News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencengangkan! Kader PDIP sebut Presiden Jokowi Bakal Dirusak, Refly Harun: Berpotensi

Mencengangkan, baru-baru ini viral soal pernyataan kader PDIP, Masinton Pasaribu. Pasalnya, dia katakan, bahwa dirinya yakin jika Presiden Jokowi akan dirusak
Senin, 28 Agustus 2023 - 16:58 WIB
Kolase Foto Refly Harun dan Presiden Jokowi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mencengangkan, baru-baru ini viral soal pernyataan kader PDIP, Masinton Pasaribu. Pasalnya, dia katakan, bahwa dirinya yakin jika Presiden Jokowi akan dirusak oleh orang di sekitarnya.

Bahkan, Masinton menilai Luhut merupakan aktor di balik tergulingnya Presiden Jokowi dari masalah-masalah. Hal ini juga dia sebutkan karena adanya isu ditundanya pemilu, serta perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, pada Senin (28/8/2023), Masinton Pasaribu menegaskan, bahwa sikap presiden dalam wacana penundaan pemilu hingga perpanjangan masa jabatan malah menimbulkan kesalahpahaman publik. Selain itu juga menimbulkan kesalahpahaman orang-orang di sekitar Jokowi, termasuk Luhut. 

Lanjut Mansinton jelaskan, sikap Luhut sangatlah berbahaya, ibaratnya seperti pisau bermata dua, artinya mampu menikam konstitusi demokrasi atau bahkan mampu menikam presiden itu sendiri. 

Kemudian, faktor lain yang dapat menggulingkan Jokowi ialah, penerbitan PERPU dan membuat kericuhan, pengabaian terhadap proses hukum, serta tidak dikerjakan dengan baik soal penyelesaian pelanggaran-pelanggaran HAM, seperti isu Novel Baswedan, Isu Munir, dan Widji Thukul. 

Lantas, apakah isu tersebut dapat berdampak ke pemerintahan Presiden Jokowi? Ini Jawaban Refly Harun.

“Bukan lagi berpotensi, melainkan Presiden Jokowi memang sudah hancur. Banyak hal dimana reputasi presiden Jokowi jadi rusak, sebagai contoh adalah penerbitan PERPU no 2 tahun 2022 tentang Ciptaker," Kata Refly Harun (RH) di kanal YouTube pribadinya, Senin (28/8/2023).

"Hampir semua pakar hukum negara yang tidak punya kepentingan apa apa, mengatakan itu bertentangan dengan konstitusi,” sambung Refly Harun menjelaskan.

Supaya hal ini tidak terjadi lagi, menurut Refly Harun hanya ada satu cara yang dapat dilakukan oleh pemimpin berikutnya. Yakni, bagaimana seorang pemimpin yang amanah memilih bawahannya yang memiliki sifat yang sama dengan dirinya.

“Jadi pemimpin harus pandai, cerdas memilih pembantu pembantu di sekitarnya. Hanya pemimpin yang amanah dan Ikhlas, dia mau mencari pembantu pembantu yang Ikhlas dan Amanah pula (untuk membantunya). Jadi kalau pemimpinnya Ikhlas dan Amanah pula maka dia akan mencari orang baik untuk membantunya,” ujar Refly Harun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi, kalau misalnya pemimpinnya tidak jujur, tidak Amanah maka dia pasti mencari orang yang mampu menutupi segala ketidak jujuran, kebohongan dan ketidak amanahan tersebut,” sambung Refly Harun menuturkan.

Jika dilihat, menurut Refly Harun, gejala politik seperti ini tidak boleh hanya menyalahkan orang-orang sekitar. Akan tetapi, bagaimana pemimpin itu sendiri melakukan pencarian kandidat dan melihat bagaimana kinerja orang orang disekitarnya. (ans/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 21 Juni 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum paling panas dalam pergerakan energi keuangan bagi beberapa zodiak. Ini zodiak yang bercuan deras.
Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Seorang mahasiswa berinisial MFA (19) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus kekerasan seksual secara verbal di lingkungan kampus di Semarang. 
Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026

Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026

Dari kasus Sum Kuning, Marsinah, Munir hingga hilangnya Wiji Thukul, inilah deretan kasus kriminal di Indonesia yang belum terungkap hingga 2026 dan masih menyisakan tanda tanya besar
Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sebuah insiden berdarah mengguncang warga di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6) sore. 
Peran Vital Frans Antony di Jaringan Fredy Pratama, Dari Pengendali Keuangan hingga Otak Operasi Sindikat Narkoba Internasional

Peran Vital Frans Antony di Jaringan Fredy Pratama, Dari Pengendali Keuangan hingga Otak Operasi Sindikat Narkoba Internasional

Frans Antony, orang dekat Fredy Pratama yang buron sejak 2023, berhasil dipulangkan ke Indonesia. Simak peran vitalnya sebagai pengendali keuangan dan operasional jaringan narkoba
Miliki Nilai Strategis, Pmerintaha Diminta Lanjutkan Program MBG

Miliki Nilai Strategis, Pmerintaha Diminta Lanjutkan Program MBG

Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas era Presiden RI, Prabowo Subianto disebut memiliki nilai strategis bagi masa depan Indonesia.

Trending

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Di Indonesia, dermatitis atopik bahkan tercatat sebagai salah satu penyakit kulit yang paling sering ditangani pada layanan dermatologi anak.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Pertandingan Amerika Serikat vs Australia dapat disaksikan pada Sabtu (20/6/2026). Berikut link live streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia.
Survei Sebut Jokowi Dongkrak Citra Positif, PSI Perlu Konvensi Jadi Program Kerja

Survei Sebut Jokowi Dongkrak Citra Positif, PSI Perlu Konvensi Jadi Program Kerja

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) secara terang-terangan memberikan dukungannya kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Polda Lampung Tetapkan Sekda Lampung Tengah Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Rekrutmen Honorer Fiktif

Polda Lampung Tetapkan Sekda Lampung Tengah Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Rekrutmen Honorer Fiktif

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung secara resmi menaikkan status hukum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, yang berinisial WA, menjadi tersangka. 
Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sebuah insiden berdarah mengguncang warga di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6) sore. 
Jamintel Kejagung Dorong Peran Aktif ABPEDNAS Realisasi Restorative Justice di Desa

Jamintel Kejagung Dorong Peran Aktif ABPEDNAS Realisasi Restorative Justice di Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Reda Manthovani hadir dalam pelantikan DPD dan DPC ABPEDNAS se-Maluku Utara.
Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Seorang mahasiswa berinisial MFA (19) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus kekerasan seksual secara verbal di lingkungan kampus di Semarang. 
Selengkapnya

Viral