News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Ini Ternyata Penyebab Airlangga Hartarto Dekat dengan Ganjar Pranowo

Penyebab kedekatan Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (Menko), Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Parnow
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 17 Juli 2023 - 17:55 WIB
Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Penyebab kedekatan Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (Menko), Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Parnowo terkuak. Meskipun awalnya kedekatan mereka menyita perhatian publik hingga menuai komentar. 

Tak hanya itu saja, baru-baru ini Ketum Golkar dituding bahas koalisi saat makan siang dengan Ganjar Pranowo. Namun, hal itu terbantahkan oleh Ketum Golkar tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, Airlangga Hartarto mengaku sangat akrab sekali dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Terlebih hubungan keakraban tersebut sudah terjalin sejak lama. 

Pada hari ini, keduanya pun berkesempatan bertemu dalam kegiatan pembahasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di kantor Kemenko RI.

Kendati demikian, Ketua Umum Partai Golkar ini pun menegaskan, pertemuan ini bukan berarti dapat dimaknai sebagai bentuk koalisi.

"Kalau ini teman dari dulu karena dekat sinyalnya tinggi. Kalau jauh sinyalnya roaming namanya," tutur dia, kepada media, Senin (17/7/2023).

Rupanya, saat makan siang sebelum acara dimulai, Airlangga membeberkan topik pembahasan mereka tidak seputar permasalahan PSN semata.

"Kalau di ruang rapat tidak ada, tapi sebelum rapat pasti adalah namanya kita ngobrol bareng sambil makan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan fakta bahwa dirinya dan Ganjar berasal dari satu almamater yang sama yakni Universitas Gajah Mada. Sehingga tali silaturahmi sudah lama terjalin, bahkan tidak ada apa pun yang menghalangi keduanya.

"Kalau hari ini pasti dekat dengan Mas Ganjar kan enggak ada siapa pun," pungkas dia.

Sebelumnya, Ganjar dan Airlangga membahas Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di kawasan Jawa Tengah. Proyek fantastis itu mencapai nilai investasi sebesar Rp258,76 triliun dengan 37 PSN.

"Di Jawa Tengah ada 37 PSN dan ada 18 dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019. Investasinya sebesar Rp258,76 triliun dan menyerap tenaga kerja sebesar 66.000 orang secara langsung," ungkap dia, di kantor Kemenko, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2023).

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan ada tiga provinsi dengan jumlah PSN terbanyak antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. 

"Evaluasi sudah dilakukan, sekarang kita tinggal evaluasi proyek-proyek yang lewat 2024. Salah satunya tentu konfirmasi dengan Gubernur Jawa Tengah, kalau ini proyek apa yang akan berhenti di 2024 dan ke depannya perlu proyek seperti apa," tutur dia.

Sementara, Ganjar Pranowo menyatakan pertemuan tersebut tercipta lantaran masa baktinya sebagai Gubernur Jawa Tengah akan berakhir pada September mendatang.

Sehingga kehadiran Ganjar hari ini penting dilakukan untuk membahas kemajuan dan kelanjutan proyek.

"Saya selesai 5 September, maka saya bertanggung jawab menyelesaikan periode saya," jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, PSN telah beroperasi di Jawa Tengah seperti Jalan Tol Trans Jawa, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Waduk Cacaban, Bendungan Randugunting.

Selanjutnya ada pengembangan Pelabuhan Cilacap, Bandara Jenderal Besar Soedirman, jalur ganda atau double track Kreta Api lintas Selatan Jawa, Bendungan Pidekso, dan Bandara Ngloram. (agr/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.
Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral