News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jemput Bola, Tenaga Medis Blusukan ke Pasar Tradisional Suntikkan Vaksin Ke Pedagang

RS Mardi Rahayu blusukan ke Pasar Kliwon, Kudus untuk mengajak pedagang dan pengunjung mengikuti vaksinasi Covid-19. Targetnya, 200 - 300 orang dapat tervaksin.
Sabtu, 20 November 2021 - 13:56 WIB
Salah Satu Pengunjung Pasar Kliwon Kudus, Jawa Tengah Mengikuti Vaksinasi yang Digelar RS Mardi Rahayu
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Untuk mendukung program vaksinasi pemerintah, RS Mardi Rahayu menyelenggarakan program Serbuan Vaksinasi Covid 19 di Pasar Kliwon Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/11/2021). Dalam event ini, tenaga medis RS Mardi Rahayu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus dan Asosiasi Pedagang Pasar Kliwon. Petugas blusukan ke Pasar Kliwon mengajak para pedagang dan pengunjung pasar untuk mengikuti vaksinasi. Ternyata, antusias para pedagang maupun pengunjung sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pujianto, selaku Direktur Utama RS Mardi Rahayu, menerangkan bahwa vaksinasi ini menyasar para pengunjung Pasar Kliwon yang berusia 18 tahun ke atas dan diutamakan para lansia. Vaksinasi Moderna dosis satu dilakukan di Pasar Kliwon, karena Pasar Kliwon adalah salah satu pusat pedagangan yang juga menjadi ikon Kota Kudus.

 

“Pasar, potensi kerumunannya tinggi. Karena itu, dengan vaksinasi, diharapkan para pedagang dan pengunjung memiliki imunitas yang lebih baik sebagai upaya mencapai herd immunity. Kesempatan vaksinasi hari ini istimewa. Karena masyarakat yang divaksin, sudah dapat vaksin,  dapat voucher makan, juga dapat doorprize bagi yang beruntung. Triple manfaat yaitu imun tambah, perut kenyang dan hati senang. Jangan percaya hoax vaksin. Selama RS Mardi Rahayu melakukan vaksinasi Moderna, KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) Moderna yang dilaporkan bersifat ringan. Seperti pegal-pegal, demam, mual dan pusing. Belum ada temuan KIPI Moderna sampai rawat inap di RS Mardi Rahayu," terangnya.


Sementara, salah satu pedagang Pasar Kliwon, Vany Kristanty mengaku senang bisa mengikuti vaksinasi yang diadakan langsung di area pasar. Menurutnya, selama ini dirinya belum sempat vaksin karena terkendala waktu berjualan di pasar. 


"Alhamdulillah bisa vaksin di pasar, Mas, biasanya tidak bisa ikut karena jualan tidak bisa ditinggal. Senang, sekarang sudah bisa vaksin dosis pertama," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Untuk vaksinasi hari ini di Pasar Kliwon, ada dua tim vaksinator mobile RS Mardi Rahayu yang turun ke lapangan. Kurang lebih sekitar dua puluh orang dengan dua dokter. Sasaran vaksinasi ini, diharapkan bisa mencapai 200 - 300 orang. RS Mardi Rahayu sendiri, sudah rutin mengadakan vaksinasi baik menggunakan vaksin Sinovac,  Astra Zeneca, Moderna maupun Pfizer. Vaksinasi dilakukan tidak hanya di area RS Mardi Rahayu, tetapi juga di luar area RS Mardi Rahayu dan bekerjasama dengan berbagia pihak. Hal ini dilakukan sebagai bukti nyata komitmen RS Mardi Rahayu dalam mendukung pemerintah menyukseskan program vaksinasi. (Galih Manunggal/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Pelatih Sporting CP, Rui Borges, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
Selengkapnya

Viral