News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bripda AS Bakal Diproses Etik hingga Pidana Buntut Kematian Bintara, 3 Anggota Lain Ikut Diperiksa

Kasus tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit di Kepulauan Riau terus bergulir
Rabu, 15 April 2026 - 09:56 WIB
Kapolda Kepulauan Riau, Inspektur Jenderal Polisi Asep Safrudin
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya Bripda Natanael Simanungkalit di Kepulauan Riau terus bergulir. Terbaru, tiga anggota polisi lain yang berada di lokasi kejadian kini ikut diperiksa, sementara satu anggota yang diduga sebagai pelaku utama bakal diproses tegas hingga ranah pidana.

Kapolda Kepulauan Riau, Inspektur Jenderal Polisi Asep Safrudin, memastikan penanganan kasus ini dilakukan tanpa kompromi. Ia menegaskan, selain satu anggota yang telah diamankan sebagai terduga pelaku utama, tiga anggota lainnya juga turut diperiksa karena berada di tempat kejadian perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut karena berada di lokasi kejadian,” kata dia, Rabu, 15 April 2026.

Kasus ini bermula dari peristiwa yang terjadi pada Senin malam, 13 April 2026, sekitar pukul 23.50 WIB. Bripda Natanael yang merupakan personel Bintara Remaja Polda Kepri diduga menjadi korban kekerasan sesama anggota.

Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB di Rumah Sakit Bhayangkara Batam. Kapolda Kepri pun menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.

“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” kata Asep.

Untuk mengusut tuntas kasus ini, Asep telah memerintahkan Kabid Propam Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi Eddwi Kurniyanto, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat.

Tak hanya proses etik, Kapolda menegaskan bahwa kasus ini juga akan dibawa ke ranah pidana oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi dalam penanganan kasus ini,” ujarnya.

Dalam upaya mengungkap penyebab kematian secara objektif, Polda Kepri turut melibatkan tim independen, termasuk dokter forensik dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Buka Sinyal Damai, Perang Iran Disebut Tinggal Selangkah ke Titik Akhir

Trump Buka Sinyal Damai, Perang Iran Disebut Tinggal Selangkah ke Titik Akhir

Trump juga menyinggung dampak besar yang dialami Iran akibat perang yang berlangsung sejak akhir Februari.
Harga Kedelai Naik 30 Persen, Ini Dampak yang Dirasakan Pengusaha Tahu di Salatiga

Harga Kedelai Naik 30 Persen, Ini Dampak yang Dirasakan Pengusaha Tahu di Salatiga

Pusat Koperasi Produsen Tahu Tempe (Puskopti) Jawa Tengah, meminta pemerintah turut campur dalam mengendalikan harga kedelai yang dinilai tidak stabil.
Real Madrid Resmi Kehilangan Satu Pemain Penting Lawan Bayern Munich di Liga Champions, Begini Respons Alvaro Arbeloa

Real Madrid Resmi Kehilangan Satu Pemain Penting Lawan Bayern Munich di Liga Champions, Begini Respons Alvaro Arbeloa

Real Madrid dipastikan akan kehilangan satu pemain penting saat melawan Bayern Munich. Namun, pelatih Alvaro Arbeloa tidak cemas dengan situasi tersebut.
Muhammadiyah Usulkan Penurunan ONH di Tengah Wacana War Tiket Haji

Muhammadiyah Usulkan Penurunan ONH di Tengah Wacana War Tiket Haji

Sebelumnya ramai isu soal War Tiket Haji, yang ternyata masih menjadi wacana. Hal ini juga mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.
Trending: Bangunan Liar Dibongkar KDM, Pak Kades Protes Dedi Mulyadi Berantas Pungli, Ucapan Terima Kasih ke Warga Malang

Trending: Bangunan Liar Dibongkar KDM, Pak Kades Protes Dedi Mulyadi Berantas Pungli, Ucapan Terima Kasih ke Warga Malang

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendominasi perhatian publik. Berikut tiga kabar paling trending yang bikin namanya ramai dibahas.
Polri Beberkan Fokus Utama dalam Satgas Haji: Berantas Haji Ilegal-Mengungkap Jaringan Travel Nakal

Polri Beberkan Fokus Utama dalam Satgas Haji: Berantas Haji Ilegal-Mengungkap Jaringan Travel Nakal

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengungkap peran dan fokus utama dalam Satgas Haji 2026 yang dibentuk bersama Kementerian Haji dan Umrah.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Selengkapnya

Viral