News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aplikasi Naskah Kuno Pertama di Sumatera Selatan Resmi di Launching

Aplikasi Naskah Kuno Pertama di Sumatera Selatan Resmi di Launching
Senin, 22 November 2021 - 20:06 WIB
Launching Aplikasi Naskah Kuno di Sumsel
Sumber :
  • Ganda

Palembang, Sumsel - LKMN (Lembaga Kajian Naskah Melayu) yang merupakan komunitas pegiat budaya yang berdomisili di Kota Palembang, Sumatera Selatan bekerjasama dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek RI menyelenggarakan launching aplikasi naskah kuno pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang bernama ‘Manuskrip Negri Palembang’.

Acara yang merupakan output dari program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud Ristek tahun 2021 ini mengangkat tema ‘Eksistensi Naskah Kuno di Era Digital’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara launching aplikasi naskah kuno ini dilaksanakan secara hybrid yaitu offline untuk undangan terbatas di Orchid Meeting Room Wyndham Opi Hotel Palembang dan online melalui zoom meeting dan youtube streaming yang terbuka untuk umum. 

Acara yang dibuka langsung oleh Drs. Fitra Arda, M.Hum selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek ini menghadirkan narasumber yang sudah lama berkiprah di dunia pernaskahan yaitu Dr. Munawar Holil (Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara) dan Dr. Nyimas Umi Kalsum (Wakil Dekan II Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang sekaligus Filolog Palembang). 

Turut hadir secara offline Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Aufa Syahrizal, S.P., M.Sc., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sumatera Selatan Kyai Mal An Abdullah, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang Dr. Endang Rochmiatun, Arkeolog dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan Retno Purwati, Sejarawan Palembang Kemas Ari Panji, Pemilik Naskah Kuno Ustadz Andi Syarifuddin, dan para pemuda pemerhati sejarah Suamtera Selatan.

Dalam paparannya, Dr. Nyimas Umi Kalsum mengakui bahwa saat ini kondisi naskah kuno Sumatera Selatan sangat memprihatinkan dan harus segera diselamatkan agar jati diri kita tidak hilang di makan oleh waktu. 

Senada dengan Nyimas, Dr. Munawar Holil juga mengatakan bahwa kondisi naskah kuno yang sudah sangat memprihatinkan itu perlu diselamatkan dengan sinergi dari berbagai pihak dan diselaraskan dengan perkembangan zaman. 

“Di era milenial sekarang ini teknologi digital memudahkan kita untuk mempromosikan naskah kuno secara efektif, cepat, dan praktis. Sehingga langkah LKMN untuk membuat aplikasi Manuskrip Negri Palembang ini merupakan langkah tepat untuk menjaga eksistensi naskah kuno di era digital,” kata Munawar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal mengatakan bahwa Pemda sangat mengapresiasi langkah LKMN dalam usaha penyelamatan warisan budaya naskah kuno Sumsel. Beliau berharap melalui Aplikasi Manuskrip Negeri Palembang generasi muda dapat dengan mudah mempelajari naskah kuno. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek Drs. Fitra Arda, M.Hum mengatakan LKMN adalah satu dari 136 penerima hibah FBK tahun 2021 di mana ada lebih dari 6000 proposal yang masuk ke Kemendikbud. 

“Di mana program FBK diperuntukan bagi pemajuan kebudayaan RI dan naskah kuno termasuk dalam 10 objek pemajuan kebudayaan. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi langkah LKMN yang turut berupaya menyelamatkan naskah kuno dengan pembuatan aplikasi yang di danai oleh program FBK ini.” (Ganda/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Dengan kedatangan Mauro Zijlstra, Persija Jakarta total akan memiliki lima striker tajam. Lalu, apakah pemain Timnas Indonesia itu bisa merebut tempat utama?
Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith dijadwalkan untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser pada Rabu (4/2/2026). 
Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus tampaknya menerima kabar superbahagia menjelang duel kontra Atalanta di perempat final Coppa Italia. Dusan Vlahovic sudah kembali berlatih setelah pulih dari cedera.
Cegah Virus Nipah Masuk ke Bali, Ini yang dilakukan Pemerintah Bali

Cegah Virus Nipah Masuk ke Bali, Ini yang dilakukan Pemerintah Bali

Pengawasan terhadap kondisi kesehatan wisatawan yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, diperketat sejak munculnya virus nipah.
Top 3 Al Nassr: Ronaldo Mogok Main, Jorge Jesus Disebut Ogah Lanjut Jadi Pelatih Al Nassr, hingga Biaya 'Angkut' CR7 ke MLS hingga Klub Eropa

Top 3 Al Nassr: Ronaldo Mogok Main, Jorge Jesus Disebut Ogah Lanjut Jadi Pelatih Al Nassr, hingga Biaya 'Angkut' CR7 ke MLS hingga Klub Eropa

Berikut tiga artikel pilihan terpopuler seputar Al Nassr yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT