- Instagram @khamzat_chimaev
Ini Prediksi Khamzat Chimaev untuk Duel Alexander Volkanovski vs Movsar Evloev di UFC 333
tvOnenews.com - Petarung UFC Khamzat Chimaev memberikan pandangannya mengenai dua pertarungan besar yang akan tersaji di UFC 333. Ia secara terbuka mendukung Movsar Evloev untuk merebut gelar kelas bulu dari Alexander Volkanovski.
UFC 333 dijadwalkan berlangsung di Etihad Arena, Abu Dhabi, pada Sabtu (24/10/2026). Sejumlah duel menarik akan tersaji dalam ajang tersebut, termasuk pertarungan perebutan gelar yang menjadi sorotan penggemar seni bela diri campuran (MMA).
Salah satu laga yang paling dinantikan adalah pertemuan ketiga antara Petr Yan dan Merab Dvalishvili, sebelum Volkanovski menghadapi Evloev dalam pertarungan utama perebutan gelar kelas bulu.
- Instagram/UFC
Yan dan Dvalishvili sebelumnya telah saling mengalahkan dalam dua pertemuan. Dvalishvili lebih dahulu meraih kemenangan mutlak melalui keputusan juri atas Yan di UFC Fight Night 221 pada Maret 2023. Yan kemudian membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan melalui keputusan mutlak juri di UFC 323 pada Desember, sekaligus merebut gelar juara.
Pertemuan ketiga ini pun menjadi kesempatan bagi keduanya untuk membuktikan siapa yang lebih unggul. Namun, Chimaev mengaku kesulitan memprediksi hasil pertarungan tersebut karena menilai kedua petarung memiliki kemampuan yang sama-sama berbahaya.
Di sisi lain, Khamzat Chimaev memiliki keyakinan lebih besar terhadap peluang Evloev dalam menghadapi Alexander Volkanovski. Petarung kelahiran Chechnya itu berharap rekan senegaranya tersebut mampu membawa pulang sabuk juara dari Abu Dhabi.
Chimaev memberikan dukungan terbuka kepada Evloev yang akan mendapatkan kesempatan pertamanya untuk memperebutkan gelar UFC.
Menurutnya, pertarungan tersebut menjadi peluang penting bagi petarung asal Ingushetia itu untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi.
Meskipun Chimaev, Yan, dan Evloev sama-sama lahir di Rusia, ketiganya memiliki latar belakang wilayah yang berbeda. Chimaev berasal dari Chechnya, sedangkan Evloev berasal dari Ingushetia. Yan sendiri tidak berasal dari kawasan Kaukasus Utara seperti kedua petarung tersebut.
Kedekatan latar belakang geografis itu tampaknya menjadi salah satu alasan Chimaev lebih terbuka dalam mendukung Evloev.
Ia bahkan menyampaikan harapan agar rekan senegaranya tersebut mampu mengalahkan Volkanovski dan membawa gelar juara pulang.
“Pertarungan-pertarungan ini akan seru,” kata Chimaev dilansir dari akun X Red Corner MMA.
“Semua orang terlihat dalam kondisi prima.”
Ia kemudian secara khusus menyampaikan dukungannya kepada Evloev yang akan menghadapi tantangan besar melawan mantan juara kelas bulu tersebut.
“Movsar, kita berasal dari negara yang sama, jadi semoga kita bisa merebut sabuk juaranya. … Kita akan merebut sabuk juara itu dan pulang,” ujar Chimaev.
Dukungan tersebut menunjukkan keyakinan Chimaev terhadap peluang Evloev dalam menghadapi Volkanovski.
Meski demikian, tantangan yang menanti Evloev tidak mudah karena lawannya memiliki pengalaman panjang dalam pertarungan perebutan gelar dan pernah mendominasi divisi kelas bulu UFC.
Berbeda dengan dukungannya terhadap Evloev, Chimaev justru belum memiliki prediksi pasti untuk trilogi antara Petr Yan dan Merab Dvalishvili. Ia menilai pertarungan tersebut berpotensi berlangsung sengit karena kedua petarung telah mengetahui karakteristik permainan satu sama lain.
Dua hasil sebelumnya juga memperlihatkan bahwa keduanya sama-sama memiliki kemampuan untuk mengatasi lawannya. Dvalishvili unggul dalam pertemuan pertama, sementara Yan berhasil membalas kekalahan pada duel kedua.
Situasi tersebut membuat Chimaev enggan menjagokan salah satu pihak. Ia hanya memastikan bahwa pertarungan ketiga itu akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar UFC.
“Petr dan Merab, saya tidak tahu,” lanjutnya. “Pertarungan ini akan gila. Saya tidak bisa (memprediksinya).”
Sikap Chimaev tersebut berbeda dengan keyakinannya terhadap peluang Evloev. Untuk duel kelas bantam, ia memilih tidak mengambil risiko memberikan prediksi karena menganggap kedua petarung memiliki peluang yang sulit dipastikan.