Merendah Meski Difavoritkan Juara, Marco Bezzecchi Sebut Dua Nama Pembalap yang Diwaspadai di MotoGP 2026
- Facebook/MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Meski tampil impresif sepanjang pramusim, Marco Bezzecchi memilih menahan ekspektasi jelang MotoGP 2026.
Pembalap Aprilia Racing itu justru meredam sorotan setelah namanya disebut Marc Marquez sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini.

- MotoGP
Bezzecchi memang datang dengan modal meyakinkan. Musim lalu ia finis ketiga klasemen akhir dan konsisten memberi tekanan kepada Marc sejak pertengahan musim.
Pada tes pramusim di Thailand, 21–22 Februari 2026, ia bahkan tampil sebagai pembalap tercepat. Namun, ‘Bez’ enggan terbuai hasil tersebut.
Ia menilai performa tes tak selalu mencerminkan kekuatan sesungguhnya saat balapan resmi dimulai. Menurutnya, para rider Ducati masih menjadi tolok ukur utama.
"Saya senang lihat hasil tes, terutama di Thailand tempat kami bersiap untuk balapan (pertama). Namun, itu tak penting. Saya tak merasa ada di posisi yang sama dengan para pembalap Ducati," ujar Bezzecchi via GPOne.
"Mereka akan tampil lebih baik selama akhir pekan. Pada akhirnya, kami semua berdekatan, dan saya harap dapat bertarung dengan mereka. Namun, masih terlalu dini untuk memberikan komentar yang jelas," lanjutnya.
Ketika ditanya soal pujian dari Marc Marquez, Bezzecchi kembali menunjukkan sikap rendah hati. Ia bahkan menyebut dua bersaudara Marquez sebagai favorit utama, bersama Francesco Bagnaia.
"Saya ingin ada di posisi yang Marc tempatkan, tetapi saya tak merasa lebih diunggulkan daripada dia dan adiknya, atau bahkan Pecco (Bagnaia). Mereka telah bertarung di depan selama beberapa tahun," tuturnya.
Bezzecchi juga menilai perkembangan Alex Marquez musim lalu sangat signifikan.
"Alex membuat langkah besar ke depan tahun lalu dan dia punya semua hal yang ia butuhkan. Kami tahu hal yang sama berlaku untuk Marc, dan Pecco adalah juara dunia beberapa kali," pungkasnya.
Seri pembuka musim 2026 akan digelar di Chang International Circuit pada 27 Februari–1 Maret.
Meski tampil sebagai yang tercepat dalam tes terakhir, Bezzecchi memilih menjaga ekspektasi dan membiarkan hasil di lintasan balap yang berbicara.
Baginya, pujian hanyalah bagian kecil dari dinamika pramusim. Persaingan sesungguhnya baru dimulai ketika lampu start benar-benar padam.
Load more