News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Balita 2,5 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya, Ini Alasan Pelaku

Wahyu beralasan, NS, calon anak sambungnya yang baru berusia 2,5 tahun rewel dan menjadi beban.
Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:53 WIB
Wahyu Kristanto Ungkapkan Alasan Penganiayaan Bayi 2,5 Tahun
Sumber :
  • Edy Cahyono

Batu, Jawa Timur - Pelaku penganiayaan balita 2,5 tahun, Wahyu Kristanto (25), mengungkapkan alasan yang membuatnya tega menyakiti anak pacarnya itu.

Wahyu beralasan, NS, calon anak sambungnya itu sering rewel dan menjadi beban tambahan untuk hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterangan itu disampaikan oleh Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan saat menggelar konferensi pers penganiayaan anak di bawah umur, Rabu (27/10/2021) malam.

"Keterangan pelaku korban sering rewel, dan merasa bila korban menjadi beban ekonomi karena bukan anak biologisnya. Jadi setiap ada masalah dengan ibunya korban jadi pelampiasan kekesalan," ujar Kapolres.

Sementara hasil dari visum rumah sakit diketahui bila korban mengalami luka di sekujur tubuh mulai luka bakar akibat siraman air panas, bekas sundutan rokok di sejumlah bagian tubuhnya, dan bekas gigitan di jari-jari kedua tangannya. 

"Jadi setiap kali dia rewel atau pas kesal melampiaskan ke korban. Pelaku melakukan penganiayaan saat ibu korban sedang tidak di rumah," urainya.

Saat ini korban sedang dirawat di RS dengan pendampingan dokter dan psikolog untuk memberikan trauma healing, baik kepada ibu dan bayinya.

Penganiayaan itu dilakukan selama korban dan ibunya tinggal bersama tersangka di Desa Beji, Kecamatan Junrejo. 

"Jadi periode penganiayaan itu dilakukan sekitar 1 bulanan. Meski ibunya tahu, tapi tidak berani melaporkan karena mendapat ancaman dari tersangka bila menceritakan tidak akan dia nikahi," urainya. 

Dari kasus ini, petugas juga mengamankan barang bukti (BB) berupa bak mandi warna hijau, gayung warna biru, dan panci almunium.

"Alat itu kita jadikan BB karena dipakai untuk melukai korban seperti gayung untuk menyiram bayi dengan air panas," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku diamankan setelah Paman korban melapor, setelah itu Satreskrim Polres Batu melakukan penyelidikan dan tak kurang 1x24 jam berhasil diamankan pada Minggu, (24/10/2021) sekitar pukul 2.00 WIB.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat UU Perlindungan Anak pasal 80 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara (Edy Cahyono/act). 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz mengambil langkah mengejutkan terkait rencana produksi SUV GLC di Amerika Serikat. Pabrikan asal Jerman itu memutuskan untuk menunda proyeknya.
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Artikel ini menyediakan informasi seputar jadwal keberangkatan dari KRL Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini Senin 9 November 2026.
Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Khanza, adik Dini Hardiyanti mengungkap kakaknya pulang ke Bogor karena ekonomi, sebelum menjadi korban pembunuhan & mutilasi oleh Dwi Bagus Martono di Madiun.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda

Trending

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Selengkapnya

Viral