News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Fakta Baru soal Sosok Biduan Dangdut Pacitan yang Bunuh Bayinya

Baru-baru ini terkuak fakta baru soal sosok biduan dangdut asal Pacitan yang tega bunuh bayinya sendiri dan memasukan jasad bayinya ke dalam koper. Memang, saat
Rabu, 14 Juni 2023 - 06:42 WIB
Terkuak! Fakta Baru soal Sosok Biduan Dangdut Pacitan yang Bunuh Bayinya
Sumber :
  • Istimewa

Jatim, tvOnenews.com - Baru-baru ini terkuak fakta baru soal sosok biduan dangdut asal Pacitan yang tega bunuh bayinya sendiri dan memasukan jasad bayinya ke dalam koper. 

Memang, saat mencuatnya kasus biduan dangdut Pacitan ini, netizen penasaran tentang latar belakang pelaku tersebut. Bahkan, akhir-akhir ini terkuak pula fakta baru soal biduan dangdut itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sebelum jauh menjelaskan fakta baru soal biduan dangdut itu, Satreskrim Polres Pacitan telah menetapkan biduan dangdut, Hikmah Satwika Kuncoro Putri (23), warga asal RT 03 RW 04 Dusun Galit, Desa Banjarejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, sebagai tersangka pembunuhan dan pembuangan jasad  bayi ke dalam koper.

Hal ini terungkap dari penemuan jasad bayi perempuan yang dibuang di area perkebunan milik Suyatni di RT 01 RW 01 Desa Kebondalem, Kecamatan Tegalombo, Kamis (4/5/2023) lalu oleh seorang warga yang sedang mencari rumput. 

tvonenews

Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah berbau busuk. 

Sementara, dari hasil olah tempat kejadian dan mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi, polisi lalu melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap peristiwa itu.

Alhasil, pada Kamis 08 Juni 2023, polisi menangkap wanita muda bernama Hikmah Satwika Kuncoro Putri di rumahnya. Diketahui, Satwika merupakan biduan dangdut yang kerapkali mengisi acara baik di hajatan maupun panggung hiburan.

Kasatreskrim Polres Pacitan, Iptu Andreas Heksa menuturkan Satwika melahirkan bayi tersebut dan memotong tali pusar sendiri dengan gunting, tanpa bantuan medis, Minggu (1/5). 

Bahkan ada tangisan layaknya bayi lahir normal. Setelah lahir dan menangis beberapa saat kemudian bayi dibersihkan, lalu dibungkus pakai kain. Setelahnya bayi ditaruh di ember dan disimpan di bawah kolong tempat tidur.

"Pengakuan tersangka bayi saat terlahir menangis. Bagaimana bayi tersebut meninggal masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Andreas Heksa menambahkan jasad bayi tersebut tidak secara langsung dibuang. Namun dia taruh di ember terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke koper baju. Selama dua hari jasad bayi itu tersimpan di koper di dalam kamarnya.

"Rabu (4/5) Satwika membuang jasad bayinya dengan mengendarai kendaraan motor seorang diri menuju ke TKP Tegalombo. Melihat situasi aman, tas plastik yang berisi jasad bayi tersebut dilempar ke semak-semak perkebunan wilayah Tegalombo," imbuhnya.

Sementara itu, status Satwika semakin tidak jelas. Satwika dikabarkan sudah memiliki anak 1 yang sekarang dirawat oleh orangtuanya. Anak tersebut ada sebelum tersangka menikah hingga akhirnya bercerai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sepertinya ada 1 anak laki-laki berusia 5 tahun. Anak itu dibawa pulang oleh Satwika dan keluarga dari Yogjakarta. Dulu kan sempat jadi pemandu lagu di Yogja. Anak itu dirawat di rumah orang tua Satwika di Banjarjo. Namun anak itu ada sebelum menikah dan sudah cerai sejak lama. Enggak tahu ceritanya amboradul," ungkap RN teman masa sekolah tersangka.

Kini tersangka Satwika terancam pasal 80 ayat 3 UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (asw/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabar buruk menghantui warga Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir.
BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Blora pada Jum'at (03/04).
Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan blak-blakan ungkap tiga alasan besar penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia dan pilih Belgia sepanjang kariernya.
Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Timnas Indonesia kembali jadi sorotan usai skandal 'Passportgate' mengguncang sepak bola Belanda dan menyeret sejumlah pemain keturunan. Media Vietnam heran.
Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral