk bangkit di musim ini.
“Kalau sekarang memang nggak terlalu berpikiran terlalu jauh tapi pasti target pribadi ada. Saya ingin kembali ke top 20 tahun ini dan itu jadi acuan tujuan saya,” tutupnya.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Ginting, terutama dalam hal penyusunan strategi dan menjaga konsistensi performa di tengah persaingan ketat level dunia.
(aes)