News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Ayah Kejam Pembunuh Anak Kandung di Gresik, Berbelit Belit dan Kekeh Mengaku Tak Menyesal

Muhammad Af'alul Qodad Karim (29), tersangka ayah kejam pembunuh anak kandungnya sendiri secara terbuka akhirnya buka suara.
Kamis, 4 Mei 2023 - 11:18 WIB
Update Ayah Kejam Pembunuh Anak Kandung di Gresik, Berbelit Belit dan Masih Kekeh Mengaku Tak Menyesal
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Muhammad Af'alul Qodad Karim (29), tersangka ayah kejam pembunuh anak kandungnya sendiri secara terbuka akhirnya buka suara. Tersangka mengaku dihadapan awak media, jika dirinya tidak pernah menyesal telah menghabisi nyawa anakknya. Hal itu diucapkannya berulang-ulang meskipun sebelumnya sempat berbelit-belit saat dimintai keterangan, Kamis (4/5).

Bahkan tersangka Afan dengan nada rendah dengan perlahan-lahan menceritakan beberapa alasannya tega menghabisi nyawa anaknya sendiri yakni ZK (9) dirumah kontrakan di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu (29/4) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Afan, dirinya mempunyai tujuan yang mulia sehingga nekat membunuh darah dagingnya dengan menusukkan pisau dapur sebanyak 24 kali kebagian punggung korban saat terlelap tidur.

"Biar dia tenang. Anak kecil belum ada dosanya. Saya tidak menyesal," ujar Afan.

Selain mengaku jika dirinya tidak menyesal telah menghabisi nyawa putrinya, Afan merasa bahwa putrinya yang kini duduk di bangku SD itu telah bahagia di akhirat usai meninggal dunia.

Seperti diketahui, sebelum kejadian pembunuhan, tersangka Afan telah ditinggal pergi oleh istrinya yang bekerja sebagai pemandu karaoke disebuah tempat hiburan malam.

Afan menyatakan bahwa ia melihat istrinya kerap mengunggah foto-foto bersama laki-laki lain yang berbeda-beda tiap malam, di tempat kerjanya sebelumnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Waka Polres Gresik, Kompol Erika Purwana Putra menyatakan, dari keterangan tersangka, motif pembunuhan selain karena ingin anaknya masuk surga dan juga kerena faktor ekonomi.

Meski demikian, tim penyidik terus melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk menunggu hasil tes kejiwaan dari RS Menur Surabaya. 

"Meskipun hasil interogasi tersangka tidak terlihat menyesal sudah membunuh anaknya sendiri," kata Erika di Mapolres Gresik, Sabtu (29/4).

Mantan Kasatlantas Polres Gresik itu juga menyebut, bahwa istri tersangka sudah tiga hari yang lalu pamit keluar rumah dengan alasan yang tidak jelas.

"Saat terjadi pembunuhan istri tersangka tidak dirumah, dia pamit untuk mengambil KTP tapi tidak kembali ke rumah sudah 3 hari yang lalu," imbuhnya.

Saat ini penyidik sedang mencari istri tersangka untuk dimintai keterangan. Keberadaannya sudah terdeteksi, tinggal melakukan pemanggilan.

"Posisi ibu korban sudah kami deteksi tinggal pemanggilan saja," kata mantan Wakapolres Jombang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, bocah berinisial ZK dihabisi oleh ayah kandungnya sendiri di rumah kontrakan Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Sabtu (29/4) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian punggung. Kemudian, jasad korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral