- Instagram/Marc Marquez
Masih Terganggu Cedera Bahu Jadi Alasan Marc Marquez Tak Mau Buru-Buru Teken Kontrak Dua Tahun di Ducati
Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi fisik menjadi perhatian utama Marc Marquez menjelang kepastian kontrak barunya bersama Ducati Lenovo Team.
Di tengah spekulasi soal durasi kerja sama, juara dunia tujuh kali itu menegaskan bahwa pemulihan cedera bahu jauh lebih penting.
- Facebook/MotoGP
Usai mendominasi musim 2025 dan meraih gelar dunia ketujuh di MotoGP, Marquez sebenarnya diprediksi akan dengan mudah memperpanjang masa baktinya bersama Ducati.
Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi. Banyak rumor menyebut perbedaan pandangan soal kontrak dua tahun menjadi penyebabnya.
Marquez meluruskan bahwa persoalan utamanya bukan soal durasi, melainkan kondisi bahunya yang mengalami cedera pada Oktober lalu. Ia tidak ingin mengambil keputusan besar sebelum benar-benar memahami perkembangan cederanya.
“Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati, tetapi yang ideal bagi mereka adalah dua tahun karena kalau tidak, Anda akan berada di tengah-tengah situasi yang tidak jelas (antara siklus kontrak),” ujar Marquez saat tes di Buriram.
Meski Ducati menginginkan komitmen dua musim, Marquez memilih menunggu progres fisiknya. Pembalap asal Spanyol itu mengaku mulai merasakan peningkatan dibandingkan tes sebelumnya.
“Tapi saat ini, hal terpenting bagi saya adalah memulai pramusim dengan kondisi yang terasa semakin baik. Saya merasakan satu langkah kecil, tapi tetap sebuah langkah, antara tes Malaysia dan di sini," lanjutnya.
Bagi Marquez, setiap perkembangan kecil pada bahunya sangat berarti. Ia tak ingin mengulangi kesalahan masa lalu dengan membuat keputusan saat kondisi belum sepenuhnya pulih.
- Instagram.com/marcmarquez93
“Cedera ini adalah batasan terbesar saya. Ini yang saya pelajari: ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan atau menandatangani kontrak apa pun.”
Ia menyadari banyak pembalap tetap menandatangani kontrak meski dalam kondisi cedera, tetapi pendekatannya berbeda.
“Memang benar ada yang melakukannya, karena jika kontraknya sudah ada, bahkan saat Anda cedera, Anda harus membuat keputusan.”
Namun ia memilih memahami betul kondisi tubuhnya terlebih dahulu. Kabar positifnya, pemulihan berjalan sesuai harapan.
“Tapi bagi saya, yang pertama adalah mencoba memahami seperti apa cedera baru saya ini.”