News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasih Kode OTP M-Banking ke CS Palsu, Uang Setengah Miliar Milik Wanita di Sleman Raib

Korban ditelepon seseorang yang mengaku sebagai Customer Service sebuah bank swasta. Orang tersebut mengatakan ada perubahan pada fitur dalam aplikasi M-Banking
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 5 November 2021 - 22:09 WIB
itreskrimsus Polda DIY merilis kasus sindikat peretasan aplikasi perbankan dengan kerugian setengah miliar rupiah
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Seorang perempuan berinisial PW kehilangan uang lebih dari setengah miliar rupiah akibat memberi kode akses Mobile Banking kepada penelepon gelap. Kasus terbongkar setelah korban melaporkannya kepada polisi bagian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY.

Direktur Reskrimsus Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu menjelaskan, dari kasus ini pihaknya mengamankan seorang pelaku berinisial LG (20) yang merupakan sindikat peretasan aplikasi perbankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ini metodenya kita kenal dengan social engineering, pelaku mencoba melakukan bujuk rayu, menyamar, kemudian menelepon korban yang targetnya dilakukan secara acak, jadi pelaku hanya menduga-duga orang ini punya rekening atau tidak dan sebagainya," katanya saat rilis kasus di Mapolda DIY, Jumat (5/11/2021).

Dijelaskan Roberto, awalnya korban ditelepon seseorang yang mengaku sebagai Customer Service (CS) sebuah bank swasta. Orang tersebut mengatakan ada perubahan pada fitur dalam aplikasi M-Banking dengan biaya administrasi Rp300 ribu per rekening.

"Tidak lama kemudian muncul di dalam kode SMS bahwa adanya permintaan One Time Password (OTP) atau kode akses untuk password sebuah aplikasi di mana aplikasi tersebut nantinya bisa diakses atau tidak berdasarkan otorisasi," jelasnya.

Menurut Roberto, korban yang saat itu sedang panik karena tengah mengantarkan keluarganya ke rumah sakit, akhirnya mengirim kode OTP ke nomor HP pelaku.

"Tidak lama kemudian hanya berselang beberapa jam sudah terjadi transaksi pemberitahuan ke dalam kode SMS-nya bahwa transaksi keuangan sudah berhasil," terangnya.

Akibatnya korban kehilangan uang tunai mencapai Rp509 juta atau lebih dari setengah miliar. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya bisa menangkap pelaku di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku LG sendiri, kata Roberto, bukan orang yang menelepon korban, tetapi bertugas mengeksekusi seluruh transaksi yang sudah masuk ke rekening korban.

"Jadi dari satu kelompok ini otaknya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) karena dia mengaku hanya mencarikan rekening-rekening bank untuk dijadikan sebagai rekening tabungan dan memerintahkan orang lagi untuk mencari korban dan sasaran dan kode OTP," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI dan Pemerintah Sepakat Melanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Jadi UU

DPR RI dan Pemerintah Sepakat Melanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan Jadi UU

Panitia Khusus RUU Daerah Kepulauan resmi memperoleh dukungan dari DPR RI, DPD dan pemerintah untuk melanjutkkan pemasahan RUU Daerah Kepulauan menjadi UU.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 28 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap Aries hingga Pisces di sini.
Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar menyiapkan aplikasi pengaduan online disertai insentif bagi masyarakat.
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Kabupaten Bandung ternyata merupakan residivis. Dia pernah dipenjara.
Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menandatangani Perda terkait penataan kabel di ibu kota.
287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

Sebanyak 287 WNA dan empat WNI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri. 

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral