News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surat Edaran Kwarcab Brebes, Cetak Kartu Anggota Pramuka Berbayar Diprotes Warga

Surat edaran Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes, Jawa Tengah, terkait pembuatan Kartu Tanda Anggota ( KTA)  bagi setiap siswa di protes warga.
Senin, 29 November 2021 - 20:10 WIB
Surat edaran edaran Kwarcab Brebes tentang pembuatan kartu tanda anggota
Sumber :
  • Tim tvOne - Otong Susilo

Brebes, Jawa Tengah - Sebuah surat edaran dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang meminta kepada seluruh Gugus Depan ( Gudep ) untuk melaksanakan pembuatan Kartu Tanda Anggota ( KTA)  bagi setiap siswa, menjadi viral di masyarakat.

Surat edaran tertanggal 29 September 2021 tersebut menjadi viral sejak Sabtu (27/11/2021) karena isi dalam edaran tertera setiap siswa diwajibkan membayar membayar 10.000 rupiah untuk biaya pembuatan KTA Pramuka. Edaran ini kemudian menimbulkan protes dari orang tua siswa dan pihak sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga mengaku berat jika anaknya diwajibkan membuat KTA Pramuka apalagi dengan dipungut biaya sebesar 10.000 rupiah, karena merasa tidak ada manfaatnya kartu tersebut dan hanya diletakan di laci.

" Anak saya ada tiga yang sekolah , kewajiban bikin kartu Pramuka berat " kata Antoni, Antoni warga kelurahan Pasarbatang Brebes.

Selain dari orang tua siswa, ada pihak sekolah yang mengeluhkan pelayanan pihak pencetak kartu yang dianggap tidak profesional, karena ada sekolah yang sudah di jadwalkan untuk melakukan pemotretan dibatalkan secara sepihak tanpa konfirmasi.

Seperti yang dialami oleh Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Tholibin sejak Sabtu (27/11/2021) dijadwalkan akan dilaksanakan pemotretan namun ternyata batal padahal ratusan siswanya sudah kumpul sejak pagi.

 " Kasihan anak anak sudah kumpul dari pagi dengan atribut Pramuka, eh yang mau memotret malah menutup telpon " .ujar Dian salah satu guru di MI Raudhatul Tholibin.

Pelaksanaan kegiatan pembuatan KTA Pramuka Brebes ini pihak Kwarcab telah menunjuk PT Rahadyan Integrasi Nusantara atau PT RIN sebagai pelaksana tunggal, dengan pertimbangan perusahaan tersebut sudah profesional dalam mengelola aplikasi data base keanggotaan Pramuka di sejumlah wilayah di Jawa Tengah .

Sementara itu nominal iuran untuk pembuatan kartu anggota pramuka tersebut sejumlah dana dikembalikan untuk kas Gudep hingga Kwarcab dengan besaran Gudep 700 rupiah Perkartu , Kwaran 500 rupiah perkartu dan Gudep 300 rupiah perkartu. 

Menjawab keluhan orang tua siswa tersebut, Ketua Kwarcab Brebes Emastoni Ezam, saat di konfirmasi Senin (29/11/2021) siang menyatakan bahwa kegiatan pembuatan KTA Pramuka sifatnya sukarela dan tidak ada paksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 " Kami memang buat surat edaran namun tidak ada paksaan untuk pembuatan KTA Pramuka , itu sifatnya sukarela" jelas Emastoni Ezam. Pihaknya juga mengaku telah menegur pelaksana dilapangan agar menjalankan tugas secara profesional.

Surat edaran ini viral karena masyarakat juga mengkritisi besaran iuran dan perkiraan jumlahnya yang mencapai miliaran rupiah, apabila itu diwajibakan bagi seluruh siswa di Kabupaten Brebes untuk semua tingkatan, mulai dari SD/MI hingga SMA/Aliyah. (Otong Susilo/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rusia-Ukraina Umumkan Gencatan Senjata, Sekjen PBB Harap Akan Berhasil

Rusia-Ukraina Umumkan Gencatan Senjata, Sekjen PBB Harap Akan Berhasil

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berharap gencatan senjata yang diumumkan oleh Rusia dan Ukraina dapat terlaksana dengan sukses, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, Selasa (5/5).
Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Saat May Day, KDM Turun Tangan Lunasi Utang hingga Beri Pekerjaan Baru

Dedi Mulyadi Ditangisi Pemilik Warung yang Kiosnya Dibakar Saat May Day, KDM Turun Tangan Lunasi Utang hingga Beri Pekerjaan Baru

Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta, belum termasuk uang tunai yang ikut terbakar.
Tegas! Dedi Mulyadi Tidak Mau Lihat Kabel Gelantungan di Jalan-Jalan Kota

Tegas! Dedi Mulyadi Tidak Mau Lihat Kabel Gelantungan di Jalan-Jalan Kota

Tegas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak mau lagi melihat ada kabel bergelantungan di jalan-jalan kota.
Diundang Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Akhirnya Ungkap Awal Mula Kecurigaan terhadap Ririn

Diundang Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Akhirnya Ungkap Awal Mula Kecurigaan terhadap Ririn

​​​​​​​Diundang Dedi Mulyadi, adik Aman Yani bongkar awal kecurigaan pada Ririn, dari surat kuasa misterius hingga jejak dana pensiun yang belum terungkap.
Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Tengah Tekanan Global, Kadin Apresiasi Strategi Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Tengah Tekanan Global, Kadin Apresiasi Strategi Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan

Kadin Indonesia mengapresiasi efektivitas kinerja pemerintah yang tetap mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 ke level 5,61%, di tengah tekanan global.
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Rp30.000, Kini Sentuh Angka Rp2.790.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Rp30.000, Kini Sentuh Angka Rp2.790.000 per Gram

Dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 08.35 WIB, harga emas Antam hari ini 6 Mei 2026 menyentuh angka Rp2.790.000 per gram.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Selengkapnya

Viral