news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

UFC 333: Alexander Volkanovski vs Movsar Evloev.
Sumber :
  • X @UFC

Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski kembali tegaskan ambisinya untuk menantang Justin Gaethje demi merebut gelar kelas ringan UFC. Petarung Australia itu bahkan siap pensiun.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:02 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Raja kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski masih berambisi meraih gelar juara UFC di dua divisi berbeda sebelum mengakhiri kariernya.

Petarung asal Australia itu kembali menyuarakan keinginannya untuk menghadapi juara kelas ringan UFC, Justin Gaethje, dalam pertarungan yang berpotensi menjadi laga terakhir bagi keduanya.

Volkanovski sebelumnya telah dua kali gagal meraih gelar di divisi kelas ringan. Meski demikian, ia belum menyerah untuk mewujudkan ambisi tersebut setelah bertahun-tahun mendominasi kelas bulu UFC.

Alexander Volkanovski saat berhadapan dengan Diego Lopes di UFC 325.
Sumber :
  • X @UFC

Petarung yang kerap disebut sebagai salah satu petarung kelas bulu terbaik sepanjang masa itu baru saja mencatatkan kemenangan penting di UFC 333.

Dalam pertarungan utama pada Sabtu lalu, Volkanovski berhasil mengalahkan Movsar Evloev. Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan dominasinya di kelas bulu dan memperpanjang catatan prestasinya sebagai juara. Volkanovski juga memecahkan rekor kemenangan dalam pertarungan perebutan gelar UFC di divisi 145 pon.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Volkanovski untuk kembali mengajukan tantangan kepada Justin Gaethje.

Ia berharap kemenangan atas Evloev dapat membuka jalan menuju pertarungan lintas divisi yang telah lama diinginkannya.

Menariknya, Justin Gaethje juga sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri kariernya, sehingga Volkanovski melihat peluang untuk menghadirkan duel spesial antara dua petarung veteran.

Dalam konferensi pers setelah UFC 333, Volkanovski menjelaskan bahwa dirinya ingin mendapatkan kesempatan tersebut tanpa menghambat persaingan di kelas ringan. Ia juga membayangkan pertarungan itu sebagai ajang penutup karier bagi dirinya dan Gaethje.

"Saya orang yang jujur, dan saya ingin pertarungan ini adil," kata Volkanovski pada konferensi pers pasca-pertarungan UFC 333.

"Saya tidak ingin menghambat divisi. Saya percaya kita bisa melakukan ini tanpa menghambat divisi. Sekali lagi, ini adalah pertarungan pensiun kami berdua dan kami mempertaruhkan semuanya, yang akan sangat keren. Semacam pertarungan super. Dua petarung berusia 38 tahun saling berhadapan, dan kemudian kita akan meninggalkan semuanya dan membiarkan para petarung muda menentukan sendiri kemampuan mereka."

Volkanovski mengaku telah berusaha mendapatkan kesempatan melawan Gaethje selama beberapa bulan terakhir. Ia menyadari bahwa pertarungan tersebut dapat menimbulkan polemik karena dirinya berasal dari kelas bulu, sementara sejumlah petarung di kelas ringan masih menunggu kesempatan untuk memperebutkan gelar.

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, Volkanovski menawarkan sebuah komitmen tegas. Ia bersedia mengakhiri kariernya setelah pertarungan melawan Gaethje, terlepas dari hasil akhirnya.

Dengan demikian, ia tidak akan terus berada di divisi kelas ringan atau menghambat peluang petarung lain untuk bersaing memperebutkan gelar.

"Itu adalah sesuatu yang akan membuat saya pensiun," kata Volkanovski.

"Jika mereka ingin memberi saya kesempatan itu, saya akan pensiun menang atau kalah. Saya akan pensiun, dan kemudian gelar itu kosong, jadi saya tidak akan menghambat divisi tersebut. Jika saya menang dan gelar itu kosong, maka semua orang lain tetap akan bertarung. Itu adalah sesuatu yang akan membuat saya pensiun. Jika tidak, saya hanya akan bertarung dan menjalani pertarungan ini satu per satu."

Saat ini, Volkanovski tengah menjalani periode keduanya sebagai juara kelas bulu UFC. Ia merebut kembali sabuk juara pada April 2025 setelah sebelumnya kalah dari Ilia Topuria pada 2024.

Sejak kembali menjadi juara, Volkanovski telah berhasil mempertahankan gelarnya dua kali, masing-masing saat menghadapi Diego Lopes dan Movsar Evloev.

Sebelum pertarungan UFC 333, sejumlah pihak memperkirakan Evloev akan menjadi lawan yang mampu menghentikan dominasi Volkanovski.

Namun, petarung Australia tersebut berhasil membalikkan prediksi itu. Selain mengakhiri rekor tak terkalahkan Evloev, ia juga menunjukkan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi kelas bulu.

Volkanovski mengaku puas dengan hasil pertarungan tersebut. Ia menilai kemenangan atas petarung yang sebelumnya belum terkalahkan itu menjadi bukti bahwa dirinya mampu mengatasi tantangan berat, meskipun Evloev tetap merupakan lawan yang tangguh.

"Saya sangat senang," kata Volkanovski. "Saya tidak keberatan menonton ulang pertandingannya, tetapi untuk mengalahkan prospek yang belum terkalahkan seperti itu – sekali lagi, dia petarung hebat, tetapi saya tahu bahwa saya memiliki kemampuan untuk membuatnya kesulitan. Saya ingin meraih kemenangan KO. Saya tahu saya bisa meraihnya, dan inilah hasilnya. Kami berhasil."

UFC 325: Alexander Volkanovski vs Diego Lopes
Sumber :
  • Instagram.com/ufc

Kini, setelah kembali mempertahankan gelar kelas bulu, Volkanovski ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mengejar ambisi terakhirnya di UFC. Ia berharap pihak promotor bersedia memberinya kesempatan menghadapi Gaethje dalam pertarungan kelas ringan yang dapat menjadi penutup perjalanan kedua petarung di dunia MMA.

Bagi Volkanovski, duel tersebut bukan hanya tentang kesempatan meraih gelar juara di divisi berbeda, tetapi juga tentang mengakhiri karier dengan sebuah pertarungan besar. Ia pun menegaskan kesiapannya untuk pensiun setelah laga tersebut, apa pun hasil yang diraih, demi memastikan persaingan di kelas ringan tetap berjalan tanpa hambatan.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral