GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Pengunduran Diri Brigjen Asep di Tengah Polemik OTT KPK, Ternyata Dulu Pernah Tangani Kasus Besar Ini

Pengunduran Brigjen Asep di tengah polemik OTT KPK menjadi hal kontroversial dan menarik perhatian publik, ternyata dulu pernah tangani banyak kasus besar.
Senin, 31 Juli 2023 - 14:23 WIB
Brigjen Asep
Sumber :
  • Fianda Sjofjan Rassat-Antara

tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari mundurnya Brigjen Asep Guntur dari jabatannya sebagai Direktur Penyidikan sekaligus Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.

Yang membuat heboh, pengunduran diri Brigjen Asep Guntur terjadi tak lama setelah operasi tangkap tangan atau OTT terhadap Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak kabar pengunduran diri Brigjen Asep ini menjadi kontroversi, termasuk dukungan kepada 

Brigjen Asep mengabarkan pengunduran dirinya dari KPK melalui pesan singkat WhatsApp.

Dalam pesan singkatnya, Brigjen Asep secara terang-terangan menyebutkan alasan dirinya mengundurkan diri yaitu karena adanya polemik terkait OTT di Basarnas.

Berikut isi pesan singkat pengunduran diri Brigjen Asep:

"Assalamualaikum selamat malam pimpinan dan bapak ibu sekalian Struktural KPK.

Sehubungan dengan polemik terkait OTT di Basarnas dan hasil pertemuan dengan jajaran Pom TNI beserta PJU Mabes TNI.

Dimana kesimpulanya dalam pelaksanaan OTT dan penetapan tersangka penyidik melakukan kekhilapan dan sudah di publikasikan di media."

Selanjutnya, Brigjen Asep juga menyatakan bahwa bertanggung jawab selaku Direktur Penyidikan dan Plt Deputi Penindakan atas polemik yang terjadi sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri.

Sebagai penutup pesan, Brigjen Asep menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan dirinya bersama rekan penyelidik serta penyidik lainnya semata-mata diniatkan untuk memberantas korupsi.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak juga menyampaikan permohonan maaf kepada rombongan Puspom TNI terkait polemik penanganan kasus dugaan suap di Basarnas.

Setelah heboh pemberitaannya di media nasional, sosok Brigjen Asep langsung mendapatkan sorotan publik.

Banyak yang penasaran dengan sosok Brigjen Asep dan kiprahnya di KPK.

Brigjen Asep lahir di Majalengka, 25 Januari 1974. 

Lulus dari Akpol pada 1996, Brigjen Asep kemudian menjalani tugasnya di kepolisian hingga pada 2013 bertugas di Dittipikor.

Kemudian pada 2015 Brigjen Asep diberikan amanah untuk menjabat sebagai Kapolres Cianjur.

Selanjutnya, Brigjen Asep kembali bertugas di Jakarta sebagai Wakapolres Jakarta Pusat pada 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brigjen Asep mengikuti seleksi Direktur Penyidikan KPK pada 2022 dan berhasil terpilih menggantikan Brigjen Setyo Budiyanto.

Bertugas sebagai Dirdik KPK, Brigjen Asep pernah terlibat dalam pengungkapan kasus besar seperti korupsi di Kementrian ESDM, hingga kasus yang menjerat Rafael Alun Trisambodo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral