Sesumbar Jadi Ketua MUI Kota Tasikmalaya Tak Digaji, KH Ate Mushodiq Tak Takut Diberhentikan: Saya Banyak Duit
- tvOne
Bandung, tvOnenews.com - Setelah dipanggil dan dimintai konfirmasi soal kehadirannya dalam acara ulang tahun Panji Gumilang di Ponpes Al Zaytun, Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Ate Mushodiq sesumbar soal isu pemberhentian.
Secara terang-terangan Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Ate Mushodiq mengaku tak mempermasalahkan jika dia diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua MUI Kota Tasikmalaya.
Pasalnya kata KH Ate Mushodiq, menjadi ketua MUI Kota Tasikmalaya tidak digaji.
Bahkan Ketua MUI Kota Tasikmalaya mengaku memiliki banyak uang, karena dirinya seorang pengusaha.
![]()
"Saya tidak masalah diberhentikan, sebab jadi Ketua MUI tidak digaji. Saya orang banyak duit, saya pengusaha," katanya di Bandung beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, Ketua MUI Kota Tasikmalaya juga menyebut jika dirinya tidak menerima uang dari pihak Ponpes Al Zaytun karena kehadirannya dalam acara ulang tahun Panji Gumilang, pada Minggu (30/7/2023) lalu.
KH Ate Mushodiq bahkan mengaku memiliki banyak sapi, termasuk sudah lama memiliki mobil mewah Alphard.
"Sapi saya banyak, saya punya Alphard sudah lama, jadi tidak masalah (jika diberhentikan)," tambahnya.
Namun, KH Ate Mushodiq tetap bersyukur jika masih dipercaya sebagai Ketua MUI Kota Tasikmalaya.
"Kalau memang saya diberhentikan bersyukur, kalau masih dipercaya ya alhamdulillah," ungkapnya.
Sebelumnya KH Ate Mushodiq datang ke Kantor MUI Jabar pada Jumat (4/8/2023) didampingi anak serta para santrinya dengan menggunakan mobil berwarna putih.
Begitu turun dari kendaraannya KH Ate Mushodiq dipapah menggunakan kursi roda.
Saat ditanya, ia mengatakan dirinya datang ke MUI Jawa Barat untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan tentang video viral saat dirinya berada di Ponpes Al Zaytun, Indramayu.
"Saya datang ke Al Zaytun karena menghormati undangan dari pihak pesantren. Saya tak ada niat untuk berpidato sehingga tak ada bekal untuk menyiapkan pidato," kata KH Ate di MUI Jabar, kepada tvOnenews.com, Jumat (4/8/2023).
Video Viral Ketua MUI Kota Tasikmalaya Bikin Gaduh
Sebelumnya rekaman video saat Ketua MUI Kota Tasikmalaya hadir dan memberikan sambutan di acara ulang tahun pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang viral di media sosial.
Hal tersebut membuat pengurus MUI Kota Tasikmalaya melakukan musyawarah untuk memberikan sanksi pemberhentian terhadap KH Ate Mushodiq sebagai Ketua MUI Kota Tasikmalaya.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya diketahui menghadiri acara ulang tahun Panji Gumilang pada Minggu (30/7/2023) lalu.
Tak hanya menghadiri KH Ate Mushodiq juga memberikan sambutan dalam acara ulang tahun Panji Gumilang tersebut.
Merespons viralnya video Ketua MUI Kota Tasikmalaya tersebut, pengurus MUI menggelar musyawarah untuk menentukan nasib KH Ate Mushodiq.
Musyawarah tersebut dilakukan di Sekretariat MUI Kota Tasikmalaya dengan dihadiri sejumlah Ormas Islam yang ada di Kota Tasiklamaya.
Hasil musyawarah tersebut meminta MUI Jawa Barat memberikan sanksi pemberhentian KH Ate Mushodiq sebagai Ketua MUI Kota Tasikmalaya sesuai AD/ART dan ketentuan yang berlaku.
Ketua III MUI Kota Tasikmalaya Asep Abdullah mengatakan jika video Ketua MUI hadir di acara ulang tahun Panji Gumilang tersebut membuat gaduh masyarakat Kota Tasikmalaya.
"Suara serempak 100 persen, dari semua ormas yang ada di Kota Tasikmalaya dan pengurus harian MUI Kota Tasikmalaya meminta dengan sangat untuk diberhentikan (Ketua MUI Kota Tasikmalaya)," katanya.
Selain itu Asep Abdullah juga mengatakan kepada MUI Provinsi Jawa Barat untuk segera mengambil langkah tegas karena video viral tersebut membuat gempar warga Kota Tasikmalaya.
"Keadaan di Kota Tasikmalaya betul-betul gaduh merespons video yang sedang viral," katanya.
Dalam rekaman video acara ulang tahun pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang tersebut KH Ate Mushodiq dengan jelas diperkenalkan oleh sang pembawa acara kepada seluruh tamu undangan.
Ate Mushodiq diperkenalkan sebagai Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, Ketua FKUB dan Ketua MUI Kota Tasikmalaya sekaligus sebagai pimpinan Ponpes Cilendek.
Pengurus MUI Kota Tasikmalaya keberatan dengan penyebutan jabatan yang disandang Ate Mushodiq saat menjadi tamu dalam acara tersebut.
Bahkan yang menjadi sorotan adalah pernyataan KH Ate Mushodiq saat berpidato yaitu menurutnya keputusan MUI secara umum terkait Panji Gumilang adalah sesuatu yang keliru.(cep/muu)
Load more