News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkop Ungkap 30.000 Gedung Koperasi Merah Putih Segera Diresmikan Tahun Ini

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan peresmian sekitar 30.000 bangunan gedung Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada pertengahan tahun ini. 
Kamis, 7 Mei 2026 - 06:25 WIB
Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan peresmian sekitar 30.000 bangunan gedung Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada pertengahan tahun ini. 

Agenda besar tersebut direncanakan berlangsung antara bulan Juli hingga Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten Deputi Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Riza Azmi, mengungkapkan bahwa program ini telah berhasil melewati tahap awal.

Fase pertama yang berfokus pada legalitas dan kelembagaan telah rampung dengan hasil yang signifikan.

"Untuk yang fase satu sudah dilewati ya, yaitu fase kelembagaan. Sudah terbentuk sekitar 80.000 lebih (koperasi merah putih) dari sisi kelembagaan, dari sisi badan hukum dan seterusnya," ujar Riza saat berbicara dalam Workshop Media di Semarang, Rabu (6/5).

Saat ini, program telah beralih ke tahap berikutnya yang lebih fokus pada fisik dan teknis di lapangan. 

"Sekarang kita masuk ke fase kedua ya, fase pembangunan dan fase operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," lanjutnya.

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 7.000 bangunan koperasi sudah rampung 100 persen dan telah siap digunakan untuk melayani masyarakat. 

Namun, Riza tidak menampik adanya sejumlah hambatan dalam memperluas jangkauan Koperasi Merah Putih, terutama terkait infrastruktur dasar seperti pasokan listrik dan jaringan internet di daerah.

Selain masalah fisik, kesenjangan kemampuan teknologi di masyarakat juga menjadi catatan penting bagi kementerian. 

"Yang kedua sebenarnya dari sisi digitalisasi, terkait dengan indeks Masyarakat Digital (IMDI) yang sebenarnya itu masih belum seragam," ungkap Riza. 

Menurutnya, meski beberapa daerah sudah melek digital, masih banyak wilayah lain yang memerlukan pembinaan intensif.

Tantangan lain yang muncul di lapangan adalah penyediaan lahan. Saat ini, skema utama pembangunan menuntut ketersediaan tanah minimal 1.000 meter persegi untuk mendirikan bangunan berukuran 20x30 meter.

Sebagai solusi bagi daerah yang memiliki keterbatasan lahan, Kemenkop tengah merumuskan alternatif desain bangunan yang lebih fleksibel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti ada sebenarnya ada desain kedua yang sebenarnya untuk lahan-lahan yang di bawah 1.000 m persegi. Cuma ini lagi masih baru disiapkan," ujar Riza.

Kegiatan workshop bertajuk "Cerita Koperasi Desa Jadi Berita Bermakna" ini merupakan inisiasi dari Direktorat Ekosistem Media, Ditjen Komunikasi Publik dan Media, Kementerian Komunikasi dan Digital guna memperkuat penyebaran informasi terkait perkembangan ekonomi kerakyatan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan KDM Gelar Kirab Mahkota Binokasih, Sekda Jabar: Momen Monitoring Kondisi Jalan Provinsi

Terungkap Alasan KDM Gelar Kirab Mahkota Binokasih, Sekda Jabar: Momen Monitoring Kondisi Jalan Provinsi

Sekda Jabar sebut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memanfaatkan pantau infrastruktur jalan saat menggelar Kirab Mahkota Binokasih dalam Hari Tatar Sunda.
Alasan Wasit Tak Berikan Penalti kepada Bayern usai Pemain PSG Jelas-Jelas Lakukan Handball

Alasan Wasit Tak Berikan Penalti kepada Bayern usai Pemain PSG Jelas-Jelas Lakukan Handball

Wasit Joao Pinheiro tidak memberikan penalti kepada Bayern Munich di laga kontra Paris Saint-Germain. Padahal, pemain PSG Joao Neves jelas-jelas melakukan handball.
Dedi Mulyadi Tolak Keras Membuka Kembali Izin Tambang di Bogor, Alasan Utamanya Ternyata...

Dedi Mulyadi Tolak Keras Membuka Kembali Izin Tambang di Bogor, Alasan Utamanya Ternyata...

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan tegas menolak pembukaan kembali izin operasional tambang di Kabupaten Bogor. Ternyata ada beberapa alasan, apa saja?
Teladani Doa Nabi Muhammad SAW, Bacaan Al-Quran Al-Mu’minun ayat 118 Saat Meminta Ampunan Allah SWT

Teladani Doa Nabi Muhammad SAW, Bacaan Al-Quran Al-Mu’minun ayat 118 Saat Meminta Ampunan Allah SWT

Sebagai umat Islam, wajib bagi kita untuk selalu berdoa. Simak bacaan doa Nabi Muhammad saat memohon ampunan sesuai Surah Al-Mu'minun ayat 118 yang mustajab ini
PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions, Gol Harry Kane Tak Cukup untuk Selamatkan Bayern Munich

PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions, Gol Harry Kane Tak Cukup untuk Selamatkan Bayern Munich

Paris Saint-Germain akan menjadi lawan Arsenal pada final Liga Champions 2025-2026. Pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, PSG berhasil menahan Bayern Munich dengan skor 1-1.
TRENDING: Sherly Tjoanda Keheranan Lihat Porsi Makan Siswa, Alasan Sertif Mualaf Richard Lee Dicabut, Pemuda Nekat Jalan Kaki 7 Bulan

TRENDING: Sherly Tjoanda Keheranan Lihat Porsi Makan Siswa, Alasan Sertif Mualaf Richard Lee Dicabut, Pemuda Nekat Jalan Kaki 7 Bulan

Sejumlah kabar viral tengah ramai diperbincangkan publik. Mulai soal aksi Gubernur Malut Sherly Tjoanda, hingga polemik dr Richard Lee. Berikut rangkumannya!

Trending

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Di Hadapan KDM, Guru BK Ngaku Menyesal Cukur Rambut Paksa Sebabkan Siswi SMKN 2 Garut Trauma: Saya Berdosa

Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaidah meminta maaf sudah paksa memotong rambut belasan siswi. Ia menyampaikan ini saat diundang Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda selain dikenal sebagai 'gubernur cantik' ternyata punya pendidikan mentereng: Double Degree di Belanda.
Selengkapnya

Viral