news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sean O'Malley petarung MMA di UFC.
Sumber :
  • Instagram.com/sugasean

Sean O’Malley Yakin Rematch Lawan Petr Yan Bakal Terjadi: Pertarungan Kelas Bantam Terbesar dalam Sejarah UFC

Sean O’Malley menegaskan ambisinya untuk kembali menghadapi Petr Yan dalam perebutan gelar kelas bantam UFC. Ia bahkan menyebut rematch tersebut berpotensi.
Senin, 26 Oktober 2026 - 22:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sean O’Malley mempertanyakan anggapan bahwa Song Yadong lebih berpeluang mendapatkan kesempatan menghadapi juara kelas bantam UFC, Petr Yan, dibandingkan dirinya.

O’Malley merasa dirinya lebih pantas menjadi penantang berikutnya, terlebih setelah ia pernah mengalahkan Song dalam pertemuan mereka sebelumnya.

Petr Yan berhasil mempertahankan gelar juara kelas bantam dalam laga pendukung utama UFC 333, Sabtu lalu. Petarung asal Rusia tersebut mengalahkan Merab Dvalishvili melalui keputusan bulat dalam pertarungan trilogi yang sangat dinantikan di Abu Dhabi.

Petr Yan vs Merab Dvalishvili dalam perebutan gelar kelas bantam.
Sumber :
  • Instagram/UFC

Sean O’Malley menyaksikan pertandingan itu dengan harapan namanya akan disebut sebagai kandidat utama untuk menghadapi Yan berikutnya.

Namun, alih-alih mendapatkan kesempatan tersebut, O’Malley justru mendengar nama Song Yadong disebut oleh komentator Daniel Cormier dan Yan sendiri.

Di mana Song sebelumnya kalah dari O’Malley melalui keputusan bulat di UFC 324 pada Januari lalu. Situasi tersebut membuat O’Malley mempertanyakan alasan Song dianggap lebih layak mendapatkan kesempatan menantang sang juara.

Menanggapi hal itu, O’Malley mengungkapkan kekecewaannya melalui video reaksinya terhadap UFC 333 yang diunggah di kanal YouTube pribadinya bernama Suga Sean O'Malley.

"Itu antiklimaks," kata O'Malley dalam video reaksinya terhadap UFC 333 di YouTube.

"DC, aku tidak tahu apa yang dia pikirkan. Song Yadong? Aku mencoba memahaminya, 'Mungkin dia selanjutnya?' Aku mengalahkannya sekitar enam bulan lalu, tujuh bulan lalu. Januari."

O’Malley kemudian menegaskan bahwa dirinya tetap yakin akan menjadi lawan Yan berikutnya. Bahkan, ia menyatakan tidak akan menganggap kemungkinan pertarungan Yan melawan Song sebagai penghalang bagi rencananya untuk kembali menghadapi sang juara.

"Aku akan melawan Petr Yan selanjutnya. Bahkan jika mereka mengumumkan Petr vs. Song, aku tetap akan melawan Petr selanjutnya. Begitulah tekadku untuk melawan Petr selanjutnya. Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Harus aku melawan Petr. Song pernah melawan Petr di salah satu pertandingan pendukungku saat aku mempertahankan gelar juara, dan Petr mengalahkan Song. Aku mengalahkan Petr. Aku mengalahkan Song. Harus aku melawan Petr, di Amerika Serikat, awal kuartal kedua, akhir kuartal pertama. Aturlah."

Sejak pertemuan mereka di UFC 324, kedua petarung tersebut sama-sama mencatatkan kemenangan. O’Malley berhasil meraih kemenangan KO atas Aiemann Zahabi dalam ajang UFC Freedom 250 yang digelar di Gedung Putih.

Sementara itu, Song Yadong meraih kemenangan melalui kuncian atas Deiveson Figueiredo dan kemudian mengalahkan Umar Nurmagomedov dengan KO.

Meski demikian, wacana pertandingan ulang antara O’Malley dan Yan telah menjadi perhatian selama lebih dari empat tahun. Keduanya pertama kali bertemu di UFC 280 pada Oktober 2022. Dalam pertarungan tersebut, O’Malley keluar sebagai pemenang melalui keputusan terbelah (split decision) yang menuai banyak perdebatan. Pertandingan itu juga membuat keduanya mendapatkan penghargaan Fight of the Night.

Kini, peluang untuk kembali berhadapan dalam pertarungan lima ronde dengan gelar juara sebagai taruhannya semakin terbuka. O’Malley pun meyakini bahwa UFC tidak akan melewatkan kesempatan untuk mempertemukan mereka kembali, mengingat besarnya perhatian terhadap duel tersebut.

Sean O’Malley mengaku bahwa kemungkinan menghadapi Yan sekali lagi memberinya dorongan untuk terus mempersiapkan diri. Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah menjaga fokus sejak pertandingan terakhir karena menyadari peluang untuk kembali bertarung melawan Yan masih terbuka.

Umar Nurmagomedov vs Song Yadong di UFC Shanghai.
Sumber :
  • Tangkapan layar

"Ini memberi saya kecemasan yang baik, kegugupan yang baik," kata O'Malley. "Saya fokus. Saya sudah fokus sejak pertarungan terakhir karena tahu saya mungkin akan bertarung melawan Petr Yan lagi. Kami akan tetap fokus kapan pun pertarungan itu terjadi. Ini akan menjadi pertarungan kelas bantam terbesar dan terhebat dalam sejarah UFC. Saya tidak tahu kapan, saya tidak tahu di mana, tetapi saya tahu itu akan terjadi."

Dengan keyakinan tersebut, O’Malley terus mendorong UFC untuk merealisasikan pertandingan ulang melawan Yan. Baginya, duel tersebut bukan sekadar kesempatan untuk kembali memperebutkan gelar juara, melainkan juga peluang untuk menghadirkan salah satu pertarungan paling berkesan dalam sejarah divisi kelas bantam UFC.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral