LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi
Sumber :
  • Humas BP Batam

4 Hari Jelang Pengosongan, Muhammad Rudi Perintahkan Anak Buahnya Agar Tak Paksa Warga Pulau Rempang Direlokasi

Muhammad Rudi perintahkan anak buahnya, baik di BP Batam maupun di Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar tak memaksa masyarakat Pulau Rempang untuk mau direlokasi.

Senin, 25 September 2023 - 05:05 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Muhammad Rudi perintahkan anak buahnya, baik di BP Batam maupun di Pemerintah Kota (Pemkot) Batam agar tidak memaksa masyarakat Pulau Rempang untuk mau direlokasi.

Padahal, sebelumnya ribuan aparat keamanan sempat bersikap represif saat membubarkan warga yang menolak direlokasi dari kawasan Pulau Rempang.

Gas air mata, water canon hingga pasukan huru-hara bersenjata lengkap yang jumlahnya diduga mencapai 1.000 personel bertindak represif terhadap warga yang menolak direlokasi dari Pulau Rempang.

Alih-alih mendengar suara rakyatnya sendiri, Muhammad Rudi justru dianggap lebih mementingkan investor asing China yang akan berinvestasi hingga Rp381 di proyek Rempang Eco City.

Baca Juga :

Sosialisasi pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada masyarakat Pulau Rempang dianggap masih kurang, sehingga muncul gejolak di Kota Batam tersebut.

Setelah menjadi sorotan nasional hingga menjadi atensi Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam bersikap lunak.

Muhammad Rudi kini menginstruksikan seluruh pegawai BP Batam dan Pemkot Batam agar tidak memaksa mayarakat Pulau Rempang untuk pindah.

"Apalagi memaksa, itu tidak ada dan tidak boleh dilakukan," katanya, Sabtu (23/9/2023).

"Kami ingin ada sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tau, investasi ini masuk, apa manfaatnya buat masyarakat setempat dan tentu apa hasilnya ke depan yang mereka dapat," tuturnya.

Bahkan Muhammad Rudi mengkalim pihaknya akan turun sendiri ke lapangan untuk melakukan pendekatan kepada warga di Pulau Rempang.

Terutama di lokasi-lokasi yang terdampak pembangunan proyek Rempang Eco City tahap I di Kelurahan Sembalung.

"Saya sendiri akan turun ke lapangan. Kemarin sudah ke Pasir Panjang, nanti kami akan masuk ke lokasi-lokasi, terutama yang menjadi prioritas utama di lokasi yang 2.000 hektare plus yang 350 hektare yang akan dibangun Tower Rempang City," ungkapnya.

Rudi berharap hal itu bisa diterima masyarakat Rempang. 

Ia memastikan relokasi warga terdampak proyek pengembangan Rempang Eco City akan dilakukan setelah sosialisasi berjalan dengan baik.

"Pergeseran itu akan dilakukan setelah sosialisasi berjalan dengan baik dan kedua belah pihak sudah sepakat demi kebaikan bersama," katanya.

Rudi meyakinkan masyarakat Rempang agar tidak khawatir lagi dengan kabar target pergeseran warga sampai tanggal 28 September 2023.

Menurutnya saat ini yang paling penting adalah BP Batam dan masyarakat Rempang bisa sepakat, sehingga investasi bisa terealisasi dengan baik.

Bentrokan Aparat dan Warga Rempang Pecah

Bentrokan antara warga dan aparat keamanan pecah di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Kamis (7/9/2023). 

Video bentrokan antara aparat keamanan dengan warga turut diunggah oleh akun Instagram resmi @Walhi.Nasional milik organisasi konservasi lingkungan tersebut. 

Dalam video bentrokan tersebut terekam sejumlah perilaku represif aparat keamanan saat membubarkan warga yang menolak untuk direlokasi dari kawasan Pulau Rempang. 

Terpantau dari video yang dilihat tim tvOnenews.com, gas air mata, water canon hingga pasukan huru-hara bersenjata lengkap bertindak represif terhadap warga yang menolak rencana tersebut. 

"Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menurunkan 1.000 personel polisi untuk melakukan pemaksaan pematokan dan pengukuran tanah di Pulau Rempang. Di tempat ini pemerintah akan membangun investasi skala besar dan mengusir warga. Upaya ini telah lama ditolak oleh dan dihalangi masyarakat," tulis deskripsi akun tersebut pada unggahan video tersebut dikutip pada Jumat (8/9/2023).

"Untuk melawan masyarakat, pemaksaan pematokan dan pengukuran tanah di Pulau Rempang yang dilakukan 1.000 personil kepolisian menggunakan gas air mata. Sebanyak enam orang telah ditangkap oleh polisi, sejumlah warga mengalami luka-luka," sambungnya.

Bahkan, perilaku represif aparat keamanan turtut serta didapati menyerang secara membabi buta tanpa memandang bulu sejumlah siswa yang tengah melakukan kegiatan belajar mengajar di lokasi kerusuhan itu. 

"Brutal, Aparat Polisi menembakkan gas air mata membabi buta kesegala arah, bukan hanya pada kerumunan warga yang menolak proses pemasangan patok dan pengukuran lahan, tapi juga ke sebuah sekolah dasar yang membuat guru dan murid lari berhamburan ketakutan," ungkapnya.(ant/muu)

 

Baca Juga :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Bursa Pilgub Jateng Menuai Sorotan, Kader Gerindra Bakal Siap Melangkah di Pilkada 2024

Bursa Pilgub Jateng Menuai Sorotan, Kader Gerindra Bakal Siap Melangkah di Pilkada 2024

Bursa pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) mulai ramai diperbincangkan seusai penyelenggaraan Pemilu 2024. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 bakal segera digelar pada akhir tahun ini.
Nottingham Vs Liverpool, Jurgen Klopp Coret Mohamed Salah

Nottingham Vs Liverpool, Jurgen Klopp Coret Mohamed Salah

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, masih mencoret Mohamed Salah dari skuad untuk laga pekan ke-27 melawan Nottingham Forest, di Stadion City Ground, Sabtu (2/3).
Tarhib Ramadhan Digelar di Masjid Istiqlal, MUI Pastikan Ini Murni Ibadah

Tarhib Ramadhan Digelar di Masjid Istiqlal, MUI Pastikan Ini Murni Ibadah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Tarhib Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Jumat (1/3/2024). Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah yang juga menjadi Ketua Penyelenggara Tarhib Ramadhan, KH Muhammad Cholil Nafis menegaskan bahwa ini murni ibadah.
Direktur PT SM Shanty Alda Nathalia Kooperatif Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi

Direktur PT SM Shanty Alda Nathalia Kooperatif Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi

Direktur PT. Smart Marsindo, Shanty Alda Nathalia (SAN) menjalani kewajibannya sebagai warga negara yang baik dengan bersikap kooperatif memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (1/3/2024).
Forum Ulama dan Kyai Kampung Jawa Timur Tolak Hak Angket, Ini Alasannya

Forum Ulama dan Kyai Kampung Jawa Timur Tolak Hak Angket, Ini Alasannya

Pemilu damai, Indonesia aman, terus diteriakkan saat acara yang dilaksanakan Forum Ulama dan Kyai Kampung Jawa Timur, di Jalan Perak Barat, Surabaya, Jumat (1/3) siang.
Jerman Desak Israel Soal Serang Terhadap Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan

Jerman Desak Israel Soal Serang Terhadap Warga Palestina Saat Menunggu Bantuan

Menteri Luar Negeri Jerman menyerukan klarifikasi dari pihak Israel setelah militer Israel menembaki warga sipil Palestina yang tengah antri bantuan kemanusiaan
Trending
Video Viral Kelapa Gading Dilanda Banjir, Netizen Nyiyir ke Kader PSI Hingga Sentil PJ Gubernur Jakarta

Video Viral Kelapa Gading Dilanda Banjir, Netizen Nyiyir ke Kader PSI Hingga Sentil PJ Gubernur Jakarta

Video banjir yang melanda kawasan Kelapan Gading, Jakarta Utara mendadak viral dan masuk tren populer sosial media X.
Rezeki Datang Berbondong-bondong Seketika Utang Lunas, Setelah Shalat Jumat Baca Doa Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Rezeki Datang Berbondong-bondong Seketika Utang Lunas, Setelah Shalat Jumat Baca Doa Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Jika ingin rezeki berlimpah dan utang lunas, bacalah doa ini setelah shalat Jumat, kata Ustaz Adi Hidayat doa sempatkan waktu untuk membaca doa ini usai Jumat.
Tegas! Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo, Gus Miftah Ungkap: Sudah Tua

Tegas! Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo, Gus Miftah Ungkap: Sudah Tua

Titiek Soeharto selalu mendapatkan permintaan rujuk dari pendukungnya dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Sempat Remehkan Kemampuan Megawati Hangestri karena Berasal dari Indonesia, Media Korea Kini Puji Megatron dan Bilang Kalau Dia Seperti...

Sempat Remehkan Kemampuan Megawati Hangestri karena Berasal dari Indonesia, Media Korea Kini Puji Megatron dan Bilang Kalau Dia Seperti...

Media besar Korea Selatan ini dahulu sempat meremehkan kemampuan Megawati Hangestri dan kini mereka berbalik memuji Mega karena tampil apik bersama Red Sparks.
Bandingkan dengan Megawati Hangestri, Pelatih Red Spark Dibuat Pusing dengan Tingkah Pemain Asing Ini

Bandingkan dengan Megawati Hangestri, Pelatih Red Spark Dibuat Pusing dengan Tingkah Pemain Asing Ini

Meski sama-sama berada di topskorer V-League, namun pelatih Red Spark, Ko Hee-jin mengakui ada perbedaan di antara Megawati Hangestri dan Giovanna Milana.
Habib Bahar bin Smith Punya Penilaian tentang Ustaz Adi Hidayat, Tak Disangka Di Mata HBS sosok UAH Ternyata…

Habib Bahar bin Smith Punya Penilaian tentang Ustaz Adi Hidayat, Tak Disangka Di Mata HBS sosok UAH Ternyata…

Habib Bahar bin Smith dikenal dengan lantang dalam membela agama Islam. Aksinya kerap menjadi perhatian publik. Ia diminta pendapatnya tentang Ustaz Adi Hidayat
Fakta-Fakta Tewasnya Fara Diansyah, Jasad Gadis Belia Dengan Kondisi Muka Tak Berbentuk di Yogyakarta 

Fakta-Fakta Tewasnya Fara Diansyah, Jasad Gadis Belia Dengan Kondisi Muka Tak Berbentuk di Yogyakarta 

Jasad Fara Diansyah ditemukan di indekos di Jalan Krasak, Kotabaru, dengan kondisi muka tak berbentuk karena penuh lebam dan luka bekas sajam di leher dan dada.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 02:00
Trust
Selengkapnya