News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Festival MudaBerdaya: Menjadi Otentik dan Tak Terjebak Kepalsuan FOMO

“Otak kita tidak bebas. Dia dipengaruhi dengan berbagai rekayasa. Pertanyaannya, mampukah kita berpikir independen?”.
Minggu, 28 Januari 2024 - 21:33 WIB
Festival MudaBerdaya: Menjadi Otentik dan Tak Terjebak Kepalsuan FOMO
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - “Otak kita tidak bebas. Dia dipengaruhi dengan berbagai rekayasa. Pertanyaannya, mampukah kita berpikir independen?”.

Monolog Guru Gembul, content creator Youtube dengan 1 juta subscribers, mengusik 500-an peserta Festival Muda Berdaya yang dilaksanakan di Sanctuary Auditorium, Menara Kuningan, Sabtu (27/1/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria dengan nama asli Jafar Rohadi ini bersama 11 pembicara lain dalam festival itu mendorong muda-mudi di malam minggu untuk bisa mendobrak cara berpikir. Tidak terjebak pada realitas sosial dan berpikir kritis atas setiap peristiwa yang terjadi di sekeliling kita.

Menurut Guru Gembul, kebanyakan dari kita, membiarkan otak bekerja dengan segala rekayasa inderawi yang diterima. Padahal, panca indera tak lepas dari pengaruh nilai-nilai yang ada di sekitar. Maka dari itu, penting bagi kita untuk bisa skeptis terhadap segala hal.

“Hal pertama yang paling mendasar dari kegagalan dalam berpikir independen adalah emosi, penyangkalan, displacement, itu level terendah dalam berpikir. Misal, kalau kita kalah, lalu kebanyakan kita menyalahkan pihak lain, kemudian memaklumkan diri kita,” ungkap dia.

“Maka untuk berpikir independen, kalahkan dulu emosi itu. Baru setelah itu kita bisa berpikir secara rasional,” ujar Guru Gembul.

Pembicara lain, tokoh intelektual, Rocky Gerung, mengungkap sejatinya manusia adalah makhluk berpikir. Namun, ada doktrin-doktrin yang membuat manusia menjadi tidak berpikir.

“Apa yang buat Anda takut bepikir sehingga takut membenamkan sesuatu? Pertama, yang membatalkan pikiran itu bernama doktrin. Federalisme itu doktrin, feodalisme itu doktrin. Ketika Anda berpikir melawan itu, tandanya Anda sedang berpikir,” kata Rocky.

Kebebasan berpikir itu yang buat manusia menemukan jati dirinya. Saat ini, kebebasan berpikir kerap terganggu dengan ilusi dan intervensi budaya.

Festival MudaBerdaya: Menjadi Otentik dan Tak Terjebak Kepalsuan FOMO

Redefinisi kebahagiaan

Penulis Maman Suherman, yang turut bermonolog dalam Festival Muda Berdaya, menyoroti fenomena “follow” dan “unfollow” di media sosial, fear of missing out (FOMO), hingga paradoks tua dan muda yang menentukan kebahagiaan seseorang. Padahal, semua itu tidaklah nyata.

Hal ini yang menimbulkan banyak peristiwa kriminal hingga tingginya angka bunuh diri di Indonesia. Semua bermuara pada gangguan kejiwaan yang terjadi akibat tekanan-tekanan sosial.

“Jangan pernah mau terjebak pada public opinion apalagi di media sosial. Polisi skena? Dahsyat betul. Kalau kita beda sedikit dengan publik, kita dianggap aneh,” ungkap Maman.

“Kalian suka dengan kutipan saya atau Rocky Gerung? Kalau untuk gagah-gagahan, ikut-ikutan, buat apa? Kenapa enggak kalian ciptakan moment of truth kalian?” ungkap pria yang kerap dipanggil, Kang Maman, ini.

Maman mendorong anak-anak muda agar menemukan moment of truth masing-masing. Sulit mendefinisikan moment of truth ke dalam Bahasa Indonesia. Namun, Maman mencontohkan moment of truth ketika dia melihat seorang anak kecil terlihat asyik membaca buku bersama teman-temannya.

Dia dekati anak tertua di antara sekelompok anak berusia SD itu. Maman baru menyadari anak itu memegang buku terbalik, yang menandakan sang anak hanya berpura-pura membaca. Beberapa tahun kemudian saat Maman kembali ke daerah itu, seorang anak mendadak merangkul kakinya.

“Dia bilang, ‘masih ingat saya, Om? Saya dulu yang baca buku terbalik tapi karena Om tidak permalukan saya, saya bertekad bisa baca dengan baik dan hari saya mau menyampaikan puisi’. Moment of truth sekecil itu yang menjadikan saya saat ini,” kenang Maman.

“Ayo kita cari jati diri kita sendiri. Pernah enggak kamu mem-follow hatimu?” ungkap Maman.

Ferry Irwandi, yang menjadi pembicara di sesi Teras Literasi Festival Muda Berdaya, memiliki pandangan serupa soal mencari jati diri dan arti kebahagiaan. Menurut Ferry, kebahagian diri hanya bersifat jangka pendek. Namun, memberikan kebahagiaan kepada orang lain akan menjadi investasi jangka panjang karena bisa mengubah hidup seseorang. Membahagiakan orang lain juga menjadikan kita tidak egois.

“Kemampuan public speaking yang keren mungkin bisa dilihat orang lain, tapi kemampuan berempati bisa mengubah orang lain. Ketika kita berbuat baik kepada orang lain, maka kebahagiaan akan balik ke kita,” ucap Ferry, content creator yang banyak memopulerkan stoikisme di Youtube.

Biksu muda, Bhante Diragunno, dalam acara yang sama juga turut menyuarakan pentingnya mencari jalan tengah dalam kehidupan. Jalan tengah ini yang membuat kita tidak menyiksa diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“FOMO (fear of missing out), ketakakutan akan ketertinggalan adalah penderitaan yang sering kita sengaja, kita menginginkan keinginan orang lain walau sadar diri kita belum mampu merealisasikannya. Tapi demi gaya, kita menyiksa diri kita hanya untuk merealisasikannya,” ungkap Bhante.

“Karena sesuatu yang kita kejar mati-matian pada intinya adalah sesuatu yang tidak pernah kita bawa mati, maka hidup ini jalan tengah, kita tidak terlalu berlebihan dan jangan malas-malasan. Harus tahu mana yang harus diperjuangkan dan yang ditinggalkan,” kata Bhante.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral