News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Cek Bodong Rp2 Triliun, Ini Komentar Febri Diansyah dan Keluarga Syahrul Yasin Limpo

Cek bodong senilai Rp2 triliun yang ditemukan Tim Penyidik KPK saat menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo (SYL) membuat pengacara dan keluarga buka suara.
Selasa, 17 Oktober 2023 - 17:29 WIB
Mantan Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Cek bodong senilai Rp2 triliun yang ditemukan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo (SYL) beberapa waktu lalu membuat pihak pengacara dan keluarga buka suara.

Febri Diansyah selaku kuasa hukum SYL mengatakan bahwa berdasarkan penjelasan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) cek tersebut tidak ada isinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan alasan SYL menyimpan cek itu karena dianggap unik. 

"Pak Syahrul Yasin Limpo saat itu sempat sampaikan ke kami, ia hanya menyimpan cek itu karena unik saja. Dalam pikiran beliau, mana ada orang punya tabungan Rp2 triliun dan mana mungkin ada cek dengan nilai uang sebesar itu," kata Febri saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Selasa (17/10/2023). 

tvonenews

Meskipun begitu, ia mempersilahkan KPK mendalami temuan dengan kewenangan yang ada. 

Febri menjelaskan hingga saat ini SYL belum ditanyakan penyidik terkait cek dimaksud. 

Imran Eka Saputra selaku perwakilan keluarga meminta publik tidak menghakimi SYL atas cek Rp2 triliun yang nyata-nyatanya bodong tersebut. 

Ia menjelaskan cek atas nama Abdul Karim Daeng Tompo tertanggal 28 Agustus 2018 itu tidak terkait dengan jabatan SYL sebagai pejabat negara/penyelenggara negara. 

Kepada keluarga, terang dia, SYL sempat menceritakan saat menerima cek tersebut dirinya hanya tertawa dan tidak pernah menganggap serius karena memang tidak bisa dicairkan alias bodong. 

"Kami memohon kepada publik agar tidak menghakimi Bapak SYL dengan dasar pemberitaan temuan cek tersebut," ujar Imran. 

Sebelumnya, KPK mengaku menemukan cek senilai Rp2 triliun saat menggeledah rumah dinas mantan Mentan SYL di Jalan Widya Chandra, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. 

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya perlu konfirmasi dan klarifikasi kepada para pihak termasuk saksi maupun tersangka mengenai temuan tersebut. 

"Untuk memastikan validitas cek dimaksud, termasuk apakah ada kaitan langsung dengan pokok perkara yang sedang KPK selesaikan ini,” kata Ali saat itu.
Rumah dinas SYL digeledah pada akhir September lalu.

Saat itu, penyidik KPK juga menemukan 12 senjata api, dokumen diduga terkait perkara hingga uang sekitar Rp30 miliar. 

SYL diproses hukum KPK atas kasus dugaan pemerasan, penerimaan gratifikasi dan pencucian uang. 

SYL kini sudah ditahan selama 20 hari pertama hingga 1 November 2023. 

KPK juga memproses hukum dua orang anak buah SYL di Kementerian Pertanian (Kementan) atas kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka ialah Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta. (mhs)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rayakan HUT ke-499 Jakarta, Setu Babakan Suguhkan Gebyar Seni Budaya Hingga Aksi Seniman Betawi

Rayakan HUT ke-499 Jakarta, Setu Babakan Suguhkan Gebyar Seni Budaya Hingga Aksi Seniman Betawi

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan menjadi pusat pelestarian identitas lokal melalui ajang Gebyar Seni Budaya Setu Babakan 2026. 
Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Pihak Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta buka suara soal disebut menutup diri dari aksi demo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kejari Purwakarta.
Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Diikuti 48 negara dari seluruh dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 menyajikan format sangat berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Tongkat estafet kepemimpinan DPW PPP Sulawesi Selatan periode 2026-2031 kini resmi berada di tangan Ilham Ari Fauzi. 
Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini tengah menggodok strategi baru untuk merespons instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait durasi antrean haji. 
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Belanda hingga Arab Saudi akan kembali berlaga di babak penyisihan. Berikut ringkasan jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 pada Minggu tanggal 21 Juni 2026.

Trending

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Tak hanya elite politik saja yang berkomentar terkait penangkapan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi. Namun, ayah Wapres Gibran
Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Harapan seorang ibu Armina Dewi Siagian pupus di tepi Sungai Tangkahan. Armina melepas Steven Arya Sitorus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Yang pulang justru
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

Sebanyak 10.200 pelari dari 17 negara dipastikan ambil bagian dalam ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 yang akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Sleman
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Selebgram Rahadian Marga Saputra mengaku salah imbas menjadi pria berkebaya di Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo berujung viral dan dihujat.
Selengkapnya

Viral