News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PW NU Jatim Ingin Pemimpin yang Berani Lawan Intoleransi dan Radikal

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, 
Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:06 WIB
Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim , KH Marzuki Mustamar memberikan keterangan kepada pers, di Kediri
Sumber :
  • ANTARA/Asmaul

Kediri - Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, menginginkan agar sosok yang terpilih sebagai ketua umum PB NU mendatang tetap mempunyai figur sebagai seorang pemimpin yang berani melawan intoleransi dan radikal.

"Kalau masih banyak aliran intoleransi radikal, memaksakan kehendak, lalu misal aliran itu masuk tetap harus ada ketua NU yang penuh untuk NKRI berani korbankan apapun," kata K.H. Marzuki Mustamar setelah pelantikan jajaran pengurus baru PC NU Kediri masa khidmat 2021-2026 di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Rabu.

Ia mengakui secara kelembagaan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur memutuskan mendukung Kiai Haji Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya sebagai calon ketua umum Pengurus Besar NU periode 2021-2026 dalam Muktamar ke-34 di Lampung pada 23 - 25 Desember 2021.

Ia mengatakan secara umum di NU ingin selamat, yakni akidahnya selamat, lembaga selamat tidak diambil orang, ibadah juga tetap rajin, anak-anaknya selamat tidak kurang ajar, negara selamat  tidak kena sistem yang ingin merebut NKRI dan Pancasila.

Menurut dia, selama ini figur ketua umum PB NU terpilih sesuai dengan zamannya. Hal ini juga tidak terlepas dari campur tangan Tuhan yang memilihkan sosok ketua sesuai dengan zaman.

Mulai era kepemimpinan almarhum KH Abdurrahman Wahid yang pada saat itu mulai masuk aliran bermacam-macam dari internasional ke Indonesia, kemudian banyak didirikan pengurus cabang istimewa Nahdlatul Ulama era kepemimpinan almarhum KH Hasyim Muzadi. Hingga muncul aliran trans nasional dari ideologi asing yang seolah dipaksakan di Indonesia, di antaranya Wahabi, yang pada era kepemimpinan KH Said Aqil Siradj secara kuat melawan ideologi itu. 

Untuk ke depan, ia tidak tahu tantangannya seperti apa, namun jika masih banyak aliran-aliran intoleransi dan radikal di Indonesia memang dibutuhkan figur yang kuat melawan ideologi tersebut.

Sementara itu, Ketua PC NU Kabupaten Kediri, KH Muhammad Ma'mun Mahfud, yang juga hadir dalam pelantikan pengurus baru PC NU Kediri yakin figur yang terpilih akan tepat pada waktunya sesuai dengan tantangannya.

"Ke depan tidak tahu, tapi hari ini kan radikalisme dan orang-orang yang ingin mendongkel NKRI. Kuat tidak tapi 'ngeyel' (keras kepala)," kata Gus Ma'mun, sapaan akrabnya.

Ia juga menambahkan hingga kini belum ada pertemuan membahas calon-calon di Muktamar 2021. Namun, dari berbagai isu yang berkembang saat ini sudah santer nama-nama yang diunggulkan.

Kendati dari PW NU Jawa Timur sudah memberikan dukungan untuk Gus Yahya sebagai calon ketua umum PB NU, dari PC NU Kabupaten Kediri juga belum membahas secara resmi.

"Ini khan masih pengumpulan data dari kami. Bahwa kemudian ada edaran dari PW NU Jawa Timur yang sudah mendukung nama, belum disosialisasikan ke kami," kata dia.

PBNU akan menggelar Muktamar ke-34 di Lampung yang akan berlangsung pada 23 - 25 Desember 2021. Rencananya lokasi Muktamar NU digelar di Lampung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih pandemi Covid-19. Kegiatan akan berlangsung dengan daring dan luring.

Rencana pemilihan ketua tanfidziyah atau ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Muktamar 2021 tersebut akan dilakukan dengan metode satu orang satu suara oleh para pemilik suara.(ant/rif)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Karyawan Ekspedisi yang Viral Diduga Disekap Perusahaannya Sendiri: Lemas dan Tak Diberi Makan

Kesaksian Karyawan Ekspedisi yang Viral Diduga Disekap Perusahaannya Sendiri: Lemas dan Tak Diberi Makan

Viral sebuah video menampilkan lima orang di sebuah gudang di daerah Jakarta Utara. Diketahui, mereka adalah karyawan perusahaan ekspedisi yang diduga disekap.
Wamentrans: Hutan di Kawasan Transmigrasi Harus Dilepas Statusnya

Wamentrans: Hutan di Kawasan Transmigrasi Harus Dilepas Statusnya

Kementerian Transmigrasi terus melakukan upaya menciptakan ekonomi baru khususnya di wilayah transmigrasi. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni
Kumpulkan Uang Koin 11 Tahun, Warga Tuban Daftar Haji

Kumpulkan Uang Koin 11 Tahun, Warga Tuban Daftar Haji

Petugas bank hingga satpam ikut turun tangan membantu membawa kaleng-kalneg berisi uang koin tersebut dan membantu menghitungnya.
Habib Bahar bin Smith Terancam Penjara, Tangis Helwa Bachmid Pecah Pikirkan Nasib Anak

Habib Bahar bin Smith Terancam Penjara, Tangis Helwa Bachmid Pecah Pikirkan Nasib Anak

Helwa Bachmid menangis pilu memikirkan nasib anaknya usai Habib Bahar bin Smith kembali terancam penjara atas kasus penganiayaan.
Upaya Dongkrak Ekonomi di Jawa Barat, Wali Kota Farhan Soal UMKM: Pemkot Bandung Berkomitmen

Upaya Dongkrak Ekonomi di Jawa Barat, Wali Kota Farhan Soal UMKM: Pemkot Bandung Berkomitmen

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mendukung hadirnya convenience store yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandung.
Presiden RI Prabowo Subianto Didampingi Gubernur Khofifah Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Presiden RI Prabowo Subianto Didampingi Gubernur Khofifah Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo hadiri satu abad NU dalam rangkaian Mujahadah Kubro.

Trending

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Setahun, Imbas Pelanggaran IPO Repower Asia

OJK membekukan izin underwriter UOB Kay Hian Sekuritas selama satu tahun akibat pelanggaran penjatahan pasti IPO Repower Asia Indonesia Tbk.
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Laga lawan Arema FC nanti malam cukup penting bagi Persija Jakarta yang bertekad untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas klasemen Super League
Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman membongkar masalah utama Timnas Indonesia di era sebelumnya hingga gagal maksimal di level internasional. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar skuad Garuda?
Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 9 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Lama Tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri Trending Lagi di Korea Selatan, Ada Apa?

Di tengah performa menanjaknya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, nama Megawati Hangestri kembali jadi obrolan hangat di kalangan media Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT