- Facebook/F1
Bos McLaren Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kegagal Lando Norris dan Oscar Piastri Tembus 5 Besar F1 GP Bahrain 2026
tvOnenews.com - McLaren harus menelan kekecewaan pada gelaran F1 GP Bahrain 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan kemarin.
Pada gelaran F1 GP Bahrain 2026, Lando Norris maupun Oscar Piastri gagal finis di posisi lima besar pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Lando Norris harus puas berada di posisi kesembilan, sedangkan Piastri menempati urutan keenam setelah melewati balapan dengan kondisi lintasan yang sulit.
- REUTERS/Mathieu Belanger
Norris juga mengeluhkan hilangnya kecepatan di trek lurus. Ia kemudian melebar di Tikungan 1 ketika balapan memasuki fase akhir.
Kepala Tim McLaren Andrea Stella mengakui keputusan strategi ban menjadi salah satu penyebab utama hasil kurang maksimal tersebut.
McLaren mengawali balapan dengan memasangkan ban slick kepada kedua pembalapnya, keputusan yang kemudian dinilai sebagai kesalahan.
Piastri lebih cepat masuk pit untuk menggunakan ban intermediate. Langkah tersebut membuatnya lebih diuntungkan dibandingkan Norris yang bertahan dengan ban slick.
Stella menjelaskan bahwa tim keliru memperkirakan kapan ban kering mampu bekerja lebih optimal dibandingkan intermediate.
"Ini tidak sesederhana memisahkan diri. Yang lebih menjadi masalah adalah ketidakpastian mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan agar ban kering mulai berfungsi. Dan kenyataannya, butuh waktu lebih lama dari yang kami perkirakan." kata Andrea Stella.
- Facebook/F1
Ia menilai keputusan memilih ban slick pada akhirnya tidak sesuai dengan perkembangan kondisi lintasan.
"Namun, tidak ada logika sesederhana mengatakan mari kita berpisah dan melihat mana yang benar. Kami mengira ban kering akan lebih cepat beradaptasi." terangnya.
"Saya rasa untuk Oscar, Oscar sendiri berpikir bahwa prosesnya tidak akan cepat, dan saya rasa untuk Lando, mungkin kami telah memengaruhi Lando ke arah yang salah." jelas Stella.
"Saya rasa mungkin lebih tepat jika dia masuk pit untuk mengganti ban intermediate, tetapi seperti yang telah kita diskusikan, kami mencoba untuk melihat apakah kami bisa bertahan dengan ban medium." tutupnya.
Meski kecewa dengan hasil di Sepang, McLaren kini mengalihkan fokus menuju F1 GP Singapura di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay yang berlangsung akhir pekan ini.