GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Penculikan HAM Masa Lalu Ogah Dukung Prabowo Subianto

Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) adalah perkumpulan keluarga korban penculikan aktivis pada tahun 1997-1998 menolak untuk mendukung capres Prabowo
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:50 WIB
Keluarga Korban Penculikan HAM Masa Lalu Ogah Dukung Prabowo Subianto
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) adalah perkumpulan keluarga korban penculikan aktivis pada tahun 1997-1998 menolak untuk mendukung calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

"Seperti diketahui dalam Pilpres 2014 dan 2019 keluarga korban penculikan dan penghilangan paksa aktivis pro demokrasi 1997-1998 yang tergabung dalam IKOHI menyatakan menolak untuk memilih calon presiden Prabowo Subianto," kata Sekjen IKOHI, Zaenal Muttaqin, Kamis (21/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu alasan menolak mendukung Capres Prabowo lantaran jawaban Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut menganggap isu pelanggaran HAM adalah isu musiman.

"Karena itu dalam Pilpres 2024 nanti IKOHI menyerukan untuk ke-3 kalinya mari #KalahkanCapresPelanggarHAM di kotak suara," tuturnya.

"Pada tahun 2006 hasil penyelidikan Pro Justicia Komnas HAM menyatakan kasus tersebut dilakukan oleh Tim Mawar Kopassus yang dikomandani oleh Letnan Jenderal Prabowo Subianto," sambung dia.

Kemudian dari hasil tersebut merupakan proses hukum dan kelanjutan dari keputusan sidang Dewan Kehormatan Perwira (DKP) ABRI pada 1998 yang memberhentikan dengan tidak hormat Prabowo Subianto.

Sebelumnya, pada debat perdana di sesi tanya jawab antar pasangan calon. Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkapkan sejumlah kasus pelanggaran HAM di masa lalu. Kemudian dia mengajukan dua pertanyaan untuk Prabowo.

"Kalau Bapak (Prabowo) di situ apakah akan membuat pengadilan HAM dan membereskan rekomendasi DPR?" ucap Ganjar dalam debat perdana capres di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12) malam. 

"Pertanyaan kedua, di luar sana menunggu banyak ibu-ibu. Apakah bapak bisa membantu di mana kuburnya yang hilang agar mereka bisa berziarah?" tanya dia.

Pertanyaan tersebut pun langsung dijawab Prabowo. Dia mengatakan, dirinya sudah berkali-kali memberikan jawaban. 

"Apa lagi yang mau ditanya kepada saya? Saya sudah jawab berkali-kali tiap 5 tahun kalau polling saya naik ditanya lagi soal itu," sambung Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo lalu meminta agar kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tidak dipolitisasi. 

"Jadi masalah HAM jangan dipolitisasi, Mas Ganjar," ucapnya. (agr/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Sudah Ingatkan Tantangan Berat Ini Sejak Awal Bela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026

Megawati Hangestri Sudah Ingatkan Tantangan Berat Ini Sejak Awal Bela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026

Megawati Hangestri Pertiwi sejak awal sudah menyadari beratnya tantangan bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa tim JPE punya.
Pemprov DKI Buat Aturan Baru, Jarak Lapangan Padel ke Permukiman Minimal 160 Meter dan Harus Dilalui Transportasi Umum

Pemprov DKI Buat Aturan Baru, Jarak Lapangan Padel ke Permukiman Minimal 160 Meter dan Harus Dilalui Transportasi Umum

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat aturan baru untuk pembanguna lapangan padel.
Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Gagal Taklukan 10 Pemain PSIM Yogyakarta

Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Gagal Taklukan 10 Pemain PSIM Yogyakarta

Skor imbang tersebut memaksa Semen Padang berbagi poin dari PSIM Yogyakarta. Ini menjadi rentetan hasil negatif bagi Semen Padang. 
Terjerat Kasus Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Mengaku Tak Mengerti Tata Kelola Pemerintahan

Terjerat Kasus Korupsi, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Mengaku Tak Mengerti Tata Kelola Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengaku tidak memahami hukum dan tata kelola pemeritahan daerah.
Fakta Terbaru Kasus Nizam Syafei: Ibu Tiri Ungkap Pembiaran Anwar Satibi Saat Nizam Sakit

Fakta Terbaru Kasus Nizam Syafei: Ibu Tiri Ungkap Pembiaran Anwar Satibi Saat Nizam Sakit

Fakta terbaru kasus Nizam Syafei, ibu tiri ungkap dugaan pembiaran Anwar Satibi saat Nizam sakit dan respons ayah kandung yang disampaikan ke penyidik.
McNeil Jadi Pembeda, David Moyes Tegaskan Everton Kini Punya Ritme Mematikan

McNeil Jadi Pembeda, David Moyes Tegaskan Everton Kini Punya Ritme Mematikan

Pelatih Everton, David Moyes, mengungkapkan kembalinya performa terbaik para pemainnya menjadi faktor utama di balik kemenangan 2-0 atas Burnley pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Di tengah performa yang belum menggigit dari Ole Romeny di Inggris, striker Belgia berdarah Yogya ini muncul curi perhatian. Masuk radar Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral