News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Tiga Tafsir di Balik Isu Koalisi Prabowo-Ganjar

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti mengungkapkan ada tiga tafsir di balik mencuatnya isu wacana duet Prabowo-Ganjar.
Selasa, 26 September 2023 - 07:59 WIB
Momen Kedekatan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo pada Acara Muktamar Sufi Dunia di Pekalongan.
Sumber :
  • dok. Pemprov Jateng

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat isu duet Prabowo-Ganjar di Pemilihan Presiden (Pilpres) di 2024 mendatang.

Isu duet antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mencuat karena keduanya hingga saat ini belum juga mengumumkan sosok pendamping untuk Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti mengungkapkan ada tiga tafsir di balik mencuatnya isu wacana duet Prabowo-Ganjar tersebut.

“Ada tiga tafsir dibalik mencuatnya isu koalisi Pak Prabowo dengan Mas Ganjar,” ujar  Haris dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvOnenews.com pada Senin (25/9/2023).

tvonenews

Berikut Tafsir yang Diduga Ada di Balik Isu Duet Prabowo-Ganjar

Upaya “Belah Bambu”

Tafsir pertama, kata Haris adalah adanya upaya melakukan “belah bambu” terhadap koalisi Parpol pendukung Pak Prabowo yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). 

“Banyak pihak yang gagal memprediksi, justru dengan perginya PKB dan bergabungnya Partai Demokrat ke dalam KIM bersama Parpol lain yang sudah bergabung sebelumnya,” jelas Haris.

“Justru makin memperkuat elektabilitas Pak Prabowo dan semakin menyolidkan koalisi Parpol pendukung Pak Prabowo,” tambah Haris. 

Operasi opini tersebut mungkin saja, kata Rusli berprasangka buruk.


Para Petinggi Partai yang Tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto (ANTARA)

“Dimaksudkan untuk menciptakan keragu-raguan untuk tujuan memecah belah komitmen dari koalisi Parpol yang mendukung Pak Prabowo sebagai Calon Presiden,” jelasnya.

Kemudian kata Haris, jika diperhatikan dari opini yang dikembangkan seakan Pak Prabowo akan ditempatkan menjadi Cawapres nya Ganjar Pranowo.

“Padahal seluruh Parpol yang tergabung di dalam KIM itu berkomitmen untuk mengusung Pak Prabowo sebagai Capres, dan bukan sebagai Cawapres siapapun,” tandasnya.

Kata Haris, maka jika benar ada niat buruk seperti itu, dipastikan tidak akan terwujud.

“Karena saat ini partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), justru makin solid dan kuat mengusung dan Insya Allah memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden RI ke 8 di Pilpres 2024 dalam satu putaran” tegas Rusli.

Tak hanya itu, ratusan komunitas relawan yang telah mendaftar dan mendeklarasikan mendukung Prabowo juga diakui oleh Rusli semakin solid memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden RI ke-8.

Adanya Kepanikan di Kubu Pendukung Capres Tertentu


Dok. Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo (Istimewa)

Tafsir kedua yang diungkap oleh Haris adalah ada yang tidak ikhlas menyaksikan makin kuat dan solidnya Koalisi Indonesia Maju (KIM). 

“Ditambah lagi elektabilitas Pak Prabowo mengalami yang meningkat tajam setelah Koalisi Indonesia Maju (KIM) tampil solid dan kuat,” jelasnya.

Haris menduga ada kepanikan dari pihak pendukung Capres tertentu sehingga muncul reaksi dengan operasi opini untuk “men-downgrade” sosok Pak Prabowo bukan sebagai Capres.

Prasangka Baik


Dok. Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo (kolase tim tvOnenews)

Kemudian tafsir ketiga kata Haris, pihaknya tetap mencoba melihat sisi positifnya.

“Berprasangka baik, mungkin saja ada niat baik untuk memperkuat dan mempersatukan elemen dan komponen yang mempunyai kesamaan visi kebangsaan,” jelasnya.

Visi kebangsaan itu kata Haris adalah dengan mempersatukan sosok senior sarat pengalaman Prabowo sebagai Capres dengan sosok junior Ganjar sebagai Cawapres.

“Tentu patut diapresiasi jika benar ada niat baik dan mulia seperti itu,” ungkapnya.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Tanggapan Pengamat Politik 


Dok. Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo (kolase tim tvOnenews)

Pengamat dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menilai wacana duet antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 tidak realistis.

"Saya melihat wacana duet Ganjar dan Prabowo itu kurang realistis," kata Saidiman di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

Menurut Saidiman, Prabowo-Ganjar sangat kompetitif dan berpeluang memenangi Pilpres 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun meyakini kedua tokoh yang diusung sebagai bakal calon presiden (capres) tersebut tidak mau menjadi orang nomor dua atau bakal calon wakil presiden (cawapres).

"Keduanya juga berasal dari partai terbesar dan sekarang mendapatkan efek ekor jas dari popularitas Ganjar dan Prabowo sebagai (bakal) calon presiden," jelasnya. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan jadwal keberangkatan masih bersifat tentatif
Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Dalam skema terbaru ini, pembayaran tidak lagi menggunakan dolar AS, melainkan dialihkan ke yuan China serta aset digital stablecoin.
Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ada lima weton yang disarankan untuk menjaga emosi, berhati-hati dalam bertindak, dan tidak gegabah agar terhindar dari potensi kesialan atau kerugian materi.
Kajari Karo Minta Maaf Usai Amsal Sitepu Divonis Bebas, Akui Keliru Tangani Perkara

Kajari Karo Minta Maaf Usai Amsal Sitepu Divonis Bebas, Akui Keliru Tangani Perkara

Permintaan maaf itu disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Harga BBM Terbaru Jumat 3 April 2026, Lengkap Pertamina, Shell, Vivo hingga BP

Harga BBM Terbaru Jumat 3 April 2026, Lengkap Pertamina, Shell, Vivo hingga BP

Daftar harga BBM terbaru, Pertamina, Shell, Vivo, dan BP pada Jumat (3/4/2026). Lonjakan harga minyak mentah dunia hingga tembus US$115 per barel munculkan potensi kenaikan harga BBM

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Selengkapnya

Viral