- wbcboxing.com
Hasil Tinju Dunia: Hantam Emanuel Navarrete, O'Shaquie Foster Rebut Gelar Unifikasi Kelas Bulu Super
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju dunia, di mana O'Shaquie Foster berhasil mengalahkan Emanuel Navarrete lewat duel ketat yang berlangsung dalam 12 ronde.
Pertarungan utama antara Emanuel Navarrete (40-3-1, 33 KO) vs O'Shaquie Foster (26-3, 12 KO) diperebutan gelar unifikasi kelas bulu super telah selesai digelar, di Frost Bank Center, Texas, Amerika Serikat pada Minggu (25/10/2026) siang WIB.
Hasilnya, O'Shaquie Foster sukses meraih gelar unifikasi kelas bulu usai tampil dominan dan mengalahkan Emanuel Navarrete sepanjang pertarungan yang berakhir lewat kemenangan mutlak (115-111, 118-108, 118-108).
Jalannya Pertarungan:
Kedua petinju melakukan ring walk dengan percaya diri. Emanuel Navarrete memasuki ring tinju dengan alunan musik dan suasan budaya Meksiko, sedangkan O'Shaquie Foster tampil nyentrik diiringi dengan musik rap.
Ronde pertama, O’Shaquie Foster langsung menunjukkan dominasinya dengan mengandalkan kecepatan tangan dan kaki, serta jab untuk menjaga jarak dari Emanuel Navarrete. Ia pun tampil efektir saat menghadapi gaya agresif Navarrete.
Ronde kedua, Foster kembali memperlihatkan pertahanan dan pergerakan yang apik, tetapi Navarrete mulai memberikan perlawanan lebih baik melalui pukulan keras ke arah tubuh.
Petinju Meksiko itu bahkan sempat membuat Foster kehilangan keseimbangan hingga nyaris terjatuh, meski Foster mampu bertahan dan tetap mengendalikan jalannya pertarungan.
Ronde ketiga, Navarrete mulai menemukan ritme bertarungnya dengan melancarkan serangan agresif dan pukulan-pukulan kencang yang membuat penonton makin bergemuruh. Meski demikian, Foster tetap tenang, mampu membaca pergerakan lawan.
Ronde keempat, Foster kembali mengandalkan jab dan melanjutkannya dengan pukulan keras, bahkan berani meladeni Navarrete dalam pertukaran serangan jarak dekat. Ia juga beberapa kali berhasil menghindari pukulan keras lawannya.
Ronde kelima, Foster terus memperlihatkan pertahanan solid dengan menangkis serangan Navarrete sekaligus melancarkan kombinasi pukulan akurat. Sebaliknya, Navarrete masih tampil agresif, tetapi sejumlah pukulan hook-nya meleset dan beberapa kali keseimbangannya goyah.
Ronde keenam, O'Shaquie Foster nampak mulai memberikan tekanan lebih besar setelah mendaratkan pukulan hook kiri keras yang membuat Navarrete tampak terguncang.
Alhasil kini Foster semakin mengancam, karena dirinya tak hanya unggul dalam kecepatan dan pertahanan, tetapi juga memiliki kekuatan pukulan yang mampu membahayakan lawannya.
Ronde ketujuh, Foster semakin dominan apalagi berkat pukulan kanannya yang keras hingga membuat kepala Navarrete tersentak ke belakang.
Pertahanannya juga tetap efektif dalam meredam serangan lawan, sementara Navarrete kesulitan menemukan sasaran meski masih sempat mendaratkan pukulan ke tubuh.
Ronde kedelapan, Foster masih memimpin perolehan angka dengan keunggulan enam poin atas Navarrete. Ia tampil lebih efektif berkat kombinasi akurasi pukulan, serta mampu bertahan secara konsisten.
Ronde kesembilan, Foster tampil nyaris sempurna karena terus memblokir serangan Navarrete dan membalas melalui pukulan ke arah tubuh. Ia juga mampu menjaga jarak sehingga Navarrete kesulitan menemukan kesempatan untuk melancarkan serangan efektif.
Ronde 10, Navarrete mulai bangkit di mana ia mampu meningkatkan aktivitas serangannya melalui kombinasi uppercut dan jab. Meski tempo pertarungan sedikit melambat, petinju Meksiko itu terlihat lebih berani mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.
Ronde 11, Navarrete mempertahankan momentumnya dengan terus mencari celah untuk menyerang menggunakan berbagai jenis pukulan, terutama jab. Ia sempat mendaratkan sejumlah pukulan ke tubuh lawannya, sebelum dibalas oleh Fister namun meleset dan menyentuk kanvas.
Wasit sempat menghentikan pertarungan sejenak sebelum meminta keduanya melanjutkan duel, sehingga muncul pertanyaan apakah Navarrete berhasil melukai Foster atau petinju Amerika Serikat itu sekadar kehilangan keseimbangan.
Ronde 12, Navarrete melancarkan banyak pukulan ke arah tubuh. Ia harus melakukan knockdown untuk membalikkan keadaan. Namun, nyatanya malah Foster berhasil menjatuhkan Navarrete melalui pukulan tangan kanannya.
Foster kembali menjatuhkan Navarrete untuk kedua kalinya dalam satu ronde, penonton pun makin bergemuruh. Hingga akhirnya duel berakhir dan harus diputuskan melalui penilaian juri.
Hasilnya O’Shaquie Foster dinyatakan keluar sebagai pemenang, usai mengalahkan Emanuel Navarrete lewat keputusan mutlak (115-111, 118-108, 118-108). Ia pun berhasil mengamankan gelar unifikasi di kelas bulu super.
(nad)