news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Gagal di Piala Thomas 2026, Taufik Hidayat Tegaskan PBSI bakal Benahi Sistem Kepelatihan Pelatnas

Wakil Ketua Umum I, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa PBSI akan melakukan evaluasi menyeluruh usai kegagalan tim Indonesia di Piala Thomas 2026.
Jumat, 8 Mei 2026 - 14:39 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum I, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa PBSI akan melakukan evaluasi menyeluruh usai kegagalan tim Indonesia di Piala Thomas 2026.

Evaluasi tersebut tidak hanya menyasar performa atlet, tetapi juga sistem pembinaan dan kepelatihan di pelatnas.

Menurut Taufik, hasil yang diraih di ajang beregu putra paling bergengsi itu menjadi bahan refleksi penting bagi seluruh elemen di PBSI. Ia menilai pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh agar Indonesia mampu kembali bersaing di level dunia.

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Piala Thomas 2026.
Sumber :
  • PBSI

PBSI kini ingin memastikan para atlet tidak hanya unggul dari sisi teknik permainan. Aspek mental bertanding juga menjadi perhatian serius karena dinilai sangat menentukan hasil pertandingan di level elite internasional.

Taufik menyebut tekanan besar dalam turnamen seperti Piala Thomas menjadi tantangan yang harus mampu diatasi para pemain Indonesia. Karena itu, sistem kepelatihan akan dikaji ulang agar pembinaan atlet menjadi lebih efektif dan terarah.

Ia Juga menyebut jika PBSI ingin memiliki atlet yang lebih siap menghadapi situasi sulit di lapangan. Penguatan mental juara dianggap menjadi salah satu fondasi utama agar pemain Indonesia mampu tampil konsisten dalam pertandingan penting.

"Evaluasi tidak hanya ada pada atlet tapi juga pada sistem kepelatihan. Kami ingin lebih spesifik dari segi teknik dan mental bertanding," ujar Taufik dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).

"Kami ingin proses evaluasi lebih terarah agar para atlet lebih bisa menghadapi tekanan di level dunia. Kami ingin meningkatkan kapasitas atlet untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi," tambahnya.

Penampilan Indonesia di Piala Thomas 2026 memang belum mampu memenuhi harapan publik Tanah Air. Hasil tersebut pun memunculkan berbagai sorotan terhadap performa pemain maupun strategi tim selama turnamen berlangsung.

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Meski demikian, Taufik tetap melihat ada hal positif yang bisa dipetik dari ajang tersebut. Ia berharap pengalaman bertanding di level tertinggi dapat membantu para atlet berkembang menjadi lebih matang.

Menurutnya, proses pembentukan pemain bermental juara tidak bisa dilakukan secara instan. Atlet membutuhkan pengalaman, konsistensi, dan kesiapan mental untuk menghadapi tekanan besar di pertandingan internasional.

"Para atlet harus berkembang lebih cepat dan konsisten dengan mental juara untuk pertandingan penting. PBSI ingin melakukan langkah-langkah perbaikan secara konkret," kata Taufik.

PBSI juga memastikan bahwa evaluasi yang dilakukan tidak berhenti pada wacana semata. Organisasi bulu tangkis nasional itu ingin segera menerapkan langkah-langkah konkret demi meningkatkan kualitas atlet Indonesia.

Selain sektor teknik dan mental, aspek pendampingan atlet selama menjalani turnamen juga diyakini akan menjadi perhatian dalam evaluasi kali ini. PBSI ingin memastikan seluruh pemain mendapat dukungan maksimal ketika tampil di kompetisi internasional.

Di tengah hasil yang belum memuaskan, Taufik tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang membela Indonesia di Piala Thomas 2026. Ia menilai seluruh atlet telah menunjukkan dedikasi tinggi selama turnamen berlangsung.

"Saya ingin mengapresiasi kinerja atlet yang penuh dedikasi. Ini harus jadi pengalaman berharga untuk berkembang lebih kuat," ucap Taufik.

Setelah Piala Thomas 2026, para pebulu tangkis Indonesia dijadwalkan kembali menghadapi agenda padat sepanjang musim kompetisi.

Mereka akan tampil dalam sejumlah turnamen di Asia Tenggara hingga Australia, termasuk Indonesia Open yang digelar pada awal Juni mendatang.

‎(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:30
05:41
02:16
05:19
01:11

Viral