News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Penyandang Disabilitas di Jepara yang Wujudkan Mimpinya Bergabung dengan Polri

Polres Jepara untuk pertama kali merekrut penyandang disabilitas Indriyani Setyaningrum yang biasa dikenal Mbak Indri (Mbak Is) sebagai operator call center. 
Senin, 18 September 2023 - 16:55 WIB
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan Saat Bercengkerama dengan Mbak Is
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Jepara untuk pertama kalinya merekrut penyandang disabilitas Indriyani Setyaningrum (47) yang biasa dikenal Mbak Indri atau Mbak Is sebagai operator call center. 

Alumni Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdiel Ungaran, Jawa Tengah ini bertugas menerima setiap laporan masyarakat yang masuk melalui hotline 110.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan pihaknya melaksanakan program Kapolri agar merekrut masyarakat berkebutuhan khusus seperti penyandang disabilitas untuk bekerja di lingkungan kepolisian.

Perekrutan disabilitas ini dilakukan sesuai dengan program Polri untuk memberikan kesempatan orang berkebutuhan khusus bekerja di institusi Polri sebagai Pekerja Harian Lepas (PHL). 

tvonenews

"Secara kuantitas anggota kita kurang dan sesuai program prioritas Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo maka kami rekrut penyandang disabilitas sebagai petugas operator call center 110 Polres Jepara," kata Wahyu dalam keterangannya, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, ahwa Polres Jepara selama ini sudah memiliki call center 110. 

Namun dalam pelaksanaan pelayanan terkendala kekurangan petugas operator hingga adanya perekrutan tersebut diharapkan bisa membantu pelayanan masyarakat. 

Di sisi lain juga dapat memberdayakan dan memenuhi hak penyandang disabilitas mendapatkan pekerjaan.

Wahyu menuturkan Mbak Indri nantinya dalam bertugas sebagai operator call center memiliki tugas menerima laporan dari masyarakat baik tindak pidana maupun menanyakan terkait layanan kepolisian melalui hotline 110.

Selanjutnya, Mbak Indri akan meneruskan informasi yang masuk melalui HT atau telepon pada anggota yang berpatroli atau piket di Polres Jepara.

"Mbak Indri ini komunikatif, komunikasinya baik saat menerima laporan masyarakat saat bertugas menjadi operator call center 110," ungkapnya.

"Dalam upaya proses perekrutan petugas operator call center 110, kami telah melakukan asesmen lebih dulu dan Mbak Indri ini dinyatakan cakap sebagai operator call center," sambungnya.

Sementara, Mbak Indri menceritakan bagaimana kisahnya bisa mendapatkan posisi sekarang sebagai bagian dari jajaran Polres Jepara.

Hal itu bermula dari Mbak Is yang tidak mengerti mengapa kondisinya harus berbeda dengan orang lain. 

Sejak kecil ia menderita polio yang membuatnya tumbuh menjadi anak yang minder dan tertutup. 

Dunia terasa begitu kecil dan pendek untuknya karena keterbatasannya membuat Mbak Is tidak berani untuk bermimpi akan masa depan.

Satu-satunya dunia yang ia rasakan adalah keluarganya yang selama ini menerima dan mendukungnya, terutama dalam pendidikan. Ia berkesempatan untuk belajar hingga lulus dari sebuah Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdiel Ungaran.

Secercah harapan dimilikinya saat ada seorang pria yang mau meminangnya dari pernikahan itu, Mbak Is memiliki seorang putri yang sangat dicintainya. 

Namun semua berjalan tidak seperti apa yang diharapkan hanya beberapa tahun setelah menikah, suaminya pergi meninggalkan dia dan anaknya dengan tidak bertanggung jawab. 

Itu menimbulkan luka yang begitu mendalam. Satu-satunya harapan yang membuat dia tetap punya semangat hidup adalah anak satu-satunya yang harus ia rawat.

Dengan kondisinya tersebut tentu merawat anak seorang diri tidak mudah, apalagi tidak ada penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya. 

Satu titik balik yang mengubah hidup Mbak Is adalah ketika ia mulai berkenalan dengan komunitas disabilitas di Jepara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semenjak itu, Mbak Is mulai bisa berdamai dengan dirinya dan aktif berorganisasi di beberapa organisasi disabilitas. 

"Selalu ada harapan dan kesempatan yang tidak terduga. Selalu ada kemungkinan di tengah berbagai ketidakmungkinan. Satu hal yang ia pegang saat ini adalah untuk tetap percaya dan melangkah dengan segala keikhlasan," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duel Dua Mantan Tandem Memanas, Megawati Hangestri Balas Psywar Vanja Bukilic: Siap Hindari Blok

Duel Dua Mantan Tandem Memanas, Megawati Hangestri Balas Psywar Vanja Bukilic: Siap Hindari Blok

Duel dua mantan tandem, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, bakal mewarnai persaingan Liga Voli Korea 2026/2027. Bukilic terang-terangan ingin memblok Mega.
Buruh Datang Untuk Mengawal UU Ketenagakerjaan

Buruh Datang Untuk Mengawal UU Ketenagakerjaan

Massa buruh yang hadir di Jakarta, Selasa (6/10/2026), menyebut kedatangan mereka bukan semata-mata untuk menggelar aksi demonstrasi.
Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Shin Tae-yong Belum Puas meski Persija Sapu 3 Laga Awal, Tegaskan Masih Lapar Kemenangan

Shin Tae-yong Belum Puas meski Persija Sapu 3 Laga Awal, Tegaskan Masih Lapar Kemenangan

Persija menyapu tiga laga awal Super League 2026/2027, tetapi Shin Tae-yong belum puas dan menegaskan skuad Macan Kemayoran masih lapar kemenangan berikutnya.
Jadwal Siaran Langsung Port FC Vs Persib di ACC Hari Ini, Kick-off Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?

Jadwal Siaran Langsung Port FC Vs Persib di ACC Hari Ini, Kick-off Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?

Jadwal siaran langsung Port FC vs Persib hari ini, Kamis 8 Oktober 2026. Simak jam kick-off, stasiun TV, dan link live streaming Maung Bandung di Thailand.
Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa tengah menjalani naturalisasi jalur mandiri setelah lima tahun tinggal di Indonesia. Dia pun menargetkan untuk bisa membela Timnas Indonesia. 

Trending

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral