- Freepik/viarprodesign
Tinju Dunia: Shakur Stevenson Kirim Sinyal Pensiun Dini, Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Jakarta, tvOnenews.com - Shakur Stevenson mengungkapkan rencana masa depannya di dunia tinju. Petinju asal Amerika Serikat itu mengaku tidak memiliki keinginan untuk bertarung hingga usia senja seperti yang dilakukan idolanya, Terence Crawford.
Meski masih berusia 28 tahun dan berada di puncak kariernya, namun Shakur Stevenson justru telah berpikir untuk pensiun. Hal ini tentu tanpa alasan. Pasalnya ia menilai menjaga kesehatan jangka panjang jauh lebih penting dibanding terus bertarung demi memperpanjang rekor atau mengejar uang.
Stevenson selama ini dikenal sebagai salah satu penggemar berat Terence Crawford. Ia mengaku mengidolakan gaya bertarung, etos kerja, hingga konsistensi Crawford yang tetap mampu bersaing di level tertinggi hingga usia 38 tahun.
Namun, Stevenson mengaku bahwa dirinya tidak berniat mengikuti jejak sang legenda dalam hal durasi karier. Ia memilih untuk pensiun 'dini'.
“Itu adalah perjalanan dan kisah hidupnya. Untuk perjalanan dan kisah hidup saya sendiri, saya merasa bahkan tidak ingin bertinju selama yang dia (Crawford) lakukan," kata Sstevenson, dilansir dari Ring Magazine.
"Dengan segala hormat kepada dirinya, dia bertinju sampai usia 38 tahun, sedangkan saya mungkin ingin selesai pada usia 33 tahun.” tambahnya.
Pernyataan tersebut tentu cukup mengejutkan. Pasalnya, Stevenson saat ini sedang menikmati puncak kariernya. Petinju dengan rekor sempurna 25 kemenangan tanpa kekalahan itu baru saja mencatat pencapaian besar dengan menjadi juara dunia di empat divisi berbeda.
Kesuksesan ini diraih usai ia mengalahkan Teofimo Lopez pada Januari 2026 untuk merebut sabuk The Ring dan WBO kelas junior welterweight. Hasil ini pun semakin mengukuhkan status Stevenson sebagai salah satu petinju terbaik dunia saat ini.
Meski demikian, ambisinya di atas ring ternyata memiliki batas yang jelas. Stevenson tidak ingin mempertaruhkan kesehatan otaknya hanya demi memperpanjang karier.
Saat ini, nama Stevenson juga santer dikaitkan dengan duel besar melawan juara dunia WBO kelas welter, Devin Haney. Pertarungan tersebut berpotensi menjadi salah satu laga terbesar dalam dunia tinju beberapa tahun ke depan.
Namun terlepas dari peluang menghadapi lawan-lawan elite, Stevenson menegaskan bahwa tujuan utamanya tetap sama, yakni keluar dari olahraga tinju dalam kondisi sehat.