- instagram Veda Ega Pratama
Kabar Buruk Bagi Veda Ega Pratama, Alami Crash di Moto3 Belanda
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap muda Indonensia, Veda Ega Pratama mengalami hasil minor dalam lanjutan Moto3 2026. Tampil di seri Belanda, Veda Ega Pratama yang tengah mengejar podium justru mengalami crash.
Pebalap muda Honda Team Asia itu mengalami crash pada lap kedelapan saat sedang bersaing di barisan depan pada seri kesepuluh Moto3 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/6/2026).
Veda mengawali balapan dengan modal yang cukup menjanjikan setelah start dari posisi ketujuh. Namun, pada akhir lap pertama, pebalap berusia 17 tahun tersebut sempat kehilangan beberapa posisi dan turun ke urutan kesembilan.
Meski begitu, Veda menunjukkan mental pantang menyerah. Secara perlahan ia mulai menyalip para rivalnya dan berhasil naik ke posisi kelima saat memasuki lap ketiga.
Tak berhenti di situ, pembalap kebanggaan Indonesia tersebut terus tampil agresif hingga mampu menembus posisi ketiga sebelum lap ketiga berakhir.
Penampilan impresif Veda membuat peluang meraih podium semakin terbuka. Ia mampu bersaing dengan para pebalap papan atas Moto3 dan terus menjaga ritme balapan di kelompok terdepan.
Sayangnya, petaka datang saat balapan memasuki lap kedelapan. Veda mengalami kecelakaan (crash) yang membuat perjuangannya harus berakhir lebih cepat. Insiden tersebut sekaligus mengubur peluang pebalap Honda Team Asia itu untuk meraih poin maupun podium di Moto3 Belanda 2026.
Hasil ini tentu menjadi pukulan bagi Veda yang sebelumnya tampil sangat kompetitif sepanjang awal balapan.
Meski gagal menyelesaikan lomba, performanya di beberapa lap pertama menunjukkan perkembangan signifikan dan membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan para pebalap terbaik di kelas Moto3.
Moto3 Belanda 2026 sendiri menjadi seri kesepuluh musim ini yang berlangsung di Sirkuit Assen dengan total 20 putaran.
Meski harus mengakhiri balapan lebih awal akibat crash, penampilan Veda sebelum insiden tetap memberikan optimisme besar bagi pencinta balap motor Indonesia bahwa talenta muda Tanah Air memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia pada seri-seri berikutnya.