GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Intip Mushola Unik di Desa Terawan Kalteng, Terbuat dari Kayu Ulin

Mushola As’salam di Desa Terawan memiliki keunikan tersendiri karena materialnya terbuat dari limbah kayu ulin. 
Minggu, 31 Oktober 2021 - 08:57 WIB
Bangunan Mushola tersebut dibuat dari limbah kayu ulin di Desa Terawan Kalteng
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Mushola As’salam berdiri kokoh di Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. Berbeda dengan bangunan mushola pada umumnya, Mushola ini memiliki keunikan tersendiri karena materialnya terbuat dari limbah kayu ulin. 

Para pelintas jalan trans kalimantan wilayah selatan, tepatnya di KM 71 Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, akan dibuat takjub melihat bangunan mushola yang cukup unik karena memiliki perpaduan bangunan khas jawa dan suku dayak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ya, tempat ini sudah menjadi primadona. Pasalnya desain bangunan yang unik menyerupai pura, banyak menarik perhatian warga khususnya umat Islam untuk melaksanakan ibadah sholat lima waktu di Mushola tersebut.

Pengurus Mushola As'salam sekaligus pencetus berdirinya Mushola, Basuki mengatakan, bangunan Mushola tersebut dibuat dari limbah kayu ulin. Dimana ide ini muncul ketika pihaknya khususnya masyarakat desa setempat melihat limbah kayu ulin dari perusahaan yang tidak terpakai.

Bangunan Mushola As'salam ini 90 persennya terbuat dari limbah kayu ulin. Sementara untuk dindingnya sendiri dipasang menggunakan pasak dengan ketebalan 10 cm.

"Kami tidak menggunakan paku besi, tapi memggunakan pasak dari kayu ulin untuk merakit potongan-potongan pohon kayu ulin menjadi dinding," terang Basuki.

Sedangkan untuk luasan lahan Mushola mencapai 25 x 22 meter dengan luas bangunan Mushola bagian dalam 7 x 7 meter dan luas bangunan luar 11 x 11 meter.

"Sebenarnya tidak ada motivasi khusus dari pribadi untuk membuat Mushola sehingga sebagus ini dan menjadi terkenal, tujuan kita cuma satu untuk kepentingan Umat Islam di sini, lebih khususnya berbagi untuk kepentingan umum," kata Basuki.

Diakuinya, pembangunan mushola itu adalah pemenuhan nazar saat dirinya mengalami kebangkrutan usaha, beberapa tahun yang lalu. Bahkan saat itu dirinya menanggung beban hutan hingga puluhan milyar rupiah.

"Hampir seluruh harta dan aset saya pada waktu itu, semuanya saya jual untuk bayar hutang," kenangnya.

Namun keterpurukan itu tidaklah membuatnya putus asa. Justru sebaliknya, ia merasa ini semua adalah cobaan dari Allah SWT, karena ini Basuki mengaku berusaha bangkit kembali, dan dengan bekerja keras dan berdo'a, akhirnya setahap demi setahap ia mampu melewati masa-masa tersulit dalam hidupnya tersebut.

"Saat saya berziarah ke makam guru sekumpul (ulama kondang kalimantan selatan), disitu saya bernazar, kalau usaha saya bisa pulih kembali, maka saya akan membangun tempat ibadah. Alhamdulillah do'a dari nazar saya terkabul," ucapnya dengan nada penuh syukur.

Sementara untuk desain bangunan yang menggambarkan keberagaman budaya tersebut, dirinya mengaku merupakan ide dari ia pribadi. Dimana ia berharap dengan desain bangunan ini, semua umat beragama bersatu dengan memegang teguh rasa kemanusiaan.

"Waktu pembangunan Mushola ini dibutuhkan selama tiga tahun untung merampungkan berbagai unsur kebudayaan di dalamnya. Yaitu ada unsur kebudayaan Jawa, Dayak dan Banjar," ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan desain bangunan dan lokasi Mushola yang strategis di pinggir jalan besar ini agar memunculkan lebih banyak masyarakat yang mau mengelola Mushola ini bersama-sama.

"Paling tidak bisa kita buat tempat-tempat seperti madrasah kedepannya nanti. Terlebih tujuan lain kita membangun Mushola ini di pinggir jalan, agar bisa digunakan oleh masyarakat dari daerah lain yang kebetulan melakukan perjalanan dan ingin beristirahat serta melakukan ibadah bisa singgah di Mushola ini," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kegiatan di Mushola As'salam selain ibadah lima waktu juga ada kajian rutin setiap malam Jum'at nya, serta anak-anak kecil juga belajar mengaji Al'Quran. 

"Mushola ini bisa menampung sekitar 40 hingga 50 jemaah, semoga kedepannya bisa terus kita kembangkan lagi," tandasnya. DIDI SYACHWANI/Ner

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Race F1 GP China 2026: Kimi Antonelli Tak Terkejar, Max Verstappen Gagal Finis

Hasil Race F1 GP China 2026: Kimi Antonelli Tak Terkejar, Max Verstappen Gagal Finis

Kimi Antonelli keluar sebagai pemenang di ajang F1 GP China 2026
Kapolri Tinjau Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Sidoarjo, Penumpang Naik 30 Persen

Kapolri Tinjau Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Sidoarjo, Penumpang Naik 30 Persen

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melakukan peninjauan langsung arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Minggu (15/03/2026).
Cak Imin Syok Bupati Cilacap Kader PKB Kena OTT KPK Gara-gara Uang THR: Saya Tidak Menyangka

Cak Imin Syok Bupati Cilacap Kader PKB Kena OTT KPK Gara-gara Uang THR: Saya Tidak Menyangka

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan respons terkait penetapan status tersangka terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. 
Pemuncak Klasemen Tak Berubah Walau Kalahkan Persib, Borneo FC Justru Singgung soal Ini

Pemuncak Klasemen Tak Berubah Walau Kalahkan Persib, Borneo FC Justru Singgung soal Ini

Persib Bandung telah dipastikan menutup kompetisi di Bulan Ramadan sebagai pemuncak klasemen. Persib memiliki selisih empat poin dari Borneo FC yang membuat tim asuhan Fabio Lefundes tak bisa menyalip di klasemen walau memenangkan pertandingan.
Jelang FIFA Series 2026, Bung Ropan Nilai Masalah Timnas Indonesia Belum Selesai di Dua Posisi Ini

Jelang FIFA Series 2026, Bung Ropan Nilai Masalah Timnas Indonesia Belum Selesai di Dua Posisi Ini

Bung Ropan menilai Timnas Indonesia masih memiliki masalah di lini tengah dan striker jelang FIFA Series 2026 meski PSSI berencana menambah pemain naturalisasi.
Satpol PP Nganjuk Amankan Tujuh Wanita Malam saat Razia di Bulan Ramadhan

Satpol PP Nganjuk Amankan Tujuh Wanita Malam saat Razia di Bulan Ramadhan

Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri Kabupaten Nganjuk mengamankan tujuh perempuan yang diduga sebagai wanita malam atau penghibur saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah titik pada bulan suci Ramadan, Sabtu malam (14/3).

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen besar untuk Timnas Indonesia. Hal sederhana ini disebut tak bisa dilakukan pelatih sebelumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT