News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Mengklaim 80 Persen Warga di Pulau Rempang Setuju Direlokasi, Tokoh: Masyarakat yang Mana?

Masyarakat Pulau Rempang mempertanyakan klaim BP Batam yang menyebut 80 persen warga telah setuju direlokasi. Tokoh di Pulau Rempang: Masyarakat yang mana?
Sabtu, 16 September 2023 - 07:30 WIB
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi dukungan dari Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, dalam percepatan pengembangan Pulau Rempang, Minggu (13/8/2023).
Sumber :
  • Humas BP Batam

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Pulau Rempang pertanyakan klaim BP Batam yang menyebut 80 persen warga telah setuju direlokasi.

Tokoh masyarakat Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau Sudirman pertanyakan klaim BP Batam tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya hingga kini masyarakat Pulau Rempang tak pernah mau direlokasi, terkait pembangunan proyek strategis pemerintah Rempang Eco City tersebut.

"Masyarakat yang mana?" kata Sudirman kepada tvOne, Jumat (15/9/2023).

"Ini yang menjadi konflik. Kalau enggak salah tanggal 6 kami diundang ke Hotel Harmoni, tapi warga Kelurahan Rempang Cate dengan Kelurahan Sembulang tak pernah hadir di undangan itu. Nah yang setuju (80%) itu masyarakat yang mana? Itu yang perlu kami ketahui," tuturnya.

BP Batam juga menyebut jika ada sekitar 10.000 jiwa yang akan direlokasi dari Pulau Rempang. Sudirman menegaskan sejak awal ke 10.000 warga Rempang tersebut menolak untuk direlokasi.

Padahal BP Batam menjanjikan warga Pulau Rempang tanah seluas 500 meter persegi, serta dibangunkan rumah tipe 45 senilai Rp120 juta per kepala keluarga jika mau direlokasi.

"Tapi kami tak mau direlokasi, kami tidak mau meninggalkan kampung halaman kami. Kami dilahirkan di sana, kakek datuk moyang kami disana dimakamkan semua. Di situ kami merasa dihilangkan kampung halaman kami, cagar budaya kami dihilangkan semua," tuturnya.

Tokoh Masyarakat Ungkap Alasan Warga Rempang Tak Mau Direlokasi

Salah satu tokoh masyarakat Pulau Rempang Sudirman mengaku sudah lama mengetahui tentang proyek strategis nasional pemerintah Rempang Eco City di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau tersebut.

"Cuma kan yang tidak habis pikir itu, kita pribumi, kita mau diusir dari kampung kita sendiri. Jadi kami selaku masyarakat Rempang Galang ini merasa terusir dari kampung kami sendiri," katanya kepada tvOne.

Menurutnya masyarakat tidak akan pernah melawan pemerintah yang ada di Batam. Bahkan menurutnya masyarakat sangat setuju dengan adanya pembangunan proyek Rempang Eco City tersebut. 

"Cuma kami mohon kepada pemerintah, tolonglah perhatikan kami yang ada di Pulau Rempang ini. Kami sangat tidak setuju kalau seandainya kami harus direlokasikan. Di situ yang agak tidak jalan dengan pemerintah yang ada di Batam maupun di pusat," tuturnya. 

Sudirman mengatakan sosialisasi proyek ini dilakukan oleh pemerintah setempat pada April lalu. 

Saat itu masyarakat didatangi tim dari BP Batam yang menyampaikan jika mereka harus direlokasi demi pembangunan proyek pemerintah tersebut.

"Jadi kami sebagai warga merasa kaget. Masa kami mau diusir dari rumah kami sendiri? Masa kami harus diusir dari kampung kami? Itu selama ini yang enggak sejalan," tuturnya.

Bahkan tempat relokasi yang dijanjikan oleh BP Batam sendiri belum ada, masih berbentuk hutan belantara.

Sementara warga akan dipindahkan ke rumah singgah berupa rumah susun atau rusun di Kota Batam.

"Sebenarnya kami enggak mau pindah dari kampung halaman kami sendiri. Kami juga tidak mau pindah ke rusun dan juga kami tidak mau direlokasikan. Kami tetap mempertahankan pribumi kampung kami sendiri," tegas Sudirman.

Masyarakat berharap, pembangunan proyek Rempang Eco City ini tidak mengusir warga di lokasi. Hidup berdampingan dengan proyek strategis nasional pemerintah tersebut.

"Kami sangat bermohon belas kasihan dari pemerintah. Bantulah kami menyelesaikan masalah ini, supaya kami tidak dipindahkan. Kami tidak mau direlokasikan. Kami tetap mau kampung kami, kami tidak mau kampung baru," harap Sudirman.

"Sampai detik ini, sampai saat kapan pun, kami tidak akan pernah terima dengan relokasi itu," pungkasnya.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Pilu Sopir Travel 13 Tahun di Papua Berujung Jadi Korban Kekejaman KKB, Videonya Viral di Medsos

Kisah Pilu Sopir Travel 13 Tahun di Papua Berujung Jadi Korban Kekejaman KKB, Videonya Viral di Medsos

Aris Sanda, sopir travel asal Toraja yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area Habema, Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan.
Harga Emas Antam Hari Ini 17 September 2026 Naik Rp5.000 ke Angka Rp2.598.000 per Gram, Buyback Stagnan

Harga Emas Antam Hari Ini 17 September 2026 Naik Rp5.000 ke Angka Rp2.598.000 per Gram, Buyback Stagnan

Harga emas Antam hari ini 17 September 2026 terpantau naik Rp5.000 ke angka Rp2.598.000 per gram dari semula 2.593.000 per gram. 
Hari ke-10 Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Area Diperluas hingga 8.509 NM Persegi

Hari ke-10 Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Area Diperluas hingga 8.509 NM Persegi

Pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau memasuki hari ke-10, Kamis (17/9/2026). 
7 Shio Paling Hoki Soal Karier Besok 18 September 2026, Ada yang Berpeluang Dapat Kesempatan Emas!

7 Shio Paling Hoki Soal Karier Besok 18 September 2026, Ada yang Berpeluang Dapat Kesempatan Emas!

7 shio diprediksi hoki soal karier besok 18 September 2026. Ada peluang emas, kabar baik, hingga kesempatan baru yang bisa bikin karier makin bersinar!
Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Desakan Makin Membuncah usai Manchester United Kalah Lagi, Michael Carrick Tak Gentar: Tak Ada Tekanan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terganggu dengan kebisingan yang ada di media. Desakan terhadapnya kembali membuncah setelah kekalahan dari Brighton & Hove Albion.
Trump: Iran Menghubungi AS untuk Buat Kesepakatan

Trump: Iran Menghubungi AS untuk Buat Kesepakatan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa Iran telah menghubungi Washington secara langsung dan ingin mencapai kesepakatan, sembari menyebut perang yang sedang berlangsung kini mendekati akhir.

Trending

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sudah Dikonfirmasi Kepolisian, Sopir Travel Korban KKB Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

Sehubungan kabar korban KKB ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bersama Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema melaksanakan olah tempat kejadian perkara.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 Zodiak Paling Beruntung Soal Karier Besok 18 September 2026: Aquarius Menonjol

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 18 September 2026. Capricorn, Aquarius, Scorpio, dan Aries punya peluang serta momentum kerja menarik.
Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ekshumasi Rampung, Ini Hasil Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa hasil pemeriksaan ekshumasi terhadap Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yakni Sutrimo yang ditemukan tewas di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026) lalu, telah rampung.
Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Sudah Sebulan Wilayah Cilandak Jakarta Selatan Dilanda Kekeringan, Warga Bolak-balik Ambil Air dari Musala hingga Beli Galon Tujuh Kali Sehari

Kekeringan berlangsung selama satu bulan terakhir di Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Ini cerita warga sekitar.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Selengkapnya

Viral