News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puan Pastikan DPR Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Parlemen 5 Negara Middle Power

Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap memimpin pertemuan tingkat tinggi MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 yang akan diselenggarakan di Jakarta.
Sabtu, 18 November 2023 - 12:49 WIB
Puan Pastikan DPR Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Parlemen 5 Negara Middle Power
Sumber :
  • tim tvOne - Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR siap memimpin pertemuan tingkat tinggi MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 yang akan diselenggarakan di Jakarta. 

Sebagai tuan rumah pertemuan parlemen 5 negara middle power itu, DPR akan menekankan isu multilateralisme kepada anggota MIKTA dalam menghadapi masalah geopolitik dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"MIKTA memiliki kemampuan untuk lebih fokus pada isu-isu tertentu yang mendesak dan memiliki dampak signifikan. Dengan demikian, Indonesia dapat mengangkat berbagai isu-isu geopolitik demi kemajuan dunia," kata Puan, Jumat (17/11/2023). 

Adapun MIKTA merupakan grup negara-negara middle power (kekuatan menengah) yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia. Sementara MIKTA Speakers’ Consultation merupakan forum konsultatif Ketua Parlemen anggota MIKTA.

Mengingat Indonesia memegang keketuaan MIKTA tahun 2023, DPR bertindak sebagai tuan rumah MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 yang akan diadakan di Hotel Kempinsky, Jakarta Pusat pada 20 November mendatang. Pada periode keketuaan MIKTA tahun ini, DPR mengusung tema ‘Strengthening Multilateralism, Addressing Intergenerational Challenges’.

Puan menyebut, MIKTA Speakers’ Consultation dapat menjadi jembatan antara negara berkembang dan negara maju dalam menyikapi berbagai tantangan global di tengah perbedaan pandangan setiap negara.

"Tantangan yang dihadapi dunia saat ini bersifat antargenerasi di mana tantangan ini tidak hanya membawa dampak terhadap kehidupan saat ini namun juga bagi generasi mendatang," tutur mantan Menko PMK itu. 

Dengan semangat reformasi bagi sistem pemerintahan global, Puan meyakini MIKTA akan terus mendorong dan mengupayakan penguatan multilateralisme untuk menjawab tantangan dunia.

"MIKTA memungkinkan Indonesia untuk bekerja sama dengan mitra yang memiliki kepentingan dan nilai serupa, memperkuat posisi kolektif kelompok tersebut dalam dinamika geopolitik global," ucap Puan. 

Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI ini melanjutkan, keanggotaan Indonesia di MIKTA juga membuka peluang kerja sama dengan negara-negara middle power lainnya. Meski masing-masing negara memiliki pandangan yang berbeda, kata Puan, hal tersebut dapat dijadikan kekuataan apabila setiap anggota MIKTA bisa memanfaatkannya dengan baik.

"Ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk bersatu dengan mitra sebaya dan memberikan dampak bersama dalam isu-isu global tanpa harus bergantung pada struktur besar dan kompleks seperti PBB," sebutnya. 

Lebih lanjut, Puan mengatakan MIKTA memiliki posisi yang unik dalam menghadapi tantangan regional maupun global. Ia berharap pertemuan ketua parlemen MIKTA di Jakarta dapat semakin memperkuat posisi negara-negara middle power, apalagi Indonesia kini dianggap sebagai negara yang ekonominya berpotensi tumbuh semakin maju.

"Saya mengharapkan dalam pertemuan ini, MIKTA juga dapat menguatkan kerja sama, kolaborasi kreatif dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat menyelesaikan tantangan perbedaan pandangan antar-negara dan antar-generasi yang mengedepankan visi misi multilateralisme," jelas Puan. 

Ditambahkannya, MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 akan fokus membahas berbagai isu mengenai tata kelola global yang lebih baik. Khususnya, menurut Puan, dalam aspek-aspek yang menjadi target dari Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan seperti ketahanan pangan, rantai pasok, kemiskinan dan perubahan iklim. 

"Tiga area yang menjadi prioritas selama keketuaan Indonesia di MIKTA adalah memperkuat multilateralisme, pemulihan inklusif, dan transformasi digital. Hal-hal tersebut yang menjadi pembahasan prioritas bagi DPR dalam forum konsultasi parlemen MIKTA ini,” terang cucu Bung Karno tersebut.

Diketahui, Puan akan memimpin langsung diskusi bersama negara-negara MIKTA yang akan dibagi dengan 3 sesi. Sesi pertama bertemakan ‘Tata Kelola Global Pemerintahan: Bagaimana Parlemen Harus Bertindak’. Kemudian sesi kedua akan membahas Komitmen Tentang Perubahan Iklim.

Lalu pada sesi ketiga, Puan akan menjadi pemandu dalam diskusi bertajuk ‘Bagaimana Memanfaatkan Kekuatan Generasi Muda: Menuju Masa Depan Yang Lebih Baik’. Di sela-sela MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 ini, Puan juga akan melakukan pertemuan dengan beberapa Ketua Parlemen anggota MIKTA.

Selain itu, Puan akan memimpin pertemuan antara Ketua Parlemen anggota MIKTA dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Para ketua parlemen MIKTA nantinya pun akan diajak berkeliling Gedung DPR RI.

Puan mengatakan, kepemimpinan DPR RI pada forum-forum internasional akan semakin memperkuat pengakuan negara di dunia kepada Indonesia. Selain menjadi Ketua Parlemen MIKTA, pada tahun 2023 ini DPR diketahui memegang presidensi ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) atau forum parlemen negara-negara Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DPR juga memegang keketuaan G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) pada tahun 2022. Di tahun yang sama, DPR banyak mendapat pujian dari kalangan internasional saat menjadi presiden Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 yang merupakan forum parlemen tingkat dunia.

“Keberhasilan DPR menyelenggarakan event forum-forum internasional akan meningkatkan citra positif Indonesia di kancah dunia. Oleh karenanya kami berharap dukungan dan peran serta masyarakat untuk menyukseskan penyelenggaraan MIKTA Speakers’ Consultation ke-9 ini,” tutup Puan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 10 Agustus 2026 terpantau stabil atau tetap di angka Rp2.690.000 per gram.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Perjalanan panjang Eko Yuli Irawan di panggung Asian Games belum berakhir. Lifter senior Indonesia tersebut diproyeksikan kembali memperkuat Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral