GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Berhasil Mencuri Rp 650 Juta 5 Oknum Polisi Berpesta di Tempat Hiburan Malam Elit Medan  

Persidangan lima orang terdakwa oknum Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan  kasus pencurian uang Rp 650 juta di Pengadilan Negeri Medan kembali bergulir
Kamis, 18 November 2021 - 09:39 WIB
Terungkap! Berhasil Mencuri Rp 650 Juta 5 Oknum Polisi Berpesta di Tempat Hiburan Malam Elit Medan  
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan - Persidangan lima orang terdakwa oknum Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan  kasus pencurian uang Rp 650 juta di Pengadilan Negeri Medan kembali bergulir.
 
Sejumlah fakta baru yang mengejutkan terungkap di ruang Cakra Tiga, Rabu (17/11/2021) sore. 
 
Faktanya, usai berhasil mencuri Rp 650 Juta, para terdakwa berpesta di tempat hiburan malam elit di Kota Medan.
 
Di mana ruang karaoke atau KTV Capital Building, Jalan Putri Hijau, Medan sebagai tempat para terdakwa  berpesta bersama Kasat Kompol Oloan Siahaan dan Kanit Satu AKP Paul Simamora. 
 
Hingga akhirnya  tertangkap oleh Paminal Propam Mabes Polri berserta barangbukti beraneka jenis narkoba dengan jumlah netto masing masing berbeda beda dan diketahui tanpa izin.
 
Hal tersebut terungkap di persidangan agenda saksi dengan tim JPU, Randy Tampubolon menghadirkan tujuh orang oknum Polri. Di antaranya,  dua orang personil Paminal Propam Mabes Polri, empat orang dari Ditres Narkoba Polda Sumut dan satu orang personil Paminal Polrestabes Medan. 
 
Persidangan ini juga dihadiri sejumlah penasehat hukum dari lima terdakwa. Dengan Majelis Hakim diketuai Jarihat Simarmata.
 
Fakta persidangan, terkuak kronologis penangkapan yang dilakukan Paminal Propam Mabes Polri. Sekaligus kronologis sejumlah tempat dan temuan beraneka jenis narkoba dari penggeledahan dengan jumlah netto masing masing berbeda beda disita dari terdakwa yang tidak dilengkapi izin (kepemilikan ilegal).
 
Saksi dari empat personil Ditres Narkoba Polda Sumut menyebutkan penyerahan personil dan sejumlah barangbukti di antaranya dua unit mobil milik Dudi Efni dan Toto Hartono  dilakukan Propam Mabes Polri. Selain itu sejumlah aneka jenis narkoba dengan kuantitas netto.
 
"Kami menerima penyerahan dari Paminal Div Propam Mabes Polri yang sebelumnya sudah dikordinasikan kepada pimpinan kami. Kami hanya menerima personil Polrestabes Medan yang diamankan diantaranya Toto Hartono, Dudi Efni, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho bersama barang bukti. Diantaranya barang bukti dua unit mobil, ganja, sabu-sabu, pil ekstasi , pil Happy Five dengan jumlah netto masing masing yang berbeda. Mereka diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumut terkait kepemilikan narkoba tanpa izin. Penyerahan diketahui dilakukan oleh Hady dan Sandy,” sebut Fahrudin anggota Ditresnarkoba Polda Sumut.
 
Lalu JPU bertanya kepada saksi Sandy Yudha Pratama selaku saksi dari personil biro Paminal Propam Mabes Polri yang melakukan penangkapan.
 
Saksi, Sandy Yudha Pratama personil biro Paminal Propam Mabes Polri,  penangkapan dilakukan setelah turun surat perintah tugas tanggal 14 Juni 2021. 
 
Dumas terkait pelanggaran disiplin dan kode etik sejumlah personil Satres Narkoba Polrestabes Medan, saat melakukan penggeledahan narkoba atas nama Jusuf alias Jus, di Jalan Menteng VII, Gang Duku, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai.
 
Tim datang ke Medan berjumlah tiga orang. Diantaranya AKBP Hadi dan Kompol Anton bersama Sandy Yudha Pratama sendiri.
 
Dijelaskan proses penangkapan terdakwa saat tengah berpesta di tengah pandemi Covid-19 di salah satu ruang KTV Capital Building, Jalan Putri Hijau.
 
Di mana penangkapan dilakukan pada hari Kamis (17/06/2021) dinihari sekira pukul  01.30 WIB.
 
"Penangkapan dipimpin oleh AKBP Hadi bersama Kompol Anton. Di salah satu KTV Capital Building , Jalan Putri Hijau diamankan Kasat Narkoba saat itu Kompol  Oloan Siahaan, Kanit satu AKP Paul Simamora, Panitnya Iptu Toto Hartono, Dudi Efni Nasution, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho. Dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah narkoba berbagai jenis mulai dari ganja, sabu, pil ekstasi, pil Happy Five. Dan kepemilikan narkoba tanpa izin dengan dalih sebagai pemacing," beber Sandy.
 
Aneka jenis narkoba ini merupakan milik terdakwa di antaranya Toto Hartono, Dudi Efni dan Rikardo Siahaan.
 
Selanjutnya dilakukan tes urin. Dengan hasil tes urin terdakwa Dudi Efni selaku Katim Dua Unit Satu bersama Kanitnya AKP Paul Simamora,  positif Amphetamine.
 
Hingga akhirnya penangkapan ditindak lanjuti dengan menyerahkan barang bukti dan empat personil Sat Res Narkoba Polrestabes Medan yakni Toto Hartono, Dudi Efni, Rikardo Siahaan dan Matredy Naibaho piket malam dari Ditres Narkoba Polda Sumut. (Yoga/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral