News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tipu Puluhan Korban sampai Rp7,4 Miliar, 4 Calo ASN Dibekuk Polda Jatim

Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur bekuk 4 calo rekrutmen calon ASN di Kemenkumham, dan kini ditetapkan tersangka serta ditahan.
Jumat, 19 Januari 2024 - 21:07 WIB
Tipu Puluhan Korban sampai Rp7,4 Miliar, 4 Calo ASN Dibekuk Polda Jatim
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur bekuk 4 calo rekrutmen calon aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan kini ditetapkan tersangka serta ditahan.

Para tersangka berhasil menggondol duit para korbannya total Rp7,4 miliar. Keempat tersangka itu ialah YH (51), warga Desa Cipaku, Kecamatan Bogor; FS (61) warga Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat; M (52), warga Desa Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riah; dan N (61), warga Desa Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Direktur Reskrimum Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi Piter Yanottama jelaskan, kasus itu diungkap setelah pihaknya menerima laporan adanya penipuan rekrutmen calon ASN di Kemenkumham. 

Laporan diajukan oleh korban bernama Ridwan pada Maret 2023 lalu.

Piter beberkan, aksi tipu-tipu itu bermula ketika Kemenkumham menggelar rekrutmen calon ASN di Kediri. Tersangka YH kemudian beraksi mencari korban. 

"Kebetulan [YH] kenal dengan salah satu korban," katanya saat merilis kasus itu di Markas Polda Jatim di Surabaya, Jumat, (19/1/2024).

Kepada korban, YH mengaku bisa meloloskan para calon ASN meski sudah dinyatakan tak lolos seleksi dengan cara mengikuti formasi susulan. Syaratnya harus menyetor duit kepada YH. Rupanya, rayuan YH berhasil. 

Dia sukses menjaring 20 korban. Dari mereka ia berhasil mengantongi Rp1,384 miliar.

Faktanya, lanjut Piter, tidak ada rekrutmen susulan seperti disampaikan YH. Mengetahui itu, para korban lantas menuntut YH agar mengembalikan uang yang kadung disetorkan. YH berkelit. 

Ia malah mengenalkan FS dan M. Kepada para korban, FS dan M disebut memiliki akses ke Badan Kepegawaian Nasional.

"Bahkan [FS dan M disebut YH] sanggup menjadikan korban sebagai pegawai negeri di pusat maupun daerah," ujar Piter.

Entah bagaimana, para korban masih percaya pada YH dan dua rekannya. Bahkan, para korban mau saja ketika diminta kembali menyetorkan duit hingga terkumpul Rp3,25 miliar. Bahkan, ia kembali berhasil menjaring korban lain. Total 62 orang yang tergiur janji YH dan kawan-kawan.

Ternyata, janji YH hanya tinggal janji. Para korban menuntut. Terdesak, YH nekat mencetak Nomor Induk Pegawai (NIP) palsu.

"Dari 62 orang yang mendaftar di-sampling dua orang atas nama Reny dan Lauren, ini dipalsu," pungkas Piter.

Agar aksinya lancar, YH juga menggandeng N lalu dikenalkan kepada para korban. Kepada para korban, N dikenalkan sebagai orang dalam Kementerian Agama. Tak semua korban percaya. Tapi 21 orang terbujuk rayuan YH. Ke-21 korban menyetorkan duit ke YH Rp4,1 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi-lagi YH gagal memenuhi janjinya. Hingga akhirnya salah satu korban melapor ke Polda Jatim. YH dan ketiga rekannya kemudian diringkus dan ditetapkan tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 378 dan 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. 

"Tersangka YH dan FS sudah dilakukan tahap I pemberkasan di kejaksaan," kata Piter. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

AC Milan kembali membuka peluang memperkuat struktur manajemen klub. Gerry Cardinale disebut menginginkan sosok berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

TEP UI melatih warga transmigrasi Werianggi-Werabur, Papua Barat, mengolah biji pala menjadi hand sanitizer. Inovasi ini diharapkan membuka peluang usaha dan nilai tambah.
Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dengan Arab Saudi, Turki dan Pakistan, ratifikasi paling cepat pada Oktober mendatang, tetapi tanggal pasti belum ditetapkan, kata seorang sumber di pemerintahan Turki.
Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Manchester City dikabarkan terbukti bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran finansial Liga Premier. Klub menegaskan proses hukum masih berlangsung.
AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan kembali mencari sosok baru untuk mengisi posisi direktur olahraga. Gerry Cardinale ingin menghadirkan figur berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi membeberkan fakta mengejutkan terkait perjalanan kariernya. Siapa sangka, opposite spiker Suwon Hyundai Hill

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral