News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal Izin Melaut Tak Kunjung Terbit, Pemilik Kapal Ikan Datangi Satwas SDKP Pati

Merasa izin melaut dipersulit, pemilik Kapal KM Manis Sejahtera Juwana datangi kantor Satuan Pengawas (Satwas) Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Pati
Kamis, 25 November 2021 - 18:48 WIB
Pemilik kapal bersama kuasa hukumnya ditemui petugas Satwas SDKP Pati, kamis (25/11/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Kesal karena merasa izin melaut dipersulit, pemilik Kapal KM Manis Sejahtera Juwana, Nurjanah, bersama kuasa hukumnya, mendatangi kantor Satuan Pengawas (Satwas) Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Pati, Kamis (25/11/2021).

Kedatangan mereka bermaksud menanyakan ijin kapal atau Surat Laik Operasi (SLO) yang gagal diurus, padahal semua dokumen administrasi sudah lengkap. Mereka menganggap kantor Satwas SDKP Pati mempersulit izin melaut dengan tidak menerbitkan SLO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum pemilik KM Manis Sejahtera, Nimerodi Gulo mengatakan, kapal milik kliennya tersebut ini sudah berangkat sebanyak 32 kali. Sebelumnya pengurusan tidak ada masalah. Tetapi pada keberangkatan yang ke-33 ini, ada permasalahan karena Satwas SDKP Pati tidak berkenan menerbitkan Surat Laik Operasi (SLO).

“Klien saya sudah mengajukan ijin SLO tetapi ternyata pihak SDKP Pati tidak mengeluarkan SLO alasannya soal ini soal itu tidak jelas. Kapal ini sudah 32 kali berangkat melaut, tapi tiba tiba sekarang kok seperti ini tidak memberikan ijin melaut dengan menerbitkan Surat Laik
Operasi (SLO),” ujar Nimerodi Gulo, dengan nada kesal.

Diketahui, kapal KM Manis Sejahtera saat ini menjadi barang bukti terkait dugaan penipuan oleh salah seorang pengurus kapal KM Manis Sejahtera. Pemilik Kapal sudah melayangkan Laporan ke Polda Jawa tengah. Bahkan beberapa saksi dan terlapor sudah dilakukan pemeriksaan.

Sebelumnya, penyidik juga sudah menjelaskan kepada pihak SDKP bahwa kapal tetap bisa berangkat sekalipun statusnya adalah barang bukti. Selama tidak dibutuhkan dalam proses penyidikan, maka kapal tetap bisa berlayar karena masuk dalam benda bergerak.

“Kalau pun kapal ini menjadi barang bukti, tetapi itu tidak bisa serta merta menghentikan kapal. Karena kapal ini barang produktif, SDKP tidak bisa melarang keberangkatan kapal selama persyaratannya terpenuhi. Masalah kapal ini jadi barang bukti, itu ranah kepolisian,
bukan ranah SDKP,” jelas Nierodi Gulo.

Akibatnya gagalnya pengurusan SLO ini pemilik kapal mengaku mengalami kerugian
hingga ratusan juta rupiah. 

Sementara itu pihak Satwas SDKP Pati, melalui Pratmini Widiana, selaku petugas bagian perikanan, mengaku masih berkoordinasi terkait permasalahan tersebut karena pimpinannya tidak ada di kantor, sehingga belum bisa memberikan jawaban.

“ini sudah kami koordinasikan dengan pimpinan, sekarang pimpinan kan lagi perjalanan dinas ke luar kota. Besok saja setelah ada pimpinan ya,” pungkasnya.(Abdul Rohim/Buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Selengkapnya

Viral