GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kondisi Terkini Ponpes Al Zaytun setelah Rekening Diblokir PPATK

Di tengah Ponpes Al Zaytun menjadi pusat perhatian publik dan baru-baru ini juga PPATK blokir rekening ponpes itu. Ternyata, kondisi di kawasan Ponpes Al Zaytun
Rabu, 12 Juli 2023 - 11:01 WIB
Kolase Foto Al Zaytun dan Panji Gumilang
Sumber :
  • tim tvone

Indramayu, tvOnenews - Di tengah Ponpes Al Zaytun menjadi pusat perhatian publik dan baru-baru ini juga PPATK blokir rekening ponpes itu. Ternyata, kondisi di kawasan Ponpes Al Zaytun masih ada kawat berduri yang membentang di tepi jalan persis depan gerbang masuk pondok pesantren Al Zaytun, Kecamatan gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (12/7/2023).

Bahkan dari pantauan tvOnenews, terlihat petugas keamanan pondok pun tampak bersiaga di pintu masuk pondok pimpinan Panji Gumilang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, saat ini masih terlhat santri beraktivitas, meskipun kisruh Ponpes Al Zaytun memasuki babak baru.  Di mana para santri kini akan dialihkan ke Kementerian Agama serta rekening ponpes resmi diblokir PPATK.

Tak hanya itu saja, dari pantauan tvOnenews juga terlihat saat ini, aktivitas Ponpes Al Zaytun kembali normal. Baik karyawan ponpes maupun para pekerja mulai beraktivitas kembali.

Sebelumnya diberitakan, Terungkap pula, fakta-fakta kekayaan Panji Gumilang, yang dibeberkan Menko Polhukam, Mahfud MD dan Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim

Satu di antara kekayaan yang dibongkar Lucky Hakim adalah kapal-kapal besar milik Dedengkot Al Zaytun, Panji Gumilang. Dia katakan, bahwa dirinya melihat kapal-kapal besar yang jaraknya tak jauh dari Al-Zaytun.

"Jadi memang ini kaya banget, luar biasa banyak duit gitu dan ini uang dari mana? kan gua bukan PPATK, gua cuma nanya," jelasnya di Kanal Youtube UYA Kuya TV. 

Diketahui, ternyata tak hanya memiliki kapal besar tradisional saja, di dalam Komplek Al Zaytun juga ada pusat pembuatan kapal tradisional. 

Dock atau Galanga kapal itu berada di bibir pantai utara dan di dalamnya terdapat dua kapal besar milik Panji Gumilang, bahkan terlihat juga di sekitar sepi dan hanya terdapat beberapa pekerja kebersihan dan penjaga.

Dari pantauan tvOnenews, dua kapal dengan berat empat ratus delapan puluh gross ton tersebut, dibuat selama satu tahun setengah sebelum akhirnya disegel pemerintah pada oktober tahun lalu. 

Menurut penjaga, kapal besar dengan tinggi tujuh meter, lebar empat belas meter dan panjang empat puluh delapan meter tersebut akan digunakan untuk menjaring ikan guna memenuhi kebutuhan santri Al Zaytun. 

Menurut penjaga, kapal besar dengan tinggi tujuh meter, lebar empat belas meter dan panjang empat puluh delapan meter tersebut akan digunakan untuk menjaring ikan guna memenuhi kebutuhan santri Al Zaytun. 

Namun, sejak tahun lalu, proses pengerjaan terhenti setelah dilakukan penyegelan oleh pemerintah.

"Kalau kita beras sudah engga beli, kemudian lauk pauk seperti, daging sayur sayuran engga beli, sekarang tinggal ikan yang masih beli, kandang ayam kita punya sendiri, entar yang di karyawan santri, ini juga yang mengerjakan separuh dari santri, satu kapal 480 GT, " jelas Penjaga Pusat Pembuatan Kapal Al Zaytun, Abdul Qodir.

Tak hanya itu saja, Menko Polhukam, Mahfud MD sebutkan Panji Gumilang memiliki 367 rekening. Bahkan saat ini, Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir 145 rekening, yang terkait dengan Dedengkot Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Mahfud mengungkapkan bahwa PPATK menemukan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam rekening Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah membekukan 145 rekening dari 367 rekening yang diduga menurut PPATK mempunyai kaitan dengan pondok atau kegiatan Al Zaytun, kegiatan Panji Gumilang," kata Mahfud.

Mahfud mengaku telah melaporkan dugaan TPPU serta pembekuan ratusan rekening terkait Ponpes Al Zaytun itu kepada Bareskrim Polri. (roo/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Vietnam, Bung Ropan Justru Yakin Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akan Satu Grup dengan Tim Ini

Bukan Vietnam, Bung Ropan Justru Yakin Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akan Satu Grup dengan Tim Ini

Bung Ropan prediksi lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia asuhan John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026. Ternyata bukan Vietnam yang dianggap akan jadi lawan.
AC Milan OTW Cuci Gudang? 3 Pemain Rossoneri dengan Rating Buruk Ini Layak Dijual Usai Dikalahkan Atalanta di Liga Italia

AC Milan OTW Cuci Gudang? 3 Pemain Rossoneri dengan Rating Buruk Ini Layak Dijual Usai Dikalahkan Atalanta di Liga Italia

AC Milan menuai sorotan tajam usai telan kekalahan dari Atalanta di San Siro. Tiga pemain Rossoneri dianggap tampil jauh di bawah ekspektasi dan layak dilepas.
Usai Dikritik Warga, Jadwal CFD di Rasuna Said Bakal Selesai Sebelum Jam 10

Usai Dikritik Warga, Jadwal CFD di Rasuna Said Bakal Selesai Sebelum Jam 10

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Alasan Ko Hee-jin Resmi Rekrut Vanja Bukilic, Sebut Sahabat Megawati Hangestri Aset Berharga Red Sparks

Alasan Ko Hee-jin Resmi Rekrut Vanja Bukilic, Sebut Sahabat Megawati Hangestri Aset Berharga Red Sparks

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin mengungkapkan alasan mengapa ia kembali memilih Vanja Bukilic selaku mantan tandem Megawati Hangestri untuk menjadi pemain asig non Asia di Liga Voli Korea 2026-2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Puji Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Ungkap Kehebatan Megatron

Pelatih Hyundai Hillstate Puji Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Ungkap Kehebatan Megatron

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pujian untuk Megawati Hangestri usai resmi merekrutnya untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Belum lama ini Gubernur Malut, Sherly Tjoanda menyampaikan pentingnya konektivitas antar derah dan ke kota di Maluku Utara untuk tekan kemiskinan

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral