News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legislator PDIP Komentari Kritikan Eks Menkes Siti Fadilah soal Nyamuk Wolbachia

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Edy Wuryanto merespons terkait pernyataan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari tentang nyamuk wolbachia.
Senin, 20 November 2023 - 18:31 WIB
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari
Sumber :
  • Dok. tvOne/Catatan Demokrasi

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Edy Wuryanto merespons terkait pernyataan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari tentang nyamuk wolbachia.

Edy menilai kritikan Siti Fadilah itu seharusnya disambut positif oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Menkes harus bisa mempertanggungjawabkan sejumlah fakta ilmiah dan metodologi risetnya terkait nyamuk wolbachia.

“Jika fakta-fakta ilmiah dan metodologi risetnya dapat dipertanggungjawabkan, maka jangan ada keraguan bagi Menkes untuk menyampaikannya kepada publik dan mengambil kebijakan perluasan nyamuk wolbachia di berbagai daerah,” ujar Edy kepada tvOnenews, Senin (20/11/2023).

tvonenews

Di sisi lain, dia menuturkan Menkes juga harus menindaklanjuti penelitian nyamuk wolbachia itu dengan melibatkan berbagai peneliti dari perguruan tinggi.

Hal ini agar sejalan dengan salah satu pilar transformasi kesehatan yang dilakukan oleh Menkes, yaitu penguatan riset kesehatan dalam mendukung kebijakan kesehatan.

“Jadi bukan hanya mengandalkan penelitian oleh World Mosquito Program (WWP) di Yogyakarta dan filantropi Yayasan Tahija,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edy mengatakan dirinya akan mengusulkan rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menkes untuk membahas soal nyamuk wolbachia ini.

Sebelumnya, Siti Fadilah Supari mengkritisi penyebaran jutaan nyamuk wolbachia sebagai upaya mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Menurutnya, cara itu bisa berdampak terhadap kedaulatan Indonesia karena belum tahu dampak dari penyebaran itu.

"Ini adalah program World Mosquito, bukan program kita tapi program filantropi. Nah, dari luar mereka peneliti, tapi yang diteliti adalah kita sendiri. Ini yang membuat ketidaknyamanan menurut saya sebagai bangsa yang berdaulat," ucap Siti Fadilah dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu, (12/11/2023).

"Dari segi kesehatan DBD, menurut saya telah terkendali. Kemenkes cukup berhasil dalam pengendalian DBD di Indonesia,” tambah dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan dirinya bukan menolak pihak lain melakukan penelitian pencegahan penyakit DBD di Indonesia. Namun, kata Siti, cara itu harus dilakukan dengan lebih transparan.

"Kita tidak menentang penelitian [DBD] dilakukan di luar oleh siapa pun, baik World Mosquito Program (WWP). Tetapi kalau mereka menggunakan masyarakat kita, seharusnya mereka menggunakan cara yang lebih transparan," tandas Siti. (saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Perangi Narkoba Langsung ke Masyarakat

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Perangi Narkoba Langsung ke Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono ajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan memperkuat peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
Max Verstappen Sindir Ferrari Soal Drama Internal Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di Gelaran F1 GP Meksiko 2026

Max Verstappen Sindir Ferrari Soal Drama Internal Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di Gelaran F1 GP Meksiko 2026

Max Verstappen menyinggung soal perselisihan internal Ferrari antara dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, pada gelaran F1 GP Meksiko 2026 lalu.
Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
Hati-hati Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 7-10 November, BMKG Bagikan Wilayah Terdampak

Hati-hati Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 7-10 November, BMKG Bagikan Wilayah Terdampak

Berdasarkan keterangan tertulisnya, BMKG mengatakan saat ini pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 6–25 knot.
Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya

Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya

Tesla menargetkan uji coba kendaraan tanpa pengemudi di Australia pada 2027 dan mendesak pemerintah mempercepat aturan keselamatan kendaraan otonom nasional.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Kedua pendaki diketahui berinisial BK (19) dan MWF (19). Berdasarkan informasi awal, keduanya berencana mendaki Gunung Semeru pada 31 Oktober 2026. 
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Harris Arthur Hedar Lantik Empat DPD, Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan

Harris Arthur Hedar Lantik Empat DPD, Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan

Demi memperkuat supremasi hukum.
Selengkapnya

Viral